Langsung ke konten

Crash Hebat Yangwang U9 Xtreme, Kabin Serat Karbonnya Tetap Utuh

Kabin Yangwang U9 Xtreme tetap utuh setelah kecelakaan saat pengujian kecepatan tinggi. Begini konstruksi serat karbon dan teknik penyambungan yang digunakan BYD.

Berita Kamis, 5 November 2026 11:00 WIB
Berita - Crash Hebat Yangwang U9 Xtreme, Kabin Serat Karbonnya Tetap Utuh
Wang Wang U9 Extreme Crash. (Foto : Otodriver)
Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Bodi hancur berantakan, tetapi kabin penumpang tetap utuh. Itulah pemandangan dari insiden BYD Yangwang U9 Xtreme saat pengujian kecepatan tinggi di China. Menurut Carscoops, mobil tersebut menghantam guardrail hingga bagian depan dan belakangnya rusak parah. Namun, pengemudinya dilaporkan selamat tanpa cedera serius.

Kondisi ini membuat konstruksi kabin serat karbon U9 menarik untuk dibahas. Seberapa kuat sebenarnya struktur mobil listrik performa tinggi tersebut?

Sebagai catatan, angka teknis berikut mengacu pada klaim BYD untuk Yangwang U9 reguler yang menjadi basis U9 Xtreme. Belum ditemukan hasil uji tabrak independen yang dapat memverifikasi klaim tersebut.

Mengutip CarNewsChina dan Shanghai Metals Market (SMM), BYD mengklaim U9 sebagai mobil produksi massal pertama di China yang menggunakan serat karbon sebagai bagian struktural bodi. Kabinnya juga diklaim sebagai monokok karbon terbesar di dunia.

Monokok merupakan struktur yang mengintegrasikan bodi dan kerangka menjadi satu kesatuan. Pada U9, kabin karbon berfungsi sebagai sel penumpang yang menjadi bagian penting dari struktur kendaraan.

Material yang digunakan adalah serat karbon T700 12K kelas aerospace. Menurut SMM, material ini memiliki massa jenis sekitar seperlima baja, dengan kekuatan yang diklaim lima hingga enam kali lipat. Namun, angka tersebut merupakan perbandingan material, bukan berarti seluruh struktur karbon mobil otomatis lima hingga enam kali lebih kuat daripada baja dalam setiap jenis benturan.

Foto - Crash Hebat Yangwang U9 Xtreme, Kabin Serat Karbonnya Tetap Utuh
Yangwang U9 Extreme. (Foto : Otodriver)

Lantas, bagaimana dengan kekakuan bodinya? BYD mengklaim U9 memiliki kekakuan puntir mencapai 54.425 Nm per derajat. Angka ini menunjukkan besarnya momen puntir yang dibutuhkan untuk memutar struktur bodi sebesar satu derajat. Semakin tinggi nilainya, semakin kaku struktur tersebut terhadap puntiran.

Sementara itu, BYD juga menyebut struktur atapnya mampu menahan beban lebih dari 11 ton. Angka ini perlu dibaca sesuai konteks pengujian yang digunakan pabrikan. Beban tersebut tidak bisa langsung diterjemahkan sebagai jaminan keselamatan ketika mobil terguling, terlebih tanpa data metode dan hasil pengujian independen.

Bukan hanya materialnya yang menarik, proses perakitannya pun khusus. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan SMM, struktur bodi U9 terdiri dari tiga bagian utama, yakni kabin serat karbon di tengah serta rangka aluminium di bagian depan dan belakang.

Kabin karbon direkatkan menggunakan perekat khusus dalam ruang produksi dengan suhu, kelembapan, dan kebersihan yang dikontrol. Sementara itu, rangka aluminium depan dan belakang disambungkan menggunakan FDS (flow drill screw) dan pengelasan MIG.

Secara konsep, konfigurasi tersebut memungkinkan kabin penumpang memiliki struktur yang kaku, sementara bagian lain turut berperan dalam mengelola beban benturan. Namun, tanpa data rekayasa dan pengujian yang lebih terperinci, pembagian fungsi tersebut tidak bisa dipastikan hanya dari bentuk konstruksinya.

Insiden U9 Xtreme memang memperlihatkan kabin karbon yang tetap utuh ketika bagian lain mobil mengalami kerusakan berat. Meski demikian, satu kejadian tidak cukup untuk membuktikan tingkat keselamatan sebuah mobil secara menyeluruh. Hasilnya tetap dipengaruhi kecepatan, arah benturan, karakter pembatas, dan kondisi kecelakaan.

Setidaknya, konstruksi U9 menunjukkan bagaimana kombinasi serat karbon, aluminium, perekat struktural, dan teknik penyambungan khusus digunakan untuk membangun struktur sebuah supercar listrik berperforma tinggi. (SS)

#byd #yangwang-u9 #crash

Suryo Sudjatmiko
Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.