OTODRIVER - Pekan lalu sebuah Chery Omoda 5 di Malaysia mengalami lepasnya sebagian besar modul roda belakang. Kejadian yang terjadi di sebuah ruas jalan di kawasan Johor Bahru, Malaysia itu, seperti mengingatkan adanya program recall yang pernah dilakukan pada tahun 2024 di sana yang juga didorong adanya kejadian serupa.
Meski kendaraan sejenis yang dipasarkan di Indonesia dalam perakitannya menggunakan fasilitas yang berbeda, namun kejadian di tahun 2024 Waktu itu direspon oleh pihak PT Chery Sales Indonesia (CSI) dengan melakukan recall serupa.
Respon yang sama oleh CSI atas perkembangan yang terjadi pasca kejadian di Malaysia pekan lalu tadi dengan mengirimkan tanggapan secara langsung ke OtoDriver pekan ini (13/10/2026).
Pihak CSI membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima informasi mengenai program recall yang dikeluarkan oleh Chery Auto Malaysia terkait insiden OMODA 5 tersebut.
Berkaitan dengan informasi tersebut, CSI mengisyaratkan akan terus berkoordinasi dan menunggu hasil investigasi secara terperinci dari pihak principal Chery atas kejadian di Malaysia tersebut.

Masih berdasarkan keterangan yang sama, hingga saat ini masih belum diperoleh informasi soal insiden serupa terhadap kendaraan sejenis yang dipasarkan di wilayah Indonesia.
Namun untuk memberikan rasa tenang, pihak CSI mempersilakan bagi pemilik Omoda 5 yang ingin memeriksakan kendaraanya bisa langsung menghubungi Customer Care atau langsung mengunjungi bengkel resmi Chery Indonesia terdekat.
Untuk Chery Omoda yang dipasarkan di Indonesia bergenre Omoda 5 GT dan Omoda E5 yang merupakan mobil listrik punya paket kaki-kaki belakang yang menggunakan sistem multi link. Berbeda dibandingkan varian yang Omoda 5 1.5 Turbo ripe Z maupun RZ yang kaki-kaki belakangnya bersistem suspensi rear axle beam.
Tipe suspensi rear axle beam ini mengunakan batang (beam) sebagai tumpuan yang menghubungkan bagian roda belakang kiri-kanan. Sedangkan multi-link kinerjanya bergantung pada lengan ganda untuk memegang masing-masing roda belakang kanan dan kiri.
Adanya lengan ganda yang bisa bergerak secara independen itu maka jenis multi-link menawarkan kenyamanan dan pengendalian yang lebih stabil. (EW)












