Mitsubishi L300 Euro 4 Diluncurkan. Masih Bisa Tenggak Biosolar

Mitsubishi L300 Euro 4 Diluncurkan. Masih Bisa Tenggak Biosolar

Tak bisa dibantah bahwasanya Mitsubishi L300 merupakan sebuah legenda di ‘kerah biru’ di dunia mobil niaga Indonesia. Mulai dikenal di tahun 1981, artinya ‘El Sapek’ sudah hadir lebih dari empat dasawarsa, dan tetap berpenampilan humble yang seolah abadi. Walau pun minim dengan perubahan, namun jangan anggap enteng L300, mobil ini masih pegang angka penjualan 30 ribu/tahun di pasar Indonesia.

Singkatnya, mobil ini cukup punya pengaruh besar dalam percaturan pasar mobil niaga ringan di Nusantara.

Dengan berlakunya standar regulasi Euro 4 di tanah air, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia pun harus berbenah mengikuti peraturan yang ada. Respons yang diberikan adalah dengan memasangkan mesin baru 4N14 berkapasitas 2.268 cc, 4 silinder inline DOHC, Direct Injection, Intercooler, commonrail turbocharger. Dan mobil ini resmi meluncur, Selasa (28/06).

Baca juga : Mitsubishi L300 Made In Filipina, Gantikan Peran L300 Lokal

Selain punya emisi lebih baik, mesin baru dengan volume silinder lebih sedikit dari mesin sebelumnya yakni 4D56 mampu mengail daya daya 40 % lebih. Di atas kertas, mesin menghasilkan tenaga 99,25 Ps pada 3.500 RPM dan torsi 200 Nm pada 1.000-3.500 RPM atau sekitar 40 persen lebih besar dari model sebelumnya untuk mendukung muatan lebih banyak.

Baca juga : Mitsubishi L300 Stop Produksi. Andalkan Impor Dari Filipina

Namun kehadiran mesin baru tersebut menuntut standar bahan bakar yang baru juga.

“Mobil ini direkomendasikan menggunakan bahan bakar setara Euro 4 dengan spesifikasi angka cetane 51 dan sulfiur 50 ppm,” tutur Irwan Kuncoro, Director of Sales and Marketing Division PT MMKSI saat peluncuran produk ini secara daring.

Dengan standar ini maka L300 baru ini seharusnya menenggak Pertamax Dex yang punya harga Rp 13.700 untuk tiap liternya.

"Manfaat yang optimal dari mesin Euro 4 harus didukung oleh bahan bakar diesel yang sesuai," lanjutnya.

Dilihat dari harga per liter, Pertamax Dex yang nyaris tiga kali lipat, tentu bukan berita yang menggembirakan khususnya bagi dunia usaha yang bakal menggantungkan kelancaran usahanya pada L300 baru.

“Walau sudah menggunakan standar Euro 4, namun konsumen tidak perlu khawatir karena L300 tetap masih bisa menggunakan bahan bakar Biosolar,” jelas Irwan lebih lanjut. “Menggunakan Biosolar tak serta merta langsung merusak mesin namun memang perlu perawatan rutin dan teratur. Seperti mengganti filter bahan bakar dengan teratur,” imbuhnya.

Mengenai harga, mobil yang didatangkan utuh dari Filipina ini dibanderol di angka Rp 213,65 juta untuk New Colt L300 Cabin Chassis dan Rp 218,65 juta untuk New Colt L300 Pick-up Flat Deck (on the road Jakarta).

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com