Mengenal Teknologi Attack Mode Formula E yang Digunakan  di Jakarta International E-Prix Circuit

Mengenal Teknologi Attack Mode Formula E yang Digunakan di Jakarta International E-Prix Circuit

Ajang Formula E memberikan sebuah inovasi saat balapan berlangsung agar dapat pembalap lebih mudah menyalip dengan teknologi bernama Attack Mode. Fitur ini merupakan salah satu komponen yang tersaji dalam setir di setiap mobil dan bisa digunakan setiap balapan.

Cara kerja fitur ini sama seperti NOS dalam mobil balap, jadi mobil Formula E bakal mendapatkan tenaga tambahan untuk menyalip. Tenaga mesin Formula E sendiri dibatasi hingga 200 kW ketika balapan dan 250 kW saat kualifikasi. Dengan Attack Mode, pembalap dapat memperoleh tenaga tambahan sebanyak 30 kW.

Namun, ada aturan terkait dalam penggunaan Attack Mode saat balapan Formula E berlangsung. Pembalap harus melintasi zona aktivasi yang bertuliskan 'attack mode' yang telah ditentukan dan wajib dilakukan. 

Di Jakarta International E-Prix Circuit sendiri, Attack Mode bisa dipakai pada tikungan 16 jumlah dan durasinya baru akan diumumkan jelang balapan dimulai. Jika ada bendera kuning berkibar atau mobil pengaman berkeliling, maka Attack Mode harus dimatikan.

Dengan ketentuan itu, setiap peserta Formula E harus memikirkan strategi sesaat sebelum balapan. Jika salah ambil momen, bisa saja membuat kesalahan fatal.

Sebagai informasi, Jakarta Internasional E-Prix Circuit (JIEC) dibangun dengan cara mematangkan jalan yang sudah ada kawasan Pantai Karnaval Ancol, tepatnya di sisi selatan Ancol Beach City (ABC) Mall, Jakarta Utara. Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 2,4 kilometer, lebar 12 meter, dan jumlah tikungan 18.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com