Jeep Belum Akan Jual Model Bermesin Bensin Di Indonesia Saat Ini

Jeep Belum Akan Jual Model Bermesin Bensin Di Indonesia Saat Ini

Sejak dipegang PT DAS Indonesia Motor, Jeep mampu meningkatkan penjualannya dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Penambahan jaringan dealer juga dianggap menjadi salah satu alasan brand asal Amerika Serikat ini kembali kebanjiran pesanan. Ditambah produk baru semisal Wrangler dan Compass yang kembali dijual.

Namun dari sekian banyak produk yang sudah dijual. PT DAS tidak terlihat memasarkan Jeep bermesin diesel. Atau dengan kata lain, semua Jeep yang dijual resmi di Indonesia dipersenjatai mesin bensin.

Dari penjelasan Chief Operating Officer (COO) PT DAS Indonesia Motor, Dhani Yahya keputusan belum menawarkan varian mesin diesel untuk beberapa line-up mobil Jeep di Indonesia lantaran pertimbangan kualitas bahan bakar di Indonesia. Di lain hal juga dikarenakan ketersediaan solar bagus yang belum merata di wilayah Indonesia.

"Untuk diesel sendiri di Eropa sudah masuk ke Euro 4 atau 5. Yang saya paham bahwa klasifikasi dari diesel itu dilihat dari sulfur PPM-nya, kemarin dengan Pertamina Dex (versi lama-red) maksimum 250 PPM, itu hanya bisa Euro 3 sementara adblue, Euro 5 dan Euro 6 tidak bisa. Dengan DPF (Diesel Particulate Filter) definitely Dex ini kurang,” ucap Dhani dalam keterangan persnya.

Tapi kini pemerintah Indonesia sudah meneken regulasi Euro 4 untuk mesin diesel. Lewat Kementerian ESDM bekerjasama dengan Pertamina mulai menerapkan bahan bakar minyak jenis solar CN 51 dengan kandungan sulfur 50 PPM setara Euro 4 yang dilaksanakan di seluruh SPBU  Indonesia mulai 1 April 2022.

Pertamina menggunakan kandungan sulfur lebih rendah, yakni maksimum hanya 50 part per million (PPM) atau mengikuti standar Euro 4. Adapun jenis solar sebelumnya atau Pertamina Dex versi lama, memiliki kandungan sulfur maksimal 500 PPM.

Nah dengan peralihan regulasi Euro itu, Dhani mengatakan pihaknya mulai merencanakan bisnis terbaru soal produk diesel. Paling terdekat antara 2023 atau 2024 mereka akan meluncurkan Jeep Meridian bermesin diesel produksi India atau yang di Eropa lebih dikenal sebagai Jeep Commander.

"Kalau kita sudah memulai Euro 4 atau Euro 5 seperti di Singapura 50 PPM sulfurnya, diesel-diesel bagus seperti brand premium dengan adblue mungkin kita bisa masukin. Nah kita mau masuk rencananya dengan Jeep Meridian, makanya saya kemarin mengurus berapa requirement-nya, bahan bakarnya bagaimana, beli Adblue di mana," katanya.

 
 

Bagikan

Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com