Torsi Hyundai Staria Lebih Kecil Dibanding Palisade, Ini Penjelasannya

Torsi Hyundai Staria Lebih Kecil Dibanding Palisade, Ini Penjelasannya

Hyundai Staria menjadi MPV premium yang siap menantang keberadaan Toyota Alphard di Indonesia. Staria menjadi mobil yang memiliki ciri khas karena desainnya yang unik bak datang dari masa depan.

Di Indonesia sendiri, Hyundai Staria hadir dengan pilihan mesin diesel berkapasitas 2.200 cc 4 silinder turbo yang mampu menghasilkan untahan daya 176 Hp dan torsi 430 Nm. Selain dianggap mumpuni, mesin diesel ini ternyata sama dengan yang digunakan oleh Palisade.

“Secara mesin, mesin diesel Hyundai Staria ini sama persis dengan yang digunakan oleh Palisade. Semua spesifikasi sama mulai dari bore, stroke dan lain-lain semuanya sama persis,” jelas Bonar Pakpahan, Product Expert PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) saat acara media drive Hyundai Staria (9/9).

Meski memiliki mesin diesel yang serupa, ada perbedaan output torsi antara Staria dan Palisade. “Staria torsinya lebih kecil 10 Nm. Itu karena ada perbedaan programming ECU dan perbedaan rasio final dikarenakan penyesuaian bobot,” tambahnya.

Bonar juga menjelaskan bahwa kurva torsi Staria dianggap lebih baik dibandingkan milik Palisade.

“Meski lebih kecil, tetapi torsi puncak Staria lebih gendut di awal. Puncak torsi Hyundai Staria berada di 2.350 rpm sedangkan Palisade ada di 2.500 rpm. Tentunya ini lebih ideal untuk menghela bobot Staria yang mencapai 2 ton lebih,” tutup Bonar.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com