Tak Lama Lagi Pintu Tol di Jawa dan Bali Akan Bebas Antrian Dan Sentuhan

Tak Lama Lagi Pintu Tol di Jawa dan Bali Akan Bebas Antrian Dan Sentuhan

Teknologi yang terus berkembang akan semakin memudahkan manusia. Tak terkecuali di sektor jalan tol, seperti teknologi transaksi nirsentuh (touchless) yang tengah disiapkan pemerintah.

Lewat rilis resminya Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengumumkan saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memulai konstruksi transaksi tol nontunai dan nirsentuh berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF).

Dengan sistem tersebut, nantinya pengguna tol dapat melakukan transaksi pembayaran tol dalam kecepatan normal dengan menggunakan teknologi nirsentuh.

Pengaplikasian MLFF akan mengurangi waktu tempuh serta antrian kendaraan di gerbang tol yang kerap jadi biang kemacetan. Karena pengemudi tak membutuhkan waktu untuk membuka kaca kendaraan kemudian melakukan tapping kartu elektronik seperti saat ini.

Menariknya, teknologi MLFF juga berbeda dari peranti On Board Unit (OBU) yang juga memungkinkan transaksi secara nirsentuh. Karena MLFF hanya membutuhkan aplikasi di smartphone, bukan membeli peranti OBU yang terbilang cukup mahal.

MLFF ini telah sukses diterapkan di beberapa negara. Nantinya, saat kendaraan melewati pintu tol, saldo uang elektronik yang ada pada aplikasi di ponsel akan langsung terpotong.

Teknologi yang diterapkan pada MLFF yaitu Global Navigation Satelit System (GNSS) yaitu merupakan sistem yang memungkinkan melakukan transaksi melalui aplikasi di smartphone dan dibaca melalui satelit.

Sehingga,  penggunaan MLFF tentunya memiliki manfaat sangat besar karena bisa menghilangkan waktu antrian menjadi nol detik. Manfaat lain adalah efisiensi biaya operasi dan juga meminimalisir bahan bakar kendaraan sobat.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menyatakan, target pelaksanaan konstruksi MLFF dimulai pada tahun 2021.

"Kemudian untuk implementasinya secara bertahap dimulai pada tahun 2022, dan penerapannya berdasarkan lingkup wilayah dan tidak per ruas tol. Diharapkan pada awal tahun 2022, sebagian besar ruas jalan tol, terutama di Jawa dan Bali sudah dapat menerapkan MLFF," ucapnya.

Lebih lanjut, dikatakan Danang, penerapannya nanti akan berjalan dengan skema sekitar 50 persen dari total gardu pada gerbang tol akan digunakan untuk MLFF, sedangkan 50 persen digunakan bagi pengguna yang melakukan pembayaran nontunai konvensional.

 

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com