Mesin Diesel Modern Butuh Bahan Bakar Yang Tepat Dan Berkualitas

Mesin Diesel Modern Butuh Bahan Bakar Yang Tepat Dan Berkualitas

Mesin diesel modern tentu sangat beda dengan mesin diesel tempo dulu yang lamban, berisik dan juga kotor. Melalui asupan teknologi commonrail, mesin diesel mengalami lompatan besar di mana mesin yang mengambil konsep dasar temuan Rudolf Diesel ini mampu tampil sebagai mesin yang cukup bertenaga dan juga lebih efisien.

Tak mengherankan jika mobil-mobil bermesin diesel commonrail cukup digemari di Indonesia. Sebagai contoh, Toyota Fortuner ataupun Innova, di mana varian mesin dieselnya lebih disukai dibandingkan versi bensinnya.

Pada mesin commonrail menuntut tekanan bahan bakar tinggi. Hal ini dibutuhkan agar bahan bakar yang ditekan mampu menghasilkan pengabutan yang baik dalam ruang bakar. Untuk diketahui bahwa tekanan pada pipa commonrail ini mencapai 1.350 hingga 1.800 bar. Bahkan ada yang dikabarkan mampu menyentuh angka 3.000 bar.

Untuk dapat dipampatkan hingga tekanan tinggi maka dibutuhkan bahan bakar diesel yang berkualitas. Artinya bahan bakar ini memiliki tingkat kandungan sulfur yang rendah. Mengapa demikian? Kandungan sulfur yang tinggi akan membuat sumbatan pada jalur bahan bakar dan juga menyumbat injektor commonrail yang memiliki lubang halus.

Jika sampai tersumbat, maka bisa saja mesin jebol.

Nampaknya Shell memahami kondisi yang ada saat ini. Perusahaan minyak multinasional ini menawarkan bahan bakar diesel berkualitas yakni Shell V-Power Diesel untuk performa mesin dan efisiensi berkendara dengan kadar sulfur rendah yakni 10 ppm. Sedangkan untuk cetane numbernya, bahan bakar diesel dari Shell ini memiliki angka 51.

Kondisi ini lebih dari cukup bagi mesin-mesin diesel modern yang saat ini beredar di Indonesia. Pada umumnya mereka menggunakan standar emisi Euro 4. Sedangkan untuk Shell V-Power Diesel sendiri sudah mengantongi standar untuk mesin Euro 5.

Bahan bakar diesel berlogo kerang ini juga telah diformulasikan dengan teknologi Dynaflex untuk mesin yang bersih dan efisien. Dynaflex ini membantu membersihkan dan melindungi komponen utama pada sistem bahan bakar seperti injektor bahan bakar, dari penumpukan endapan yang dapat mengurangi performa mesin.

Semakin istimewa, Shell V-Power Diesel memiliki kandugan minyak nabati 30% atau masuk dalam kateagori biosolar 30. Artinya 30% komponen yang digunakan merupakan material yang terbaharukan. Jadi, selain bersih juga dibuat dengan unsur bahan yang dapat diperbaharui.

Nah, Jika ingin mesin diesel commonrail Aanda tetap sehat dan bertenaga, pilihlah bahan bakar berkualitas dan sesuai dengan standar emisi yang ditetapkan. 

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com