Jeep JL Wrangler dan JT Gladiator Recall Karena Masalah Transmisi Manual

Jeep JL Wrangler dan JT Gladiator Recall Karena Masalah Transmisi Manual

Jeep mengumumkan recall untuk JL Wrangler dan JT Gladiator terkait masalah pada transmisi manual enam percepatan yang digunakan.

Tercatat sekitar 42.887 Wrangler (2018-2021) dan Gladiator (2020-2021) terkendala pada transmisi buatan Aisin itu.

Dikutip dari carscoops.com, dikatakan bahwa transmisi tersebut mengalami panas berlebih pada pelat koplingnya yang disebabkan oleh gesekan pada bagian pelat kopling.  Gesekan tersebut akan menghasilkan ‘abu’ material yang apabila terkena material panas seperti knalpot akan berpotensi menimbulkan kebakaran.

Fakta ini tak hanya berdasarkan pada klaim belaka, namun juga menimpa mobil test JT Gladiator di pabrik perakitan Toledo, Ohio, AS. Setelah itu Jeep menerima beberapa input informasi terkait terbakarnya unit yang berhubungan dengan permasalahan yang sama.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Jeep akan melakukan recall pada kendaraan yang terkena dampak untuk menambahkan perangkat lunak yang akan mengurangi kemampuan torsi mesin saat suhu perangkat kopling naik ke tingkat yang dapat merusak pelat tekanan bagian dalam.

Lalu bagaimana dengan JL Wrangler dan JK Gladiator di Indonesia?

Mobil dengan transmisi berdampak menggunakan jenis mesin V6 3.6 Pentastar dan Ecodiesel V6 3.0 L bikinan VM Motori. Di mana untuk pasar Indonesia mesin V6 3.6 liter hanya digunakan pada JT Gladiator dengan pilihan transmisi matik 8 speed. Sedangkan untuk mesin V6 turbodiesel tidak pernah dipasarkan di Indonesia.

JL Wrangler versi Indonesia dipastikan tidak terdampak karena menggunakan hanya ditawarkan dalam pilihan mesin bensin 2.0 liter turbo yang secara ekslusif hanya diakurkan dengan transmisi matik 8 speed.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com