Isuzu Panther Rampung Karena Tak Dapat Restu Dari Isuzu Jepang?

Isuzu Panther Rampung Karena Tak Dapat Restu Dari Isuzu Jepang?

Rumor tentang selesainya kiprah Isuzu Panther di Indonesia sudah terdengar sejak lama. Beberapa isu yang menyebabkan model yang pernah menjadi primadona ini untuk lengser, di antaranya karena masalah emisi.

Sampai sekarang pihak PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) selaku pemegang merek dagang Isuzu di Indonesia belum menuturkan secara resmi mengenai rampungnya sang mantan primadona itu.

Salah satu sumber terpercaya OtoDriver memberikan sedikit gambaran tentang kondisi Panther saat ini.  “Panther terakhir diproduksi pada Maret 2020 silam, hampir setahun silam,” terangnya saat dihubungi OtoDriver beberapa waktu lalu. “Keduanya, baik itu pikap dan minibus ya,” lanjutnya.

“Yes, salah satu muasalnya karena ngga masuk Euro 4 tentunya namun di balik itu pihak engineering Isuzu Jepang sudah lama request ke Isuzu Indonesia unyuk mematikan Panther,” sambung pembisik rahasia kami ini.

“Banyak hal yang dilakukan untuk menjadikan sebuah Panther punya sertifikat Euro 4, namun bukan itu sebab utamanya. Produk Panther sudah di luar pilar Isuzu yakni Truck, Pick Up dan SUV derivative Pick Up (MUX dan DMax) serta Engine untuk OEM lain,” rincinya.

“Jadi ini bisa dikatakan sebagai skenario prinsipal,” tutupnya.

 
 

Bagikan

Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com