Supercar Tak Laku Sama Sekali di Masa Pandemi

Supercar Tak Laku Sama Sekali di Masa Pandemi

Pandemi virus Corona tentunya berdampak langsung ke berbagai sektor, salah satunya industri otomotif. Bahkan, pada bulan April lalu, penjualan mobil anjlok sebanyak 80 persen.

Tampaknya angka yang sama dirasakan pula oleh importir umum Prestige Motorcars. Ia mengaku selama pandemi ini menjadi masa-masa sulit untuk pihaknya.

 

“Selama pandemi, penjualan mobil kita turun sebanyak 80 persen,” papar Rudy Salim selaku Presiden Direktur Prestige Image Motorcars saat diwawancarai di dealernya yang berlokasi di Jakarta Utara (12/6).

Importir umum satu ini menjual berbagai mobil dalam beberapa golongan. Di antaranya adalah mobil supercar baru, mobil supercar second, dan juga menjadi salah satu distributor merek Tesla di Indonesia.

Rudy pun menjabarkan penurunan penjualan selam periode wabah Covid-19 ini. “Kalau supercar sudah sama sekali tidak jualan. Yang turun itu mobil second kita dan juga Tesla,” tambah Rudy.

Dampak Covid-19 memang begitu terasa di industri otomotif. Bahkan pabrik-pabrik perakitan seperti Toyota dan Daihatsu tutup pada periode PSBB lalu. Namun kabarnya saat masa PSBB transisi ini, pabrik tersebut mulai kembali beroperasi.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com