Station Wagon di Eropa Jadi Kebutuhan, di Indonesia Untuk Hobi

Station Wagon di Eropa Jadi Kebutuhan, di Indonesia Untuk Hobi

BMW Seri-3 Touring baru diluncurkan pada Jumat lalu (17/4). Model ini merupakan sebuah station wagon yang bisa dibilang sangat menarik. Menyerap ketampanan Seri-3 sedan, pada model Touring ini pun menjadi station wagon yang siap memikat siapapun yang melihat di jalanan.

Model station wagon sendiri mengambil basis yang sama dari model sedannya. Hanya saja bagasinya dibuat menyatu dengan kabin layaknya sebuah MPV guna mengakomodir ruang yang lebih luas.

 

Hanya saja, model station wagon di Indonesia masih jarang populasinya. Belum lagi, BMW memasarkan Seri-3 Touring ini jumlahnya terbatas. Lantas, apa alasan BMW tidak memproduksi model station wagon secara masal?

“Kalau di Eropa, model Station Wagon itu biasanya berdasarkan kebutuhan. Mereka butuh yang kapasitas bagasinya lebih luas, jadi mereka memilih versi station wagon. Kalau di Indonesia, biasanya konsumennya hanya yang hobi dan ingin membeli mobil yang unik secara tampilan atau bisa dikatakan orang-orang tertentu saja yang menyukai mobil station wagon. K,” ujar Jodie O’Tania selaku Director of Corporote Communication BMW Group Indonesia ketika diwawancarai saat peluncuran virtual The 3 Touring ini.

Kendati demikian, BMW Indonesia bukanlah yang pertama kali memasarkan model station-nya di Indonesia. Sebelumnya, pabrikan asal Jerman ini juga menghadirkan BMW Seri-5 Touring yang juga dijual sangat terbatas.

Berbeda dengan Mazda, merek asal Jepang ini justru memasarkan model Mazda 6 Estate-nya secara masal. Tak hanya itu, model station wagon dari Mazda 6 ini memiliki daya tarik sendiri, yakni harga jualnya yang justru lebih murah dibandingkan versi sedan-nya.

Foto: Tito

Simak Video : OD Flash: BMW Seri-3 Rakitan Lokal Tembus RP 840 Jutaan

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com