Puluhan Ribu Jeep Grand Cherokee Terkena Recall, Apa Masalahnya?

Puluhan Ribu Jeep Grand Cherokee Terkena Recall, Apa Masalahnya?

Ada kabar baik sekaligus kabar buruk untuk Jeep. Baiknya, produk mereka di Indonesia kembali dipegang oleh Agen Pemegang Merek besar, yaitu PT DAS Motor Indonesia yang langsung melakukan penetrasi ke pasar dengan line up terbaru.

Sementara itu, ada juga kabar buruk dari benua Amerika. Di mana Grand Cherokee EcoDiesel ditarik kembali di Amerika bagian Utara karena memiliki risiko kebakaran pada mesin.

Dalam dokumen yang diajukan ke Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), Jeep mengatakan masalahnya terkait dengan pendingin resirkulasi gas buang engine, yang dapat retak seiring waktu akibat tekanan termal.

Seperti dilansir Carscoops, jika ini terjadi pendingin yang telah dipanaskan sebelumnya akan menguap ke dalam intake manifold. Dengan begitu, pendingin ini kemudian dapat memicu terjadinya kebakaran.

Jeep telah mengkonfirmasi bahwa penarikan tersebut akan berdampak kepada 34.334 kendaraan di Amerika Utara. Dari jumlah tersebut, 28.884 berada di Amerika Serikat dan sisanya di Kanada. Potensi gejala utama dari masalah itu, termasuk hilangnya fungsi pendingin serta pemanas dari model EcoDiesel Grand Cherokee.

Fiat Chrysler Automobiles akan langsung menghubungi pemilik dan diler dan akan mengganti pendingin EGR secara gratis. Jika perlu, diler juga akan memeriksa intake manifold. Penarikan kembali diharapkan dimulai pada 31 Desember 2020.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com