PLN Akan Siapkan 168 SPKLU Tahun Depan

PLN Akan Siapkan 168 SPKLU Tahun Depan

Dalam rangka mempersiapkan ekosistem untuk mobil listrik, PLN akan membangun 168 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) tahun 2020 mendatang. Artinya tahun depan, total ada 180 SPKLU yang dibangun untuk kemudian dioperasikan PLN untuk tujuan komersialisasi.

"Kita berharap sebagai starting awal, kita akan bangun sendiri dulu 168 titik SPKLU. Critical point-nya akan tahun depan, apakah EV akan sesuai ekpektasi kita atau tidak," terang Vice President of Technology Development and Standarization PLN, Zainal Arifin.

 

Nantinya akan dirangkul beberapa rekanan atau mitra yang berperan sebagai penyedia infrasturktur charging station-nya. "Ada beberapa pemain lokal yang sudah siap, Opintech, Powerindo yang mereka sudah pasang di DKI Jakarta. Jadi bukan hanya merek luar seperti ABB, Schneider. Kita juga men-encourage supaya banyak lokal yang main," tambah Zainal. Di sisi lain dia menjelaskan kalau pihaknya sangat terbuka bagi perushaan swasta lain yang berminat membangun SPKLU.

Pria yang juga menjadi Team Leader Pengembangan Infrasturktur Kendraan Listrik PLN ini lantas menjelaskan, secara ekonomis merek lokal bisa lebih murah sekitar 15 persen. Berdasar pantauan OtoDriver unit pengisian daya yang dimiliki Powerindo misalnya sudah bisa ditemukan di kawasan komplek Gelora Bung Karno.

Sementara bicara soal rencana jangka panjang PLN sudah menyiapkan peta jalan untuk masa depan pertumbuhan infrasturkutur pengisian daya sampai 2030. Jumlahnya sendiri sekitar 10 persen dari jumlah kendaraan listrik yang diprediksi akan mengaspal.

Jadi dengan prediksi 25.350 unti kendaraan listrik pada 2025, dan 73.500 unit kendaraan listrik pada 2030, akan muncul kebutuhan SPKLU berturut-turut sebanyak 2.465 titik pengisian daya dan 7.146 titik lima tahun kemudian.

Simak Video : VIDEO: C-HR Hybrid Tembus 28 KM/Liter

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com