VIDEO : Walah, Lamborghini Aventador Ini Digeber Di Gravel Ala WRC

Pemilik Lamborghini Aventador ini memiliki cara tersendiri untuk bersenang-senang. Ia drifting di atas bebatuan kecil yang mungkin membuat banyak orang miris melihatnya.
Penulis: Bramantia Tamtama
Senin, 21 Desember 2015 13:00 WIB
Berita - VIDEO : Walah, Lamborghini Aventador Ini Digeber Di Gravel Ala WRC
Bagikan ke:

Belum lama ini, para penggemar mobil sport di dunia dikejutkan dengan sebuah video yang diunggah oleh pemilik supercar Lamborghini di daratan Amerika. Pasalnya, sang pemilik memperlakukan mobil eksotis berharga miliaran rupiah tersebut bagaikan sebuah mobil reli WRC, tanpa belas kasihan.

Mobil tersebut memang baru saja digunakan untuk ajang kompetisi Corsa America Rally. Namun saat balapan di aspal tersebut telah berakhir, sang pemilik malah mengajak Lamborghini Aventador bermesin 6.498 cc 700 dk tersebut untuk membuat putaran drift beberapa kali di lahan gravel atau tanah pasir berbatuan.

Putaran tersebut terus dilakukannya sembari menggeber mesin hingga menyentuh batas putaran maksimumnya. Suara raungan dari mesin berkonfigurasi V12 tersebut seolah jeritan protes dari mesin yang digunakan tidak di tempat seharusnya.

Walau seharusnya ia menyadari melakukan putaran ala Ken Block tersebut memiliki potensi besar kerusakan pada body dan sektor lain pada mobilnya, tetapi ia tetap melakukannya demi kepuasan. Tak ada yang bisa melarang, sebab setiap orang punya cara tersendiri untuk memuaskan dan menyenangkan dirinya, apalagi dengan mobil yang dibelinya sendiri. Tapi pecinta otomotif yang melihatnya bisa saja merasa miris melihat masterpiece Lamborghini disiksa seperti itu.

Karena mungkin sangat sedikit pemilik supercar yang mau melakukannya, silakan simak video langka ini.

#lamborghini #aventador #reli

Bagikan ke:

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.