OTODRIVER - Pemilik mobil listrik iCAR V23 disarankan memperhatikan batas pengisian baterai agar kondisi baterai tetap terjaga dalam penggunaan sehari-hari.
Product Planning Manager iCAR Indonesia, Tommy Hermansyah, mengatakan pengguna iCAR V23 tidak perlu selalu mengisi baterai hingga 100 persen untuk kebutuhan harian.
Menurutnya, pengisian baterai hingga 80 persen sudah cukup untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Sementara itu, pengisian hingga 100 persen lebih disarankan ketika mobil membutuhkan jarak tempuh lebih jauh.
"Kalau kita pakai V23 ini, batasnya adalah untuk sehari-hari sampai di 80 persen saja. Begitu juga pada saat kita sampai 20 persen, itu harus dicas lagi," ujar Tommy di PIK 2, Sabtu (27/9/2026).
Baterai iCAR V23 Disarankan di 20-80 Persen
Tommy menjelaskan, menjaga kapasitas baterai iCAR V23 pada rentang 20-80 persen merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga keawetan baterai.
Dengan demikian, pengguna tidak disarankan menunggu kapasitas baterai terlalu rendah sebelum melakukan pengisian daya.
"Secara teknis itu, kita bikin baterainya stay di antara 20-80 persen adalah untuk menjaga keawetan baterainya," kata Tommy.
Ia menambahkan, ketika kapasitas baterai sudah berada di sekitar 20 persen, pengguna sebaiknya segera melakukan pengisian daya.
"Jangan sampai nungguin baterainya tiris sampai 5 persen, 10 persen. Kalau sudah 20 persen, langsung saja cas," ujarnya.
Cas iCAR V23 Sampai 100 Persen Kapan?
Meski untuk pemakaian sehari-hari cukup sampai 80 persen, iCAR Indonesia tetap menyediakan opsi pengisian hingga 100 persen.
Pengisian penuh tersebut dapat dilakukan ketika pengguna membutuhkan jarak tempuh lebih jauh, misalnya saat melakukan perjalanan ke luar kota atau bepergian pada akhir pekan.
"Nah, pada saat-saat tertentu saja, kalau misalnya kita pengen keluar kota, weekend, butuh range yang lebih jauh, baru kita ngecasnya sampai 100 persen," jelas Tommy.
Artinya, pengguna iCAR V23 tidak harus selalu mengisi baterai hingga penuh setiap kali melakukan pengecasan. Untuk aktivitas rutin, batas 80 persen dinilai sudah mencukupi.
iCAR V23 Punya Battery Management System
Salah satu fitur yang membantu pengguna dalam mengatur proses pengecasan iCAR V23 adalah Battery Management System (BMS).
Tommy mengatakan pengguna dapat menentukan batas maksimal pengisian baterai melalui sistem yang tersedia pada iCAR V23.
"Di V23 ini ada yang namanya Battery Management System. Jadi, V23 ini kita bisa setting cas-nya maksimalnya ada di mana," jelasnya.
Pengguna dapat mengatur batas pengisian sesuai kebutuhan. Misalnya, ketika ingin membatasi pengisian hingga 80 persen, pengaturan tersebut dapat dipilih melalui sistem kendaraan.
"Misalnya kita mau set di 100 persen, itu tinggal digeser saja. Bisa di-set juga ke 80 persen," ujar Tommy.
Menurutnya, fitur tersebut juga memberikan kemudahan ketika mobil sedang dicas dalam waktu yang cukup lama. Pengguna tidak perlu terlalu khawatir ketika lupa menghentikan proses pengisian karena batas pengisian dapat diatur sebelumnya.
"Kalau lagi ngecas, terus ketiduran, itu nggak perlu khawatir dia overcharging. Karena dia sudah langsung nge-set sesuai apa yang kita butuhkan," kata Tommy.
Dengan pengaturan tersebut, pengguna iCAR V23 bisa memilih batas pengisian baterai berdasarkan kebutuhan perjalanan, baik 80 persen untuk penggunaan harian maupun 100 persen ketika membutuhkan jarak tempuh lebih jauh.
Bagi pemilik mobil listrik, kebiasaan mengisi daya sebelum baterai terlalu rendah juga menjadi bagian penting dalam penggunaan kendaraan sehari-hari. Pada iCAR V23, pengguna dapat memanfaatkan pengaturan BMS untuk membantu menjaga pola pengisian baterai tersebut. (GIN)
