Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Inilah Bukti Brand China Menguasai Pasar Mobil Listrik

Lebih dari 70% mobil listrik di dunia merupakan merek asal China.
Tips
Minggu, 23 Juni 2024 10:50 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
Beijing Auto Show


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Sebagian besar mobil listrik yang hadir di pasaran didominasi oleh brand asal China. Fenomena ini bahkan dirasakan tak hanya di negara ASEAN, namun hingga ke Benua Biru.

Menurut data dari lembaga riset asal Thailand, Counterpoint Research, penjualan kendaraan listrik di ASEAN mengalami lonjakan lebih dari dua kali lipat pada kuartal Januari hingga Maret 2024 dibanding tahun sebelumnya.

Sementara penjualan mobil konvensional turun 7 persen, walau masih dominan sebagai pemangsa pasar.

Meski pangsa pasar mobil pembakaran internal masih dirajai merek-merek Jepang dan Korea, Counterpoint mengungkapkan bahwa lebih dari 70 persen penjualan kendaraan listrik di Asia Tenggara dicaplok merek Tiongkok.

BACA JUGA

"Ketika produsen mobil Jepang dan Korea yang mendominasi penjualan kendaraan konvensional tertinggal dalam adopsi kendaraan listrik, OEM (Original Equipment Manufacturer) China mengambil langkah untuk mengisi kesenjangan tersebut," kata analis Counterpoint, Abhik Mukherjee, Jumat (21/6/2024), dikutip dari Reuters.

Meski BYD belum menyerahkan unit ke konsumennya di Indonesia dan baru saja mendaratkan 1.500 unit mobilnya baru-baru ini, jenama nomor satu dalam urusan mobil listrik Tiongkok tersebut tetap nangkring di posisi pertama di Asia Tenggara.

BYD menguasai pasar di Thailand

Bahkan di Thailand, BYD menguasai 39,4 persen penjualan mobil listrik pada rapor penjualan tahun 2023. Penjualannya berada di angka 30.650 unit dari total 78.314 kendaraan listrik terjual. Di belakang BYD, ada Neta dengan penjualan 12.777 unit

Di Indonesia, pada bulan Mei, merek Chery berhasil masuk dalam peringkat sepuluh besar, tepat di bawah Hyundai dari Korea dan delapan merek Jepang lainnya. Sementara itu, Omoda E5, mobil listrik yang didukung tenaga listrik, berhasil menjadi yang terlaris pada bulan itu dengan penjualan mencapai 755 unit. (AB)


Tags Terkait :
Mobil Listrik China Harga Mobil Listrik Byd Gwm Neta Penjualan Mobil Listrik Di China
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Inilah Bukti Brand China Menguasai Pasar Mobil Listrik

Lebih dari 70% mobil listrik di dunia merupakan merek asal China.

1 tahun yang lalu


Berita
VinFast Berencana Hengkang Dari Thailand

VinFast dikabarkan bakal hengkang dari Thailand.

1 tahun yang lalu


Berita
Inilah Deretan Merek Mobil yang Konfirmasi Hadir di IIMS 2026

IIMS 2026 dihadiri puluhan merek mobil global. Simak daftar lengkap brand yang tampil dan berbagai inovasi yang akan dibawa ke pameran ini.

1 hari yang lalu

Berita
Perang Harga Antarmobil Cina Terjadi Lagi Di GIIAS 2024

Pada ajang GIIAS 2024 ini, berbagai merek-merek Cina kembali melakukan perang harga.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

10 jam yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

11 jam yang lalu


Tips
Awas Jika Ada Bunyi Yang Aneh Di Kaki-Kaki Mobil Anda

Pemeriksaan kaki-kaki secara cermat wajib dilakukan secara berkala.

12 jam yang lalu


Berita
Belum Diumumkan Kapan Peluncurannya, Wuling Geber Persiapan Produksi Eksion

Wuling tengah persiapkan produksi Eksion secara lokal.

13 jam yang lalu


Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

1 hari yang lalu