Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Mengetahui Tanda Radiator Mulai Tidak Optimal dan Membahayakan

Radiator memiliki peran penting bagi kendaraan karena mampu mendinginkan mesin dan bagian utama lainnya. Ketahui tanda-tanda radiator Anda sudah tidak optimal.
Tips
Selasa, 4 Januari 2022 16:15 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tanpa disadari bahwa radiator memiliki peran vital bagi kendaraan, karena semua system mobil yang perlu didinginkan termasuk mesin, selalu memanfaatkan peran dari air radiator.

Oleh karena itu, para pemilik kendaraan disarankan selalu memeriksakan kondisi air radiator karena jika tidak akan membahayakan dalam perjalanan.

Seperti dilansir laman resmi Suzuki pada Selasa, air radiator yang memiliki fungsi untuk untuk menjaga temperatur mesin sehingga tidak terjadi overheat. Air ini akan dialirkan ke seluruh saluran sistem pendingin yang dililitkan ke area mesin.

Air ini akan terus bergerak selama mesin bekerja atau dinyalakan. Volume air radiator sendiri dapat berkurang ketika terjadi kebocoran atau karena penguapan akibat panas berlebih dari panas.

Dengan begitu, disarankan agar air radiator tidak berkurang atau habis, hal itu dapat memicu overheat. Panas pada mesin yang tidak terkontrol bisa menimbulkan mesin mati dan kerusakan lebih parah dapat terjadi.

Berikut lima tanda-tanda air radiator mulai kurang atau habis, seperti yang dirangkum dari laman resmi Suzuki:

1. Timbulnya Suara Mesin yang Kasar

Tanda pertama yang bisa Anda amati adalah munculnya suara kasar dari bagian mesin. Suara ini muncul karena mesin terlalu panas sehingga sistem pembakaran pun terpengaruh. Proses pembakaran yang seharusnya berjalan normal, berubah menjadi lebih cepat membuat knocking di mesin. Pembakaran pada mesin pun menjadi tidak sempurna karenanya.

Ketika Anda mendengarkan suara ini, maka segera berhenti dan cek air radiator ketika mesin mulai dingin. Mengisinya kembali menjadi solusi menghilangkan suara.

2. AC Menjadi Kurang Dingin

Tanda air radiator mobil habis lainnya ini sangat mudah dirasakan karena berhubungan dengan AC. Ketika AC sudah dinyalakan dalam waktu lama, udara dingin tidak kunjung terasa di dalam kabin.

Apabila setelah mengecek freon masih banyak, artinya volume air radiator berkurang bahkan habis. Penyebabnya adalah putaran kompresor AC berhenti karena mesin menghentikannya otomatis akibat panas.

Anda hanya akan merasakan angin berhembus dari blower dan terasa hangat. Sebaiknya hentikan perjalanan dan coba cek kembali apakah air radiator habis.

3. Indikator Suhu Mesin Mendekati Merah

Pada bagian dashboard mobil, ada beberapa indikator yang muncul. Selain RPM Anda juga bisa dilihat indikator suhu udara. Pada saat suhu mesin normal, maka jarum berada di bagian tengah.

Namun ketika air radiator berkurang bahkan habis, maka jarum ini akan bergerak ke arah warna merah. Anda sebaiknya rutin memperhatikan jarum ini ketika sudah mengendarai selama beberapa menit.

Apabila terjadi perubahan arah jarum ke merah artinya sistem pendingin tidak bisa menstabilkan panas dari mesin secara keseluruhan. Sebelum jarum sampai ke warna merah, sebaiknya tambahkan air radiator.

4. Muncul Uap Air dari Kap Mesin

Tanda air radiator mobil habis yang paling berbahaya adalah muncul uap dari dalam kap mesin. Uap ini menandakan penguapan dari air radiator yang berlebihan. Sebagian besar penyebabnya adalah karena kebocoran.

Air radiator yang mengenai mesin karena bocor akan langsung menguap dan memunculkan uap air dan keluar dari kap mesin. Kebocoran bisa berasal dari selang radiator pecah, sambungan selang yang terlepas atau kebocoran water pump.

Apabila Anda rutin menambahkan air radiator maka kebocoran ini akan lebih dini terdeteksi dan tidak terjadi kerusakan yang lebih parah. Jika memang sumber uap air adalah kebocoran maka Anda harus mengatasinya sesegera mungkin.

5. Mesin Mengalami Penurunan Tenaga

Tanda terakhir yang bisa dirasakan adalah mengenai tenaga yang dihasilkan oleh mesin. Penurunan tenaga dapat terjadi ketika Anda berkendara dengan rpm yang tinggi.

Anda pun merasakan mobil lebih berat padahal sudah menginjak pedal gas lebih dalam. Akselerasi yang menurun ini tentu akan mengganggu performa kendaraan.

Namun jika setelah diisi air radiator mobil tetap tidak bertenaga, artinya ada masalah lain yang perlu dicek. Segera datang ke bengkel resmi terdekat untuk pengecekan secara lengkap.


Tags Terkait :
Radiator Mobil
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Ini Lokasi Posko Mudik Daihatsu 2026

Semua beroperasi selama 24 jam.

1 hari yang lalu


Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

1 hari yang lalu


Berita
Kini Honda Brio Satya Bertarnsmisi CVT Ada Yang Di Bawah Rp 200 Juta

Honda diam-diam tambahkan varian baru untuk mobil LCGC andalan mereka yakni Brio Satya.

1 hari yang lalu


Berita
Ini Penyebab Kap Mesin Model Ini Tak Lagi Digunakan Pabrikan Mobil

Saat ini model kap mesin seperti ini tidak lagi banyak digunakan pabrikan otomotif dunia

1 hari yang lalu


Truk
Ramp Check Mandiri Ala Isuzu Untuk Keamanan Masa Nataru

Demi memastikan kendaraan beroperasi dengan baik sekaligus nyaman dikendarai

1 hari yang lalu


Truk
Isuzu Terus Membangun Ekosistem Industri Otomotif Bersama UMKM

Satu strategi memperkuat eksistensi di pasar

3 minggu yang lalu


Bus
Ternyata Begini Spek Cairan Radiator Coolant Buat Bus dan Truk

Di sisi lain, dirinya menjelaskan jika coolant mesin heavy duty umumnya menggunakan sistem wet sleeve (selongsong basah) yang memerlukan perlindungan ekstra dari korosi.

2 bulan yang lalu


Terkini

VIDEO: Crash Test VinFast VF7 (Bharat NCAP)

VinFast VF7 sukses menjalani uji tabrak dengan baik.

Crash Test | 9 jam yang lalu


Berita
Pesanan Xiaomi SU7 Tembus 40.000 Unit

Pada 2 April, pendiri sekaligus Chairman dan CEO Lei Jun mengumumkan bahwa jumlah pemesanan terkunci untuk model terbaru Xiaomi SU7.

10 jam yang lalu


Berita
BYD Great Tang Akan Resmi Diluncurkan Mei Mendatang

BYD bersiap meluncurkan SUV flagship terbarunya, BYD Great Tang, di pasar China pada Mei mendatang.

12 jam yang lalu


Berita
China Kalahkan Rekor Jepang, Jadi Importir Terbesar Di Australia

Rekor Jepang sebagai dominator telah tumbang , setelah 28 tahun Jadi importir otomotif terbesar di Australia.

13 jam yang lalu


Berita
Kemesraan Iran-AS Dapat Ditemui Pada Sebuah Cadillac

Iran pernah menjadi satu satunya negara pembuat Cadillac di luar AS.

1 hari yang lalu