Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Mengenal Jenis-Jenis BBM, Mobil Anda Cocok Menggunakan RON Berapa?

Ketika Anda membeli mobil, pastikan Anda sudah mengetahui jenis mesin dan karakter mobil tersebut agar mudah menentukan bahan bakar yang paling sesuai.
Tips
Senin, 31 Januari 2022 06:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Ketika Anda hendak membeli mobil, tentu Anda perlu mengetahui jenis mobil dan cara merawatnya. Hal tersebut agar tidak ada kendala berarti setelah membeli mobil tersebut.

Salah satu hal dasar yang perlu Anda ketahui, tentunya mengenal bahan bakar yang tepat untuk mobil yang akan Anda beli. Karena jenis BBM akan sangat ditentukan oleh kapasitas mesin dan karakter mobil itu sendiri.

Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan bila penggunaan BBM yang sesuai dengan research octane number (RON) akan menghasilkan pembakaran yang baik di ruang mesin. Berikut beberapa tips dari Suzuki agar pengendara menggunakan BBM dengan oktan sesuai dengan kebutuhan mesin mobil.

Berikut beberapa jenis BBM:

1. Bahan Bakar Oktan 90

BBM yang memiliki oktan 90 dapat digunakan untuk kendaraan dengan rasio kompresi mesin 9:1 hingga 10:1. Kualitas yang dimiliki tergolong cukup baik untuk keperluaan sehari-hari, dan sebagai kelebihannya BBM oktan 90 memiliki harga jual yang paling terjangkau. BBM oktan 90 dapat memenuhi kebutuhan mobil seperti New Carry Pick Up dan APV.

2. Bahan Bakar Oktan 92

Jenis BBM ini memiliki kualitas lebih unggul apabila dibandingkan dengan oktan 90. Kadar oktan 92 dapat membuat proses pembakaran mesin jadi lebih sempurna serta memiliki kemampuan untuk membantu membersihkan residu karbon pembakaran di dalam mesin.

Sehingga hal ini membuat performa mesin lebih baik, awet, dan konsumsi bahan bakar lebih efisien. BBM jenis ini dapat digunakan untuk kendaraan dengan rasio kompresi mesin 10:1 hingga 11:1, seperti memenuhi kebutuhan mobil MPV All New Ertiga dan “The Extraordinary SUV” seperti XL7.

3. Bahan Bakar Oktan 95

BBM jenis ini dapat digunakan untuk mesin yang memiliki rasio kompresi lebih tinggi seperti 11:1 hingga 12:1. BBM dengan oktan 95 memiliki kemampuan mengurangi endapan residu karbon dengan lebih baik.

Sehingga mampu mendorong kinerja mesin untuk mendapatkan performa lebih tinggi, efisien, dan dapat mengurangi gesekan guna memperkecil energi yang terbuang akibat panas.

4. Bahan Bakar Oktan 98

Bahan bakar yang dikembangkan dengan teknologi mutakhir ini memiliki oktan yang sangat tinggi yaitu RON 98, agar sesuai dengan kebutuhan mesin mobil performa tinggi yang menuntut pembakaran lebih sempurna. Kemampuannya dalam memberikan efisiensi dan perlindungan komponen mesin sangat dibutuhkan oleh mesin dengan spesifikasi kompresi tinggi yaitu hingga 13:1.

Harganya pun terpaut jauh jika dibandingkan jenis BBM lainnya. Namun, apabila digunakan pada mesin berkompresi rendah akan dapat mengakibatkan gejala fuel dilution, dimana BBM tidak terbakar seluruhnya secara sempurna, meninggalkan sisa yang mengakibatkan konsumsi bahan bakar terasa lebih boros.


Tags Terkait :
BBM Mobil
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Holiday In Style 2025, Honda HR-V RS e:HEV Teman Liburan Hemat, Tapi Ada Satu Kekurangannya

Honda HR-V RS e:HEV merupakan mobil yang kami anggap memiliki value for money yang baik. Berikut impresinya ketika kami gunakan plesiran.

1 hari yang lalu


Berita
Holiday In Style 2025, Wuling Darion Hemat Dan Lega Untuk Liburan Bersama Keluarga

Wuling Darion PHEV merupakan mobil keluarga terbaru dari Wuling yang punya dimensi besar dan kursi baris kedua yang memanjakan penumpang.

1 hari yang lalu


Berita
Holiday In Style 2025, Jaecoo J7 SUV Berdaya Jelajah 1.300 kilometer Dengan Harga Di Bawah 500 Juta

Mobil ini menawarkan banyak hal menarik dengan banderol kurang dari 500 juta

1 hari yang lalu

Berita
Road Trip Jakarta ke Bogor, Konsumsi BBM Mercedes-Benz A 200 Tembus 17,2 Km/Liter!

Mobil termurah Mercedes-Benz ini tetap bertabur fitur mewah. Satu lagi kelebihannya, irit!

1 hari yang lalu

Berita
Mercedes-Benz Mempercayakan Pengembangan Mesin Pada Pabrikan China

Pabrikan otomotif China tak hanya piawai dalam hal mobil listrik, namun mulai dipercaya kembangkan mesin bakar dari Mercedes-Benz.

1 hari yang lalu


Berita
Mesin Turbo Jadi Senjata Mitsubishi Destinator Bersaing Dengan Kompetitor

Mitsubishi Destinator bermesin turbo 163 PS dijajakan mulai Rp 395 -505 juta. Ini keunggulannya ketimbang kompetitor.

1 hari yang lalu


Truk
Ini Strategi Isuzu Jadi Primadona Di Sektor Logistik Nasional

Paduan perluasan jaringan purna jual dan peningkatan TKDN agar perolehan suku cadang lebih mudah dan harganya lebih terjangkau

1 hari yang lalu

Berita
Ada Kenaikan Harga BBM Di Jakarta Pada Minggu Kedua Desember

Kenaikkan kali ini lumayan signifikan, minimal naik sekitar Rp200 per liternya

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mazda Perkenalkan Warna Baru, All New CX-5 Yang Pertama Tampil

Warna Navy Blue Mica akan dilaburkan pertama kali pada CX-5.

4 jam yang lalu


Berita
Kia Indonesia Mungkin Jual Kia Tasman Di Indonesia, Lawan Hilux

Kia Tasman diesel dibidik menjadi kandidat untuk masuk Indonesia. Simak bocorannya.

6 jam yang lalu


Berita
Kia Carens Facelift Diperkenalkan, Menandai Babak Baru Brand Kia di Indonesia

Kia Carens Facelift membuka era baru Kia di Indonesia.

8 jam yang lalu


Berita
Sebelum Lebaran 2026 SPBU Swasta Bisa Jualan BBM Lengkap Lagi

Khusus solar akan diwajibkan pakai produk hasil kilang Pertamina.

10 jam yang lalu


Berita
Ternyata Toyota Yaris 2026 Masih Ada, Ini Pembaruannya

Hadir dengan desain lebih sporty ditambah fitur-fitur termutakhir. Berikut ubahan yang terjadi di Yaris terbaru.

11 jam yang lalu