Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

6 Langkah Antisipasi Ketika Pecah Ban Di Jalan

Banyak yang tidak mengetahui apa yang sebaiknya dilakukan ketika mobil mengalami pecah ban saat dikemudikan. Bahaya mengancam untuk Anda yang belum tahu cara mengantisipasinya.
Tips
Jumat, 6 Agustus 2021 15:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pecah ban merupakan salah satu factor yang dapat menimbulkan kecelakaan. Saat kondisi mobil sedang berjalan cepat, tentu Anda akan kesulitan mengendalikan mobil tersebut kala ban tiba-tiba Meletus.

Kebiasaan menginjak pedal rem saat mobil pecah ban juga merupakan Tindakan yang salah. Pasalnya mobil akan mengalami perubahan arah yang drastic dan sulit dikendalikan Ketika Anda menginjak rem guna memperlambat laju kendaraan.

Lantas, bagaimana sebaiknya Tindakan yang dilakukan kala mengalami pecah ban saat mobil sedang melaju? Berikut ini Auto2000 memberikan tips penanganan yang tepat.

1. Jangan Panik

Pecah ban sebetulnya merupakan kejadian yang berbahaya tapi masih bisa dikendalikan dimana kata kuncinya adalah jangan panik. Begitu panik, biasanya Anda akan mengambil tindakan yang salah seperti menginjak rem dan mobil tidak bisa dikendalikan.

2. Hindari Pengereman Mendadak

Ini merupakan momen paling krusial saat tetiba ban mobil pecah di jalan, apalagi kalau terjadi di jalan tol dengan kecepatan relatif tinggi. Ketika rem diinjak, bobot mobil akan pindah ke depan dan setir akan menarik ke arah ban pecah. Fitur rem ABS tidak dapat memperbaiki situasi karena ban yang pecah sudah tidak memiliki grip ke aspal. Dalam situasi seperti ini, sulit bagi pengemudi untuk memprediksi arah gerak mobil. Bahkan jika pengereman terlalu keras dan ada momentum, mobil bisa terpelanting dan terbalik.

3. Tahan Lurus Kemudi

Meskipun kejadian hanya dalam waktu sekian detik, perhatikan ban mana yang pecah. Jika ban depan, arah kemudi harus ditahan lurus lebih kuat karena setir akan tertarik ke arah ban yang pecah. Kalau ban belakang yang pecah relatif dapat dikendalikan karena kontrol tetap ada di ban depan. Pertahankan arah kemudi lurus ke depan dan jangan melakukan manuver yang membuat mobil tidak bisa dikendalikan, seperti membelokkan setir ke arah berlawanan yang akan membuat mobil terpelanting dan berpotensi terbalik.

4. Jangan Injak Pedal Kopling

Untuk mobil transmisi manual, jauhkan kaki kiri dari pedal kopling. Saat pedal kopling diinjak, mobil malah akan meluncur deras tidak terkendali karena tidak tertahan oleh beban putaran mesin.

5. Jangan Posisikan Gigi ke Netral

Efeknya sama dengan menginjak pedal kopling karena putaran ban tidak tertahan oleh putaran mesin. Anda bisa membantu mengurangi kecepatan dengan menurunkan posisi gigi. Namun langkah ini hanya efektif jika laju mobil tidak terlalu kencang karena tidak mudah memindahkan tuas transmisi saat panik dan efeknya kurang terasa pada mobil matik. Jika sulit, cukup pertahankan arah kemudi supaya tetap lurus ke depan.

6. Lepaskan Injakan pada Pedal Gas

Lepaskan pedal gas dan biarkan kecepatan turun dengan sendirinya begitu terdeteksi ada ban mobil yang pecah. Dengan begitu Anda bisa fokus pada upaya mengendalikan arah mobil. Kalau kecepatan sudah mulai berkurang dan terkendali, arahkan kendaraan ke kiri jalan secara perlahan dan jangan lupa aktifkan lampu sein ke kiri. Terus pantau kondisi di belakang via kaca spion. Jika kecepatan sudah cukup lambat, arahkan mobil ke bahu jalan dan biarkan mobil berhenti lantaran kehabisan momentum.


Tags Terkait :
Tips Pecah Ban Memeriksa Ban
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Begini Prakondisi Sebelum Mengemudikan Truk Axor

Bagian dari upaya berkendara secara profesional

1 tahun yang lalu


Tips
Tekanan Angin Ban Serep Lebih Tinggi. Ini Alasannya

Ban serep sangat vital fungsinya, terutama jika kondisi ban mobil yang Anda gunakan tidak dalam kondisi prima. Lantas mengapa tekanan angin di ban serep harus lebih tinggi? Berikut penjelasannya

4 tahun yang lalu


Tips
6 Bagian Mobil Yang Perlu Ditinjau Saat Menerjang Hujan Lebat

Jika Anda sering mengemudi dalam kondisi hujan lebat, Anda harus ekstra waspada dan pastikan beberapa bagian pada mobil ini bekerja dengan baik.

4 tahun yang lalu


Tips
Musim Hujan Tiba, Ketahui Cara Menjaga Ban Agar Mampu Diandalkan

Ketika berkendara dalam kondisi hujan, kita harus memiliki ban yang bagus agar terhindar dari bahaya. Berikut tips yang perlu Anda ketahui

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Xforce Hybrid Resmi Meluncur Rp 445 Juta, Siap Delivery Di Agustus

Mitsubishi Xforce Hybrid resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp 445 juta OTR Jakarta. Varian HEV pertama Mitsubishi ini diproduksi lokal dan siap dikirim Agustus 2026.

4 jam yang lalu


Berita
5 Keunggulan MG ZS Hybrid+ Dibandingkan Honda HR-V Hybrid, Toyota Yaris Cross Hybrid dan Mitsubishi XForce Hybrid

MG ZS Hybrid+ sudah dijual di Indonesia dan langsung bersaing dengan SUV compact hybrid lainnya. Ini beberapa keunggulan MG ZS.

8 jam yang lalu


Pikap
Ini Harga dan Skema Cicilan Toyota New Hilux 2.8 Diesel 4x4 Dan New Hilux Battery EV AWD

Varian EV ada garansi baterai 8 tahun atau 160.000 kilometer.

9 jam yang lalu


Truk
Pihak ESDM Meyakinkan B50 Aman Buat Mesin Diesel

Sudah melewati berbagai pengujian di mesin diesel multi sektor.

10 jam yang lalu


Truk
Perkuat Layanan, Hino Resmikan Dealer Baru di Banyuwangi

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama PT Indomobil Prima Niaga (IPN), perluas jaringan layanan melalui dealer terbaru Hino di Banyuwangi, Jawa Timur.

11 jam yang lalu