Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Tips Memilih Klakson Mobil Aftermarket

Di pasaran terdapat berbagai jenis klakson aftermarket yang bisa dijadikan pilihan. Secara garis besar jenisnya pun dipilah menjadi dua yakni electric horn dan air horn.
Tips
Minggu, 1 September 2019 16:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tak jarang kita kurang sreg dengan klakson bawaan mobil. Terlebih saat hampir seluruh klakson bawaan kendaraan yang menghasilkan suara yang tidak sesuai dengan keinginan. Melakukan penggantian klakson bawaan pabrikan pun bukan jadi sesuatu yang langka untuk dilakukan.

Di pasaran terdapat berbagai jenis klakson aftermarket yang bisa dijadikan pilihan. Secara garis besar jenisnya pun dipilah menjadi dua yakni electric horn dan air horn. Biasanya jenis electric horn digunakan pada jenis kendaraan pribadi dan jenis air horn dipakai pada kendaraan besar.

Jenis electric horn pun terbagi atas jenis disc horn dengan bentuk piringan dan tipe fanfare atau yang disebut klakson keong.

DERETAN KLAKSON TERBAIK MULAI DARI RP 20.000

“Jenis disc horn lebih tahan air karena desainnya cenderung tertutup. Jenis ini memiliki jenis suara melengking dan tinggi. Sedangkan tipe fanfare punya suara lebih ngebas dan dilengkapi dengan corong udara yang membuatnya kurang tahan jika terendam air,” terang Tri Handoko, dari bengkel CBX di bilangan Jatiwaringin Pondok Gede, Bekasi.

Tri mengatakan bahwa pemasangan kedua jenis klakson tersebut sama sekali tidak mengubah pola kelistrikan kendaraan. “Biasanya pemasangan kedua jenis klakson diikuti dengan penambahan relay agar listrik yang digunakan lebih stabil dan hemat. Pengaruhnya pada suara klakson yang lebih bening dan konstan,” terang Tri.

Sebenarnya ada jenis klakson lainnya untuk digunakan pada tipe mobil pribadi. Tipe ini merupakan tipe airhorn dengan dimensi kecil. Hanya saja jenis ini tidak populer lantaran suara yang dihasilkannya cenderung cemprang dan hanya digunakan sebagai klakson tambahan. Selain itu perangkat pendukungnya berbentuk corong membutuhkan ruang yang cukup besar dan listik ini cukup haus listrik.  

CARI SUKU CADANG MOBIL? DI BLIBLI.COM AJA! NIKMATI CICILAN 0% DAN GRATIS ONGKIR UNTUK AKSESORI OTOMOTIF TERBAIK

Tak jarang kita kurang sreg dengan klakson bawaan mobil. Terlebih saat hampir seluruh klakson bawaan kendaraan yang menghasilkan suara yang tidak sesuai dengan keinginan. Melakukan penggantian klakson bawaan pabrikan pun bukan jadi sesuatu yang langka untuk dilakukan.

Di pasaran terdapat berbagai jenis klakson aftermarket yang bisa dijadikan pilihan. Secara garis besar jenisnya pun dipilah menjadi dua yakni electric horn dan air horn. Biasanya jenis electric horn digunakan pada jenis kendaraan pribadi dan jenis air horn dipakai pada kendaraan besar.

Jenis electric horn pun terbagi atas jenis disc horn dengan bentuk piringan dan tipe fanfare atau yang disebut klakson keong.

DERETAN KLAKSON TERBAIK MULAI DARI RP 20.000

“Jenis disc horn lebih tahan air karena desainnya cenderung tertutup. Jenis ini memiliki jenis suara melengking dan tinggi. Sedangkan tipe fanfare punya suara lebih ngebas dan dilengkapi dengan corong udara yang membuatnya kurang tahan jika terendam air,” terang Tri Handoko, dari bengkel CBX di bilangan Jatiwaringin Pondok Gede, Bekasi.

Tri mengatakan bahwa pemasangan kedua jenis klakson tersebut sama sekali tidak mengubah pola kelistrikan kendaraan. “Biasanya pemasangan kedua jenis klakson diikuti dengan penambahan relay agar listrik yang digunakan lebih stabil dan hemat. Pengaruhnya pada suara klakson yang lebih bening dan konstan,” terang Tri.

Sebenarnya ada jenis klakson lainnya untuk digunakan pada tipe mobil pribadi. Tipe ini merupakan tipe airhorn dengan dimensi kecil. Hanya saja jenis ini tidak populer lantaran suara yang dihasilkannya cenderung cemprang dan hanya digunakan sebagai klakson tambahan. Selain itu perangkat pendukungnya berbentuk corong membutuhkan ruang yang cukup besar dan listik ini cukup haus listrik.  

CARI SUKU CADANG MOBIL? DI BLIBLI.COM AJA! NIKMATI CICILAN 0% DAN GRATIS ONGKIR UNTUK AKSESORI OTOMOTIF TERBAIK


Tags Terkait :
Blibli.com Bliblichannel Klakson Tips
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
6 Tips Perawatan Harian Mobil Anda

Tips ini sebaiknya Anda lakukan sebelum memulai aktivitas.

5 tahun yang lalu

Tips
Ganti Oli Transmisi CVT Lebih Rutin Ketimbang Matic Konvensional

Transmisi dua pedal yang populer di Indonesia terdiri dari dua tipe, yakni otomatik konvensional dan CVT.

5 tahun yang lalu


Tips
5 Hal Penting Mengemudi Saat New Normal

Beberapa langkah ini dapat membuat Anda lebih aman dan terbiasa saat New Normal diberlakukan.

5 tahun yang lalu


Tips
Cara Bersihkan Jok Kulit Dengan Mudah

Aura mewah menjadi daya tarik bahan jok genuine leather alias kulit asli.

5 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

42 menit yang lalu


Berita
Bosch Yakin Mesin Bakar Masih Mendominasi Hingga 2035

Mesin bakar dan elektrik akan berdampingan dan berbagi segmen.

5 jam yang lalu


Tips
Pasang TPMS Di Mobil Kita, Bisa Mendeteksi Dini Sebelum Ban Pecah

Tekanan ban masih sering terabaikan meskipun bisa menyebabkan kecelakaan fatal. Ada solusi yang mudah untuk mengeceknya.

6 jam yang lalu


Berita
Mazda Perkenalkan Warna Baru, All New CX-5 Yang Pertama Tampil

Warna Navy Blue Mica akan dilaburkan pertama kali pada CX-5.

20 jam yang lalu


Berita
Kia Indonesia Mungkin Jual Kia Tasman Di Indonesia, Lawan Hilux

Kia Tasman diesel dibidik menjadi kandidat untuk masuk Indonesia. Simak bocorannya.

21 jam yang lalu