Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Menderek Mobil Tak Bisa Sembarangan, Begini yang Benar

Jangan sampai merusak komponen karena salah menderek mobil.
Tips
Sabtu, 14 April 2018 14:00 WIB
Penulis : Avicena Pratikto


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Ada kalanya Anda mengalami masalah pada mobil dan mau tidak mau harus menggunakan jasa derek. Tapi bagaimana ya sebenarnya cara menderek yang benar? Sebab, dari kegiatan menderek mobil ternyata punya potensi merusak komponen bumper maupun mekanisme penggerak.

"Beda jenis mobil, beda cara menariknya." ujar Agus, pengelola CLY Towing Service yang berada di bilangan Ciledug, Tangerang (5/1). Menurutnya cara menderek tiap mobil berbeda-beda, hal ini dikarenakan masing-masing mobil memiliki sistem penggerak roda yang berbeda. "Ban atau roda terhubung dengan sistem penggerak mobil yang harus diperhatikan jangan sampai rusak ketika mobil diderek." imbuhnya.

Secara umum, sistem penggerak mobil terbagi menjadi empat jenis yaitu penggerak roda depan (FWD), penggerak roda belakang (RWD), penggerak empat roda (4WD) dan penggerak semua roda (AWD). Untuk mobil berpenggerak roda depan, bagian depan mobil yang harus diangkat karena roda belakang tidak terhubung dengan sistem penggerak. Begitupun sebaliknya untuk penggerak roda belakang, yang harus diangkat adalah roda belakang. "Misalnya Toyota Avanza, karena dia berpenggerak roda belakang, maka harus diderek dari belakang." ujar Agus.

Lantas bagaimana dengan sistem penggerak 4WD dan AWD? Untuk mobil 4WD seperti SUV dan Jip, harus dilihat sistem penggerak utamanya, apakah berada di depan atau di belakang, kemudian pastikan poros gardan yang menghubungkan roda depan dan belakang dalam keadaan netral. Hal ini untuk mencegah poros gardan atau driveshaft berputar dan berpotensi terjadi kerusakan.

"Untuk mobil dengan penggerak AWD, sebaiknya tidak diderek tapi digendong menggunakan truk towing," tambahnya. Ini dikarenakan mobil dengan penggerak AWD memiliki empat roda yang terhubung dan berputar di waktu yang bersamaan, sehingga apabila diderek dengan dua roda saja, kemungkinan besar dua roda lainnya yang berputar akan merusak sistem penggerak termasuk poros gardan dan transmisi.

Kecepatan menderek ternyata juga bisa mengakibatkan kerusakan komponen mobil. "Karena ketika diangkat mobil miring dengan sudut yang cukup tinggi, sehingga apabila diderek pada kecepatan tinggi dan terkena jalan yang tidak rata dapat mengakibatkan kerusakan komponen. Sebaiknya tidak lebih dari 30 sampai 40 km per jam," tutupnya.


Tags Terkait :
Derek Tips
A

Avicena Pratikto

reporter

adsasd

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Tips
Jelang Libur Sekolah, Bridgestone Bagikan Tips Road Trip Aman dan Efisien

Bridgestone membagikan sejumlah tips yang dapat diterapkan pengendara sebelum dan selama melakukan road trip bersama keluarga.

1 bulan yang lalu


Berita
Lebih dari 60% Pengemudi Belum Punya Akses Layanan Darurat Mobil 24 Jam

Layanan darurat mobil, membantu pengendara yang mengalami masalah di jalan, mulai dari ban bocor, aki soak, kehabisan BBM, hingga membutuhkan derek kendaraan.

8 bulan yang lalu


Berita
Kasus Mobil Mogok Naik 40% di Musim Hujan, Layanan Darurat 24 Jam Jadi Solusi

Memasuki musim hujan, kasus mobil mogok dan gangguan kendaraan meningkat hingga 40%. Garasi.id hadir dengan layanan asisten darurat untuk membantu pengemudi.

8 bulan yang lalu


Used Car
Kredit Mobil Bekas Dengan Lembaga Pembiayaan Ini Dapat Garansi Inspeksi Hingga 1 Tahun

Membeli mobil bekas dengan cara angsran melalui lembaga pembiayaan BFI Finance, konsumen berhak mendapatkan garansi mesin dari jasa inspeksi kendaraan, Otospector.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

2 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

2 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

3 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

4 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

6 jam yang lalu