Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Kenapa Mengemudi Harus Disebut 100% Full Time Job?

Rifat, Fitra Eri, Alinka Hardianti dan Hieronimus Girindra juga menyarankan agar selalu berkonsentrasi penuh pada saat mengemudi.
Tips
Minggu, 13 Mei 2018 08:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mengemudi sebuah mobil merupakan kegiatan yang bisa dibilang bukan main-main. Sebab, ketika mobil sudah melaju di jalan raya, banyak sekali hal yang bisa menjadi potensi malapetaka. 

Maka dari itu, dalam Safety and Defensive Driving Program pada Selasa (9/5) kemarin, para narasumber sepakat menyerukan bahwa mengemudi merupakan 100% fulltime job, tak boleh ada kegiatan lain yang dilakukan pengemudi.

Rifat Sungkar selaku Duta Keselamatan Transportasi Darat Kementrian Perhubungan yang jadi salah satu narasmber di acara yang digelar di ICE BSD, Banten itu menyebut betapa bahayanya jika nyetir sambil berponsel. 

Rifat menyebut ketika mata tertuju pada layar smartphone, katakanlah hanya 5 detik - artinya selama 5 detik tersebut mobil melaju tanpa perhatian pengemudinya. Padahal selama 5 detik saja berbagai potensi bahaya bisa muncul dan mengakibatkan kecelakaan.

Bahkan penggunaan GPS pun juga disebut berpotensi menimbulkan kecelakaan. "Jangan terus-terusan lihat layar GPS untuk mengetahui jalan, fokus utama tetap harus ke arah depan dan jalanan," ujar Rifat.

Keempat narasumber yang terdiri dari Rifat, Fitra Eri, Alinka Hardianti dan Hieronimus Girindra juga menyarankan agar selalu berkonsentrasi penuh pada saat mengemudi. Sebab, jika kurang konsentrasi akan sulit mengidentifikasi bahaya di luar mobil.


Tags Terkait :
Tips Mengemudi
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

1 bulan yang lalu


Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

1 bulan yang lalu

Berita
Hindari 5 Hal Ini, Agar Mobil Anda Tidak Boros BBM

BBM

2 bulan yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.

4 bulan yang lalu


Terkini

Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

36 detik yang lalu


Berita
SUV Keluarga MG ZS Hybrid+ Hadir, Harga Khususnya Rp200 Jutaan

Sejak awal memang didesain sebagai mobil hybrid untuk kebutuhan berkendara keluarga.

1 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-5 dan Mazda CX-30 Makin Layak Dipertimbangkan, Kabin Lebih Lapang dan Nyaman untuk Mobilitas Harian

SUV dari Mazda menawarkan kabin yang lapang sehingga menyenangkan untuk digunakan harian.

3 jam yang lalu


Berita
Kia Umumkan Harga The all-new Seltos di GIIAS 2026, Mulai Rp 359 Juta

Kia resmi umumkan harga The all-new Seltos GIIAS 2026 mulai Rp 359 juta untuk tiga varian dengan fitur ADAS dan desain Opposites United.

3 jam yang lalu


Berita
Hino Beri Penghargaan Karoseri Terbaik di GIIAS 2026

Hino Bodymaker Award 2026 GIIAS digelar di GIIAS 2026 untuk mengapresiasi karoseri yang memenuhi standar teknis pembangunan bodi kendaraan Hino.

4 jam yang lalu