Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Beberapa Hal Ini Ternyata Bisa Merusak Ban

Berikut adalah hal-hal yang terbiasa dilakukan namun tanpa disadari dapat merusak ban.
Tips
Sabtu, 27 Januari 2018 13:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Ban adalah bagian penting dari mobil yang juga harus dipelihara dengan baik. Ini karena ban adalah satu-satunya bagian dari sebuah kendaraan yang langsung dan selalu bersentuhan dengan permukaan jalanan.

Sebaik apapun kualitas karet dan konstruksi dari sebuah ban yang dibuat oleh pabrik tidak akan menjamin keselamatan apabila kebiasaan penggunanya yang tidak memperlakukan ban dengan baik dan benar. Perilaku acuh terhadap ban juga akan memperpendek usia serta merusak kualitasnya.

“Sebagus apapun kualitas ban dan semahal apapun harganya tidak akan menjamin menjamin keselamatan jika penggunanya tidak memeliharanya dengan baik,” ujar Badril, salah satu Kepala Mekanik Bengkel Rajawali di bilangan Radio Dalam saat ditemui OtoDriver.

Berikut adalah perilaku buruk terhadap ban yang umum dilakukan oleh banyak orang menurut Badril:

Perilaku Mengemudi

Menurutnya, jika pengemudi terbiasa mengemudi melalui jalan-jalan rusak dengan kecepatan yang tinggi juga dipastikan akan merusak konstruksi ban serta memperpendek usianya.

Menurutnya, dengan menjalankan ban di kontur yang tidak baik dengan kecepatan tinggi dapat merusak konstruksi ban bahkan terparahnya bisa membuat sebuah ban "melendung" dan meningkatkan risiko pecah ban.

“Kebiasaan mengemudi yang selalu melewati lubang dengan kecepatan tinggi juga mempengaruhi usia ban. Sudah pasti konstruksi ban akan berubah dan rusak. Apalagi jika tekanan angin ban tidak sesuai,” ujar Badril.

Pengecekan Rutin Tekanan Angin

Sebuah hal sepele yang biasa terjadi karena menganggap tekanan angin ban dalam keadaan normal selama melihat bentuk tampilan ban yang masih bulat sehingga kondisinya dianggap baik. Tekanan angin yang kurang atau bahkan berlebih memiliki efek yang tidak baik terhadap ban tersebut.

“Jika tekanan angin terlalu rendah, permukaan ban yang berpijak di jalan tidak akan rata. Ban yang kekurangan angin tapi tetap dipaksakan jalan, akan membuat bagian pinggir ban lebih cepat tipis. Sedangkan angin yang terlalu kencang akan membuat bagian tengah ban jadi lebih cepat habis,” ujar Badril.

Badril menyampaikan bahwa sebaiknya setiap melakukan pengisian angin menggunakan alat pengukur teknanan angin yang biasa dimiliki oleh bengkel-bengkel terpercaya.

Cairan Pembersih atau Semir Ban

Cairan-cairan pembersih khusus ban memiliki berbagai bahan campuran kimia untuk dapat membersihkan karet ban serta memberikan efek kilap. Tapi tahukah Anda ternyata ada bahan-bahan kimia yang memiliki sifat merusak karet ban?

“Cairan-cairan kimia yang diklaim bersifat untuk membersihkan dan memberikan kilap pada ban memiliki banyak bahan kimia. Ada banyak produk yang dijual di pasaran yang ternyata bersifat merusak karet ban,” ujar pria berkacamata ini.

Bahan pembersih dari bahan dasar air adalah yang terbaik dibandingkan merek pembersih dengan bahan kimia yang macam-macam.


Tags Terkait :
Ban Tips
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ban Mobil Tampak Masih Tebal Kok Bisa Retak? Ini Penyebabnya

Meskipun ban mobil tampak masih tebal, namun beberapa bagian kadang terlihat sudah retak. Apa penyebabnya?

1 hari yang lalu


Tips
Jangan Asal Ganti Ban Mobil, Perhatikan Load Index dan Speed Rating

Selain ukuran ban, pengendara perlu memahami arti load index dan speed rating. Kenali fungsi kode 105W pada ban mobil dan batas kemampuannya.

1 bulan yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

1 bulan yang lalu


Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

2 bulan yang lalu


Tips
Jelang Libur Sekolah, Bridgestone Bagikan Tips Road Trip Aman dan Efisien

Bridgestone membagikan sejumlah tips yang dapat diterapkan pengendara sebelum dan selama melakukan road trip bersama keluarga.

2 bulan yang lalu

Berita
Hindari 5 Hal Ini, Agar Mobil Anda Tidak Boros BBM

BBM

3 bulan yang lalu


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

5 bulan yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.

5 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Suzuki Baleno Facelift Ganti Mesin, Harga Hanya Rp 100 Jutaan

Maruti Suzuki resmi meluncurkan Baleno facelift di India dengan harga mulai dari Rs 6,10 lakh atau sekitar Rp 113 jutaan.

1 jam yang lalu


Berita
Usia Puluhan Tahun, Great Corolla Masih Bikin Pemiliknya Rela Jelajah Nusantara

Great Corolla Club Indonesia gelar Jambore Nasional yang dihadiri anggota dari berbagai penjuru Nusantara

3 jam yang lalu


Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

17 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 18 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

18 jam yang lalu