Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Mobil Transmisi Otomatik Lebih Boros Kampas Rem?

Benarkah dengan minimnya engine brake pada mobil bertransmisi otomatik menjadikannya lebih boros kampas rem? Kami tanya ke ahlinya.
Tips
Rabu, 5 April 2017 10:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mobil dengan transmisi otomatik dimitoskan punya kecenderungan boros kampas rem. Karena jika dibandingkan mobil transmisi manual, engine brake akan membantu mengurangi kerja sistem pengereman. Benarkah demikian?

Ternyata iya. Seperti itulah yang dijelaskan Anjar Rosadi selaku Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor yang OtoDriver temui beberapa pekan lalu. 

"Transmisi matic lebih benar-benar mengandalkan pengereman untuk mengurangi kecepatan. Karena saat deselarasi, engine brake mobil bertransmisi otomatik karakternya tak sekuat mobil transmisi manual," tukas Anjar.

Maka pedal rem di mobil otomatik yang lebih sering diinjak tentunya menjadikan usia kampas rem lebih cepat tergerus oleh piringan cakram. Tapi bila menilik ke buku manual, pada dasarnya mobil satu jenis namun beda transmisi, jadwal penggantian kampas remnya punya hitungan yang sama.

.

Namun, bagi yang transmisi otomatik sebaiknya lebih sering mengecek kondisi pengereman, terutama ketebalan kampas rem. "Jika pedal rem sudah diinjak tapi mobil masih tetap meluncur dengan berkurangnya kecepatan yang cukup lama, maka itu jadi indikasi kampas rem menipis," ungkap pria jangkung itu.

Sebenarnya pengguna mobil bertransmisi manual pun sebaiknya tetap memperhatikan hal yang sama. Sebab, jika mobil tersebut sering melintasi jalanan menanjak dan menurun tentunya kerja rem semakin keras dan aktif.

Selain itu gaya mengemudi juga jadi pengaruh usia kampas rem. Jika Anda cenderung mengemudi dengan agresif biasanya kampas rem akan cepat habis, tanpa memandang mobil tersebut manual atau otomatik.

Tapi memang secara natural, benar bila mobil bertransmisi otomatis akan lebih cepat menghabiskan kampas rem dibanding manual.

Bila ingin memperpanjang usia kampas rem, Anda bisa melakukan pengereman mesin lebih kuat dengan memasukkan ke posisi gigi rendah saat deselerasi. Tak perlu takut mesin over rev, karena transmisi otomatis saat ini sudah memiliki pengaman. Ia tak akan berpindah lebih rendah lagi jika ditengarai bakal membuat mesin berputar melewati batas.


Tags Terkait :
Tips Rem
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Mudik Pakai Mobil Listrik, Gunakan Strategi Ini

Mudik pake mobil listrik perlu strategi

1 hari yang lalu


Berita
Begini Impresi Para Anggota Komunitas Saat Mencoba Daihatsu Rocky Hybrid

Rocky Hybrid Smart Challenge dihelat untuk memberikan pengalaman kepada anggota komunitas yang penasaran akan performa Rocky Hybrid.

1 hari yang lalu


Berita
Mengapa Lampu Sein Merah Tak Lagi Jadi Standar Dunia?

Lampu sein merah bisa dianggap kuno tapi pada kenyataannya masih legal di jalanan AS

1 hari yang lalu


Truk
Ramp Check Mandiri Ala Isuzu Untuk Keamanan Masa Nataru

Demi memastikan kendaraan beroperasi dengan baik sekaligus nyaman dikendarai

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Daihatsu Ajak Komunitas Pulang Kampung Bareng

Menjelang lebaran 2026, Daihatsu mengajak anggota komunitas untuk mudik bersama.

44 menit yang lalu


Berita
Toyota Sempat Jadi Calon Mitra Agrinas Untuk Koperasi Merah Putih, Sayang Tidak Deal

Proyek pengadaan mobil untuk PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk 105.000 unit terus menjadi sorotan.

1 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HONDA Terbaru (Maret 2026)

Honda merupakan salah satu merek dengan penjualan terbesar di Indonesia.

2 jam yang lalu


Berita
Toyota Mulai Tawarkan Sedan Listrik Termutakhirnya: bZ7

Harganya jika dikonversi ke rupiah paling mahal sekitar Rp500 jutaan

3 jam yang lalu


Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

21 jam yang lalu