Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Yakin Mau Pakai Cairan Anti-Bocor Untuk Ban? Ketahui Dulu Hal Ini

Penggunaannya yang mudah dan fungsinya yang sangat menolong pengemudi saat sedang tertimpa kesialan bernama ban bocor. Tapi simak dulu sejumlah fakta mengenai cairan anti-bocor untuk ban.
Tips
Sabtu, 18 Juni 2016 11:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Menjengkelkan rasanya saat dalam perjalanan tiba-tiba salah satu ban mobil kekurangan angin, dan setelah dicek ternyata bocor. Ban tubeless memang bisa sedikit mengantisipasi dengan memperlambat waktu berkurangnya angin, tapi tetap tak mengatasi masalah. Anda harus mengganti ban atau menambalnya di tempat reparasi ban.

Membaca hal seperti itu, kini di pasaran beredar beberapa label produk cairan anti bocor untuk ban mobil. Penggunaannya yang mudah dan fungsinya sangat menolong pengemudi saat sedang tertimpa ban bocor. Tinggal semprot lewat pentil, seketika bocor hilang. Cairan ini pun banyak diburu.

Tapi ada pertanyaan yang timbul dengan penggunaannya carian anti bocor ini. Apakah keseimbangan ban saat melaju di kecepatan tinggi tetap baik? Lantas apa lagi pengaruhnya lainnya?

"Kami belum pernah menguji secara langsung produk anti-bocor seperti itu. Tapi yang jelas, jika ada obyek lain, dalam hal ini adalah gel yang berada dalam ruang ban, maka obyek itu akan ikut berputar dan keseimbangan ban jadi terganggu," jelas Herry Maylanda, Manajer Perencanaan Produk PT Bridgestone Tire Indonesia pada OtoDriver.

Bahkan menurutnya cairan yang berwujud gel itu juga berpotensi menyumbat pentil ban. Potensi itu bisa timbul dari cara pemakaiannya yang melalui pentil, jika tidak mengalir semua maka akan jadi penyumbat jalur pentil.

"Ketika gel bekerja menambal, maka ia akan jadi gumpalan dan berkumpul di satu spot bocor itu. Hal ini malah makin membuat ban kehilangan keseimbangan putarannya," papar Maylanda. Menanggapi hal itu, pihak produsen cairan anti-bocor turut angkat bicara.

"Wujud cairan yang berupa gel memang bisa mempengaruhi keseimbangan ban. Tapi tidak berlaku untuk produk yang wujudnya lebih encer," tukas Firman, Area Manajer PT Tetsan Maju Bersama yang memproduksi IML Super Tyre Sealant.

Firman bahkan buka-bukaan. Bukan cuma bisa mempengaruhi keseimbangan ban, cairan anti-bocor juga bisa merusak permukaan pelek bagian dalam. "Itu karena rata-rata cairan anti bocor ada kandungan pH-nya dan bisa menyebabkan pelek berkarat. Tapi beberapa cairan, termasuk produk kami, tidak ada unsur pH-nya," papar Firman setengah promosi.

Kandungan pH yang dimaksud adalah tingkatan asam basa yang digandeng dalam mineral. Memang kandungan ini jadi musuh besi atau logam lainnya karena jadi penyebab karat bila terlalu ke arah asam. "Pilih cairan yang tak ada pH-nya. Saat bekerja menambal nantinya ia tidak menggumpal, melainkan jadi seperti lapisan kertas yang mengisi dan menutup celah (spot) yang bocor. Tidak jadi beban putaran ban juga," urai pria klimis itu.

Jadi jika anda tetap mau menggunakan cairan seperti ini hendaknya pilih spesifikasi dan kandungannya yang aman. Ada baiknya konsultasikan dulu pada mekanik Bisa pula tanya pengalaman rekan yang sudah duluan menggunakannya. 

Bila masalah pH sudah aman namun ban terasa tidak balans, lakukan balancing pada ban seusai menggunakan cairan anti-bocor.


Tags Terkait :
Tips Ban
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

1 hari yang lalu

Berita
Waspadai Kecelakaan Karena Microsleep Walau Bisa Dikover Asuransi

Asuransi tetap meloloskan klaim kecelakaan akibat microsleep, namun tetap ada hal-hal yang dapat membatalkannya.

1 minggu yang lalu

Berita
Hindari 5 Hal Ini, Agar Mobil Anda Tidak Boros BBM

BBM

1 minggu yang lalu


Berita
Motif Kulit Menjadi Favorit Interior Mobil, Ini Alasannya

Material kulit punya sejarah panjang di dunia otomotif.

2 minggu yang lalu


Berita
Harga Mobil Diesel Seken Lunglai, Ambrol Hingga Puluhan Juta

Harga solar non subsidi menginjak harga Rp 30 ribuan/liter. Bencana bagi pasar mobil diesel bekas

3 minggu yang lalu


Berita
Indomobil Expo 2026, Sambut Akselerasi Era EV

Indomobil Expo 2026, fokus pada mobil listrik

3 minggu yang lalu


Berita
Meski Ekspor Naik, Penjualan BYD Turun Delapan Bulan Berturut-Turut

Penurunan penjualan BYD delapan bulan berturut-turut di pasar domestik China, meski ekspor April melonjak 70,9% menjadi 134.000 unit.

4 minggu yang lalu


Berita
Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta Dan Korlantas Polri: Bisa Perpanjang STNK Tanpa KTP

Pemprov DKI Jakarta dan Korlantas Polri izinkan perpanjang STNK tanpa KTP asli. Kebijakan sementara wajib surat pernyataan balik nama kendaraan 2027.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Semua Orang Beralih ke BEV, Ini Kekhawatiran Bos Toyota

Toyota

13 jam yang lalu


Berita
Kemungkinan Ini Adalah Sosok Honda Accord Generasi Ke-12

Desain Honda Accord generasi 12 dikabarkan lebih futuristik dengan gril lebih kecil, bonnet aerodinamis, serta siluet fastback yang terinspirasi dari prototipe hybrid sedan Honda.

13 jam yang lalu


Berita
Pertamina: Harga BBM RON 92 di Pasar Dunia Rp20 Ribuan

Pertamina ungkap harga BBM RON 92 di pasar dunia Rp20 ribu-Rp21 ribu per liter akibat konflik geopolitik. Batas atas Pertamax naik jadi Rp20.942 per liter pada Juni 2026.

17 jam yang lalu


Berita
Sebuah SU7 Ultra Kebakaran, Xiaomi Konfirmasi Bukan Masalah Dari Baterai

Sebuah unit Xiaomi SU7 Ultra mengalami kebakaran. Apa penyebabnya?

18 jam yang lalu


Berita
Begini Wujud Mobil LIstrik Terbaru Mitsubishi

Beberapa tahun lalu, Mitsubishi menghidupkan kembali nama “Eclipse” melalui SUV crossover Eclipse Cross yang kemudian mendapat penyegaran desain pada 2020.

22 jam yang lalu