Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Bolehkah Mesin SkyActiv Mazda Diisi Pertalite?

Seberapa jauh mesin SkyActiv Mazda bisa mentoleransi BBM oktan rendah, dan apakah jadi lebih bertenaga saat diberi oktan tinggi? Kami temukan jawabannya.
Tips
Jumat, 18 Maret 2016 20:50 WIB
Penulis : Fitra Eri


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mesin SkyActiv di Mazda memiliki rasio kompresi sangat tinggi tapi diklaim bisa meminum BBM oktan 90. Seberapa jauh ia bisa mentoleransi oktan rendah, dan apakah jadi lebih bertenaga saat diberi oktan tinggi?

Seperti kita tahu, biasanya rasio kompresi tinggi menuntut BBM oktan tinggi pula, jika tak ingin terjadi knocking yang merusak mesin. Mazda sendiri berhasil mendesain piston dan ruang bakar sedemikian rupa, hingga bisa menghasilkan kompresi 13-14:1 namun tetap tak knocking dengan oktan 90 (setara Pertalite). 

Padahal biasanya, rasio kompresi 11:1 ke atas hanya ada di supercar dan menuntut BBM minimal oktan 95. Dan sebagai catatan, rasio kompresi Mazda SkyActiv itu merupakan tertinggi di dunia untuk mobil produksi massal.

Saat berbincang dengan kami, pihak Mazda Motor Indonesia menguak sebuah fakta menarik. Ternyata output mesin SkyActiv meningkat sekitar 10 persen saat memakai oktan 95, dibanding ketika menggunakan Oktan 92. "Itu karena mesin masih bisa memajukan lagi waktu pengapian saat diberi BBM oktan lebih tinggi," ungkap Ari Tristianto Wibowo, Sales Trainer PT Mazda Motor Indonesia. Itu disampaikannya kepada OtoDriver di Bandung (18/3) saat acara test drive produk SkyActiv Mazda bertajuk 'Drive a Life".

BACA JUGA

Lantas bagaimana dengan data tenaga serta torsi di brosur? Apakah angka itu menggunakan oktan 95 juga, sehingga saat memakai oktan rendah akan turun tenaga? "Tidak. Data di brosur itu menggunakan oktan 91," tegas Bonar Damarjati Pakpahan, Product Planning Expert Mazda. Artinya Anda bisa mendapatkan ekstra tenaga dari klaim brosur ketika memakai oktan 95. Menarik, bukan?

Lantas kami juga bertanya sampai seberapa jauh mesin SkyActiv bisa mentolerir oktan rendah. Mazda lantas menyatakan kalau semua mesin SkyActiv di Indonesia aman menggunakan oktan minimal 90. Jadi, Pertalite pun oke. Untuk info, mesin SkyActiv ini ada di Mazda2, Mazda6, CX-5 dan Biante.

Kemudian bagaimana dengan Premium beroktan 88? Kembali Mazda menegaskan tak merekomendasi BBM bersubsidi itu karena sangat berpotensi menimbulkan knocking. "Namun bisa saja (memakai Premium) kalau untuk darurat, tidak knocking asal pedal gas tidak diinjak dalam," ucap Tundjung Pangajom, Technical Support Manager Mazda. "Isi sedikit saja dan segera isi bensin beroktan sesuai rekomendasi setelah mendapatkannya." Oh ya, darurat di sini harap diartikan  kehabisan bensin, bukan 'darurat dompet'.


Tags Terkait :
Mazda Skyactiv
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mazda Memperkenalkan Teknologi Unik Untuk Masa Depan

Mazda menjadi salah satu brand Jepang yang cukup unik. Ia seolah selalu mencari jalan yang beda dengan rekan-rekan Jepangnya untuk meniti masa depan produknya.

1 minggu yang lalu

Berita
Mazda Vision X-Coupe, Mobil Hybrid Dengan Mesin Rotary Turbo

CEO Mazda, Masahiro Moro dalam sambutannya di ajang pameran terbesar di Jepang itu mengatakan bahwa mobil ini merupakan coupe empat pintu yang stylish dan dirancang untuk tahun 2035.

3 minggu yang lalu


Berita
Generasi III Mazda CX-5 Debut Global di JMS 2025. Hadir Lebih Licin Dan Minimalis

Mazda CX-3 Gen III digadang-gadang bakal masuk Indonesia dalam waktu dekat

4 minggu yang lalu


Berita
Generasi Terbaru Toyota GR86 Dan Mazda MX-5 Akan Berbagi Platform

Toyota dan Mazda dikabarkan bakal melakukan kolaborasi untuk menggarap generasi mendatang dari GR86 dan MX-5.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Selain CR-V, HR-V, Dan WR-V, Ada Juga Honda ZR-V

Apa bedanya dibandingkan Honda HR-V?

4 jam yang lalu


Berita
MAXUS Resmikan Dealer Baru di PIK, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jabodetabek

MAXUS Indonesia resmikan dealer baru MAXUS PIK Jakarta dengan konsep 3S, perkuat ekosistem kendaraan listrik di Jabodetabek. Tampilkan MIFA 7 dan MIFA 9.

5 jam yang lalu


Berita
LEPAS Siapkan SUV EV Pertama di Dunia di IIMS 2026

LEPAS perkenalkan SUV EV pertama di dunia pada IIMS 2026. Model ini usung filosofi 'Drive Your Elegance' dengan desain elegan untuk gaya hidup urban modern.

5 jam yang lalu


First Drive
FIRST DRIVE: Geely EX2 Pilihan Menarik EV Entry Level

Geely EX2 menjadi salah satu mobil listrik yang baru saja hadir di Indonesia.

10 jam yang lalu


Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

16 jam yang lalu