Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Amankah Calya-Sigra Pakai Pelek 16 Inci?

Toyota Calya dan Daihatsu Sigra yang pakai pelek lingkar 14 inci dianggap kurang proporsional, maka menggantinya dengan pelek ukuran lebih besar dianggap jadi solusi. Amankah?
Tips
Sabtu, 3 September 2016 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pelek Toyota Calya dan Daihatsu Sigra yang standarnya berukuran 14 inci tak sedikit mengundang celoteh publik. Desain peleknya memang sudah bagus, tapi ia terlihat berdiameter kecil dan tak terlalu mengisi ruang fender di mobil LCGC itu.

Alhasil Calya-Sigra bisa terbilang cingkrang atau kurang proporsional karena rongga yang ditimbulkan ban ring 14 dengan ruang fender yang lumayan besar. Maka pertanyaannya apakah bisa dan tetap aman jika mengganti pelek dengan diameter lebih besar?

Pelek standar yang berukuran 14 inci bisa di-up grade jadi 16 inci

Langkah dalam kondisi demikian pun juga berlaku bagi saudara Calya yakni Daihatsu Sigra. Kami pun bertanya langsung dengan pihak Astra Daihatsu Motor selaku produsen duo LCGC 7 seater ini.

"Kalau bisa atau tidaknya mengganti ban ke ukuran yang lebih besar ya bisa saja. Tapi kami sudah menghitung dan merancang ukuran terbaik ban dan pelek Sigra - Calya, ya lingkar 14 inci lah yang terbaik," terang Satriyo Budiutomo, Research and Development Direktorat PT Astra Daihatsu Motor pada OtoDriver dalam sebuah kesempatan di bulan Agustus kemarin.

BACA JUGA

Terbaik di sini dalam artian, ukuran pelek tersebut memberi kombinasi paling pas dalam hal keamanan, kenyamanan, performa serta konsumsi BBM. Seperti kita tahu, membesarkan pelek memang menambah daya cengkeram di jalan tapi bisa berakibat kurangnya hal lain. Dengan kata lain, pihak Daihatsu tidak merekomendasi penggantian pelek standarnya.

Berangkat dari penjelasan tersebut OtoDriver menemui ternyata sudah ada pemilik Calya yang merasa kaki-kaki mobil barunya itu kurang proporsional. Maka mereka melakukan penggantian pelek beserta karet bundarnya.

"Saya ganti pelek Calya pakai pelek bawaan Honda Jazz yang ukurannya 16 inci. Tidak ada kendala saat pasangnya, Plug and Play," tukas Ade Habibie, pemilik Toyota Calya warna merah. Ia juga menuturkan tak ada perubahan atau gejala teknis yang timbul akibat pemakaian lingkar pelek yang lebih besar itu.

"Hanya saja kemudi jadi agak berat, dari yang sebelumnya malah teralu enteng," ungkap pendiri komunitas Calya-Sigra pertama di Indonesia ini. "Tidak terasa limbung, tenaga dan akselarasi engga ada perubahan signifikan. Speedometer juga tetap berfungsi akurat." Memang ada sejumlah modifikator yang menyatakan, menaikkan ukuran pelek boleh saja, tapi maksimal plus 2 inci dari standarnya. Jadi 16 inci boleh dibilang merupakan diameter maksimal di Calya-Sigra.

Begini bila diberi pelek 16 inci. Terlihat lebih proporsional.

Selain pelek bawaan Jazz yang berlingkar 16 inci, Habibie yang juga hobi modifikasi mobil menuturkan bahwa pelek bawaan Toyota All New Yaris juga bisa jadi pilihan. Walau demikian ada pula kerugian yang jadi konsekuensi dalam mengganti pelek Calya atau Sigra seperti ini.

Dipastikan garansi yang meliputi kaki-kaki akan hangus karena penggantian pelek tersebut. Maka Daihatsu pun tak mau mengganti misal ada kerusakan suspensi, pengeraman atau bagian-bagian pendukung kaki-kaki lainnya jika Anda sudah melungsurkan pelek bawaan pabrik. Karena walau masih dalam batas kewajaran, mengganti pelek dengan ring lebih besar tetap tidak direkomendasikan pabrikannya.

Selain itu, di atas kertas performa akselerasi juga agak menurun karena torsi mesin harus memutar ban lebih besar. Lantas kehematan bahan bakar juga secara teoritis terkorbankan karena tapak ban lebih besar. Tapi secara tampilan tak bisa ditampik ia memang jadi terlihat jauh lebih proporsional dan bagus. 

Sedangkan aman atau tidaknya mengganti pelek berukuran besar tergantung pada pemilihan merek, lebar, serta offset pelek. Pilihlah yang tidak keluar dari bodi dan merupakan produk berkualitas yang lebih kuat. Sementara untuk ban, pilihlah yang lebarnya tak terlalu jauh dari ukuran asli. Jangan lupa lakukan spooring dan balancing lagi setelah melakukan penggantian pelek.

Jadi, pilihan ada di tangan Anda.


Tags Terkait :
Toyota Calya Daihatsu Sigra Tips
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

1 minggu yang lalu


Berita
Kampas Rem Bendix Tersedia Untuk 90 Persen Jenis Mobil Yang Dipasarkan Di Indonesia

Bendix sebagai salah satu merek aftermarket pengereman mobil tunjuk influencer Ridwan Hanif sebagai brand ambassador-nya di Indoesia. Bendix sendiri sudah cukup lama menghadirkan komponen

2 tahun yang lalu


Berita
Daftar 10 Mobil Terlaris Saat Ini, Nomor 1 Avanza, Diikuti Xpander

Gaikindo telah merilis daftar 10 mobil terlaris saat ini. Di antaranya ada nama-nama lama seperti Avanza, Brio dan Innova. Namun yang mengejutkan, Stargazer langsung masuk 10 besar.

3 tahun yang lalu


Berita
Mengenal Bridgestone Ecopia yang Jadi Ban Standar Toyota Calya - Daihatsu Sigra

Sebelum meneliti lebih lanjut mengenai kejadian pecah ban pada lebih dari 5 unit Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, Bridgestone Indonesia menjelaskan mengenai sisi teknis ban tersebut.

9 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Changan Deepal S05 Dijual Mulai Rp 500 Jutaan, Intip Spesifikasinya

Setelah beberapa kali diperlihatkan ke khalayak ramai, kini Changan merilis harga resmi Deepal S05. Berikut detail harga dan spesifikasinya.

8 jam yang lalu


Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

11 jam yang lalu


Mobil Listrik
Kia Bakal Pamer Mobil Listrik Rakitan Lokal di GIIAS 2026, Ini Bocorannya

Pasar mobil listrik akan kembali mendapatkan opsi baru, bukan dari produsen China, namun datang dari brand Korea Selatan.

12 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Smart #2, Titisan ForTwo Versi Terbaru

Smart #2 versi listrik murni kini memasuki tahap validasi fisik global menjelang debut model produksinya di Paris Motor Show pada Oktober 2026.

18 jam yang lalu


Berita
Geely Nekat Hadikan SUV ICE Turbo di Era EV dan Hybrid, Ini Alasannya

Berbeda dengan merek-merek mobil terkini yang gencar menawarkan mobil elektrifikasi, Geely justru baru saja menghadirkan sebuah SUV dengan mesin bensin konvensional.

19 jam yang lalu