Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTeknis

Kenapa Mesin Diesel Lebih Kasar Dari Tipe Bensin? Ini Sebabnya

Kunci kinerja mesin diesel terletak pada kompresi dan hal ini yang menjadi penyebab getaran dan suara yang kasar
Teknis
Minggu, 24 Februari 2019 10:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pada beberapa hal, mesin diesel memiliki keunggulan dibandingkan dengan mesin bensin. Karya temuan Rudolft Christian Karl Diesel ini memiliki keunggulan dalam penggunaan bahan bakar, torsi lebih melimpah dan perawatan yang lebih ringkas. Akan tetapi mesin ini memiliki ‘cacat bawaan’ yakni suara dan getaran yang lebih kasar jika dibanding mesin bensin.

Mengapa mesin penenggak solar ini bersuara dan punya getaran lebih kasar? 

“Mesin diesel bekerja mengandalkan kompresi yang jauh lebih tinggi dibandingkan mesin bensin. Rasio kompresinya bisa mencapai 15: 1 hingga 22 : 1 untuk menghasilkan tekanan  hingga 40 bar,” terang Arvin Sumbun, Service Marketing Departemen PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) saat dijumpai OtoDriver beberapa waktu silam.

“Kunci dasar kinerja mesin diesel ada pada kompresi dan mesin diesel tidak membutuhkan pengapian (ignition). Karena kompresi tinggi itulah solar yang disemprotkan ke ruang bakar bisa terbakar dan terjadi proses pembakaran pada mesin diesel,” sambungnya.

Besarnya kompresi inilah yang menyebabkan mesin diesel memiliki getaran yang lebih besar dan suara lebih kasar.

Namun suara kasar ini dapat ‘dijinakkan’ saat teknologi common rail diaplikasikan. Melalui teknologi common-rail, solar disemprotkan ke dalam mesin dalam bentuk partikel lebih kecil dibandingkan dengan mesin diesel biasa.

Melalui mekanisme yang ada pada commmon rail, solar disemprotkan dengan tekanan yang sangat tinggi dan masuk ke ruang bakar dalam bentuk partikel halus seperti halnya pengabutan di mesin berbahan bakar bensin.

“Maka ledakan yang terjadi menjadi banyak tapi kecil-kecil. Pada mesin diesel konvensional, partikel solarnya lebih besar jadi getaran dan ledakannya juga lebih besar. Hal itulah yang menyebabkan diesel common rail lebih halus dibandingkan diesel konvensional,” tutup Alvin.


Tags Terkait :
Diesel Isuzu
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mitsubishi Pajero Sport Jadi Salah Satu SUV Pilihan Dalam Kehandalan dan Kenyamanan.

Pajero Sport mewarisi sebagian besar teknologi dari The Real Pajero yang menjadikannya sebagai SUV yang cukup disegani

1 hari yang lalu


Pikap
Chery Himla Siap Hadapi Toyota Hilux Hingga Ford Ranger Di Indonesia

Penantang serius pasar pikap nasional datang dari Chery. Kabarnya pikap ini akan hadir akhir tahun 2026.

1 hari yang lalu


Bus
Ini Barisan Bintang Isuzu Di JMS 2025

Semua bertema inovasi teknologi masa depan untuk hari ini.

3 minggu yang lalu

Berita
Jualan Tank 300 Diesel Laris, GWM Bakal Hadirkan Produk Diesel Lagi Di Indonesia

GWM Tank 300 Diesel menjadi model yang diminati. Kehadirannya di Indonesia, bakal membuka keran SUV diesel lainnya masuk.

1 bulan yang lalu


Bus
Mengapa Belum Ada Medium Bus Listrik Di Jalur Transjakarta? Ini Jawabannya

APM sudah siap dengan produk.

3 bulan yang lalu


Truk
Isuzu Giga FVM Refrigerator, Truk Dengan ‘Kulkas’ Raksasa

Diposisikan sebagai andalan industri Cold Chain

3 bulan yang lalu


Berita
Isuzu mu-X Wajah Baru Hadir Di GIIAS 2025, Harga Rp 658 Juta

Ini bisa disebut sebagai major facelift

3 bulan yang lalu


Pikap
GWM Tertarik Datangkan Pikap Ke Pasar Indonesia, Ini Bocorannya

Selain pertimbangkan masuk mesin diesel, GWM juga tengah mengkaji untuk re-entry pasar pikap di Indonesia

6 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Vinfast Limo Green Akhirnya Meluncur Di IIMS 2026, Harga Khususnya Rp 299 Juta

Hadir dalam varian fleet dan mobil pribadi.

2 jam yang lalu


Berita
Lepas Lakukan Debut Dunia SUV EV Pertamanya di IIMS 2026

Lepas menjadikan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 sebagai panggung untuk memperkenalkan world premiere Lepas E4.

3 jam yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Varian Baru Diluncurkan, Harga Rp 415 juta

BYD meluncurkan varian baru dari Atto 3 yakni Advanced Plus.

3 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Kenalkan Co-Creation J5 EV di IIMS 2026, Ajak Konsumen Melakukan Kustomisasi Sesuai Selera

aecoo membuka ruang bagi para pemilik J5 EV dan pengunjung yang ingin berpartisipasi dalam menentukan arah desain dan fitur J5 EV melalui survei interaktif selama 5-15 Februari 2026

3 jam yang lalu


Berita
Nissan Perkenalkan Navara Terbaru Di IIMS 2026

Belum dibuka pemesanan tapi peminatnya sudah bisa daftar tanpa booking fee.

4 jam yang lalu