Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Truk Semen Tenaga Listrik Pertama Di Inggris

Tidak ada lagi asap selama truk beroperasi
Truk
Rabu, 10 Mei 2023 13:25 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Inggris bisa disebut juga sebagai salah satu negara yang agresif menggiatkan berbagai pihak untuk memanfaatkan tenaga listrik buat kendaraan bermotor. Salah satunya yang dilakukan TVS Interfleet yang melansir truk peracik semen yang didukung oleh Tarmac, perusahaan teknologi setempat.

Kolaborasi ini didasarkan pada data empirik soal gas buang di seantero Inggris yang menunjukkan bahwa 25 persen dari emisi gas buang dari kegiatan di bidang konstruksi. Oleh karena itu pemerintah Inggris mencanangkan target di tahun 2050 seluruh wilayah Inggris Raya harus sudah nihl emisi gas buang dari mesin bahan bakar minyak.

Bahkan sampai tahun 2030 juga sudah ditetapkan adanya pengurangan emisi karbon sampai 68 persen.

Kali ini, proyek ‘truk molen’ tenaga listrik didukug juga penyediaan unit truknya oleh pihak Renault. Secara spesifik ketiga pihak selama berbulan-bulan merancang bersama sebuah truk racik semen yang akan beroperasi pada kawasan pemukiman.

BACA JUGA

Ketiga pihak juga bertekad untuk menghadirkan sebuah tolok ukur baru dalam bisnis kronstruksi yang lebih ramah lingkungan. Tidak hanya berkaitan dengan kendaraan yang menggendong modul peracik semen, seluruh fitur maupun teknologi di sistem racik semennya juga semakin ramah lingkungan tanpa mengurangi mutu olahan semen cornya.

Berbagai sensor juga disematkan pada paket model peracik semen yang digendong truk Renault itu. Semua ditargetkan juga bisa mencaai tingkat efisiensi proses kerja semaksimal mungkin. Secara prinsip, semua kerja modul racik semen akan bergantung pada komponen baterai pembangkit daya yang ada di truk.

Baca juga: Van Tenaga Listrik: Banjir Di 2024

Paling tidak ada tujuh teknologi termutakhir yang terdapat pada truk yang kini punya julukan “E-Mixer” itu. Uniknya, teknologi ini juga bisa dipakai pada truk racik semen bermesin disel yang masih beroperasi saat ini.

Dari sisi pengurangan emisi karbon, sudah tercatat ada pengurangan CO2 sampai 42 ton saat truk listrik itu bekerja rutin. Berbanding terbalik dengan truk mesin disel yang mengeluarkan emisi karbon sampai 1,55 kilogram CO2 per 1,6 kilometernya.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

2 jam yang lalu


Bus
Juragan 99 Sepakat Boyong Puluhan Unit Bus Di GIIAS 2026

Juragan99 Trans pesan 31 unit Volvo B11R GIIAS 2026 melalui PT Indotruck Utama. Perusahaan juga sepakat bangun dua unit double decker berbasis sasis Scania K450CB untuk layanan AKAP premium.

10 jam yang lalu


Bus
PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026

Dilakukan untuk penambahan armada serta peremajaan unit.

1 hari yang lalu


Van
Semua Unit Farizon Bisa Isi Ulang Listrik di Jaringan Arista

Sebagai bagian dari pelayanan lengkap bagi pemilik armada.

1 hari yang lalu

Bus
Bus Fuso Dibuat Lebih Panjang Untuk Bidik Peluang Besar Industri Pariwisata

Dirinya mengatakan peluncuran Canter Extra Long Bus FE 84G BCL dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan transportasi wisata sekaligus mengikuti regulasi pemerintah yang terus berkembang.

1 hari yang lalu