Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Fuso eCanter Jadi Rilis Tahun Depan?

Versi rilis akan berbeda dibandingkan unit tes saat ini
Truk
Kamis, 9 November 2023 16:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Elektrifikasi kendaraan komersial bagi Mitsubishi di Indonesia nampaknya makin serius saja. Usai tampil di GIIAS 2022, Fuso eCanter benar-benar sudah dijalankan dalam kegiatan operasional rutin, contoh pada tahun lalu, dilakukan bersama PT Krama Yudha Tga Berlian Motors (KTB) dan PT Trimitra Trans Persada (B-Log) pada bulan September.

Kegiatan itu merupakan kelanjutan dari uji perdana di seputaran pulau Bali yang sudah selesai di bulan Agustus 2022. Kegiatan yang resminya bertajuk "Proof of Concept”  (PoC) itu akan menguji eCanter pada rute operasional rutin perusahaan yang biasa menyambangi barisan gerai minimarket itu. Waktu itu eCanter akan melintasi berbagai tujuan seputaran Tangerang dan Balaraja, keduanya di provinsi Banten.

“Kami mengapresiasi kerjasama mitra kami dalam PoC. Melalui mereka, KTB dapat memperoleh keyakinan bahwa eCanter dapat diterapkan dalam operasional sehari-hari di Indonesia. Tentu masih banyak hal yang harus kami pertimbangkan, tetapi saya bangga bahwa kegunaannya yang luar biasa melampaui ekspektasi awal mereka,” ujar Bayu Aprizal, General Manager Product Strategy PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (28/9) tahun lalu.  

BACA JUGA

Langkah lanjutan untuk tahun ini, terutama saat GIIAS 2023, masih serupa tahun sebelumnya. Dipamerkan versi terbaru dari eCanter. Untuk pembangkit dayanya tersedia dalam tiga variasi yaitu ukuran S, M dan L yang menghasilkan performa tenaga dan jangkauan kendara yang berbeda dalam sekali pengisian. Pada eCanter baru ukuran S (kabin standar) dengan satu baterai 41 kWh akan memiliki jarak tempuh 116 kilometer. Untuk ukuran M-size (kabin standar) dengan komposisi dua baterai 82 kWh diperkirakan bisa melaju hingga 236 kilometer.

Pada versi tertinggi yakni L-size (kabin lebar/kabin ekstra lebar) akan disokong tiga baterai total 123 kWh akan memiliki jarak tempuh lebih kurang 324 kilometer. Hasil ini didapat berdasarkan pengujian internal perusahaan dalam mode JE05 dan mencatat peningkatan signifikan dibanding dengan jangkauan sekitar 100 kilometer pada eCanter pendahulunya yang disokong baterai berspesifikasi 82,9 kWh.

Ditemui pada kesempatan terpisah (8/11),  Aji Jaya saat ini sebagai Vice President of Sales and Marketing Division PT. KTB menyebutkan bahwa tahun 2024 lebuh memungkinkan untuk rilis perdana truk elektrik Mitsubishi itu.

“Sejauh ini kita masih on the track untuk preparation itu. Biasa, kalau di mobil sebelum launching atau rilis kan banyak yang perlu disiapkan seperti aftersales. Secara paralel kita sedang persiapkan infrastruktur. Supporting dari pemerintah dalam kendaraan listrik sampai sejauh ini kita masih intensitas komunikasi dengan principle terkait dengan rencana yang disampaikan dihias kemarin yaitu launching untuk eCanter,” jelas Aji panjang lebar.  

Sejurus kemudian dijelaskannya lagi bahwa untuk versi yang akan rilsi perdana merupakan ‘model’ 1.2, sementara yang saat ini tengah dilakukan pengujian bersama sejumah perusahaan logistik nasional adalah ‘model’ 1.1. Sembari diungkapkan juga oleh Aji bahwa pihaknya belum bisa memastikan waktu definitif untuk pelepasan ke pasar eCanter tersebut.

Saat ditanya soal prospek konsumen diuraiakn kembali oelh Aji bahwa sudah ada komunikasi intensif dengan sejumlah perusahaan seperti e-Blog, Nestle, maupun PT Pos Indonesia. Secara umum sudah menyatakan minat untuk mempunayi armada truk listrik, tetapi mereka juga masih perlu waktu untuk mempersiapkan infrastruktur pendukung.

“Kita ingin konsennya di Jakarta dulu karena fokusnya memang di kota besar yang infrastrukturnya sudah bisa mendukung kendaraan tersebut nantinya dan itu memang targetnya untuk kendaraan logistik,” pungkas Aji.

Baca juga: Fuso eCanter ‘Sudah’ Beroperasi Di Seputaran Banten

Baca juga: Menyongsong Fuso eCanter Baru di Indonesia Diproyeksi Pakai Baterai Ini

 Selain eCanter juga intensif dipersiapkan Minicab MiEV untuk pasar Indonesia


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Isuzu Elf Paling Keren Se-Jawa, Bak Belakang Rasa Hotel Mewah Berjalan

Engine start/stop via perintah suara

2 tahun yang lalu


Van
Daihatsu Vizon-F, Tes Pasar Wajah Baru Gran Max?

Faktor utilitas pemakaian tetap jadi identitasnya

2 tahun yang lalu


Van
Daihatsu Atrai, Akan Dirilis Sebagai Mobil Listrik?

Atau jadi versi van dari Daihatsu Himax?

2 tahun yang lalu


Berita
Minyak Rem Seiken 'Jaga' Titik Didih Jamin Pengereman Bus dan Truk Optimal

Juga punya oli diesel

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

2 jam yang lalu

Bus
Tarif Transjabodetabek Akan Naik Signifikan

Akan diawali tarif baru untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

1 hari yang lalu


Truk
Peran Karoseri Bagi Mercedes-Benz Tak Hanya Identik Untuk Bus

Pasang bodi tambahan di atas sasis truk juga butuh penanganan khusus.

1 hari yang lalu


Bus
Indonesia Stop Impor Solar Bulan Juli 2026, Akan Diganti B50

Indonesia stop impor solar Juli 2026 diganti B50. Pemerintah akan menerapkan biodiesel 50 persen berbasis sawit mulai 1 Juli 2026 untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

1 hari yang lalu

Bus
Ini Jumlah Bus di Seluruh Indonesia Bulan Juni 2026

Data per 1 Juni 2026 mencatat 313.385 unit bus di seluruh Indonesia. Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Timur menjadi tiga provinsi dengan populasi bus terbanyak.

1 hari yang lalu