Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Hino Hentikan Sementara Produksi Truk Hingga September 2021

Bukan karena wabah corona, namun menunggu kesiapan Hino dalam sertifikasi uji emisi di Amerika.
Truk
Selasa, 5 Januari 2021 12:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Produsen truk dan bus asal Jepang, Hino membuka tahun 2021 dengan catatan kurang menyenangkan di Amerika Utara. Pasalnya mereka harus menutup pabrik di sana untuk sementara.

Dikutip dari laman resminya, penutupan pabrik tersebut dimulai sejak 23 Desember lalu. Bukan karena wabah corona, namun menunggu kesiapan Hino dalam sertifikasi uji emisi di Amerika.

Sertifikasi emisi ini berlaku untuk tiga tipe mesin yang diandalkan oleh produk-produk Hino yang dijual di Amerika Serikat dan Kanada. Di antaranya A09C, J08E dan J05E.

Sebelumnya, serangkaian peraturan baru emisi yang lebih ketat yang diberlakukan oleh Badan Perlindungan Lingkungan akan menjadi undang-undang mulai tahun 2021.

BACA JUGA

Peraturan baru tersebut selanjutnya akan mengurangi emisi karbon dioksida dan gas buang diesel rumah kaca lainnya dan membutuhkan OEM truk tugas menengah dan berat untuk meningkatkan penghematan bahan bakar kinerja kendaraan baru tahun model 2021.

Hino  memutuskan untuk menghentikan produksi dan penjualan untuk memastikan engine A09C, J08E, dan J05E sepenuhnya mematuhi peraturan baru.

Penghentian produksi akan memengaruhi fasilitas manufaktur A.S. perusahaan di Mineral Wells, West Virginia, serta operasi Kanada di Woodstock, Kanada, dan akan berlangsung hingga September 2021.

Oleh karena itu, perusahaan mengumumkan, penjualan truk baru di Amerika Utara juga akan ditangguhkan sampai penghentian produksi dicabut. Hino mengatakan akan melanjutkan penjualan truk komersial di Amerika Utara pada Oktober 2021, setelah produksi dilanjutkan dan kendaraan mulai dikirim ke dealer.

Hino mengatakan sedang menyelidiki dampak penghentian produksi dan penjualan terhadap pemegang saham dan berjanji akan mengumumkan tiap perkembangannya.


Tags Terkait :
Hino Hino Amerika Penghentian Produksi Hino
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Berbagai Truk Ringan Bakal Hadir Di GIICOMVEC 2026

Truk ringan GIICOMVEC 2026 hadirkan Mitsubishi New Canter, Hino Dutro, Isuzu Elf, hingga Fuso e-Canter dan Isuzu Elf EV untuk kebutuhan bisnis. Digelar 8-11 April.

2 bulan yang lalu


Truk
Kini Giliran Hino300 - 136 MDLR Rambah Wilayah Jawa Tengah

Hadir sebagai truk angkut ringan dengan kapasitas muat barang terlapang

6 bulan yang lalu


Truk
Melihat Jajaran Model Baru Hino Yang Dipajang Di Japan Mobility Show

Kehadiran armada baru Hino ini, mempertegas komitmen soal ketangguhan dan ramah lingkungan.

7 bulan yang lalu


Berita
Hino Academy: Dibuka Gelombang Ke-3 Pelatihan Tenaga Terampil Transportasi

Cara daftarnya mudah

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Organda : Dukung B50 Tapi Minta Pasokannya Terjamin

Kelangkaan solar akhir-akhir ini semakin meresahkan para operator.

1 hari yang lalu


Van
Tarif Mikrotrans Diusulkan Rp2.000 dan Transjakarta Rp5.000

Selain untuk menekan subsidi juga sebagai cara menutup celah manipulasi data penumpang.

1 hari yang lalu


Pikap
Gran Max Penopang Penjualan Daihatsu Semester Pertama

Konsisten di segmen pembeli pertama mobil masih menjadi andalan Daihatsu mendulang keuntungan di Indonesia.

1 hari yang lalu


Truk
Truk Trailer Tesla Tabrakan Tak Jauh Dari Gigafactory, Dua Meninggal Dunia

Kecelakaan fatal Tesla Semi terjadi di Nevada dekat Gigafactory dan menewaskan dua orang. Truk diduga ditabrakkan oleh pengemudi yang tertidur serta masih dalam penyelidikan polisi.

1 hari yang lalu

Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

1 hari yang lalu