OTODRIVER – Data Toyota Hilux EV terpantau diwebsite samsat-pkb.jakarta.go.id. Pikap generasi IX ini dicantumkan dengan harga Rp 674 juta. Tentunya harga ini belum termasuk pajak dan lain sebagainya.
Namun Toyota Indonesia belum bersedia membuka pintu informasi mengenai unit pikap setrum ini.
“Kami belum dapat mengonfirmasi maupun memberikan komentar terkait pergerakan produk, waktu peluncuran, maupun rencana produk Toyota di Indonesia. Segala informasi terkait produk Toyota akan kami sampaikan secara resmi melalui kanal komunikasi yang telah ditentukan pada waktu yang tepat,” terang Head of Public Relation, PT Toyota Astra Motor, Philardi Sobari saat dihubungi Otodriver, Jumat (19/06/2026).
Kehadiran pikap legendaris ini secara global sebenarnya sudah diperkenalkan pada akhir 2025 silam dan berbagi platform dengan Hilux generasi IX. Artinya pikap ini menggunakan struktur ladder frame alias menggunakan struktur Innovative International Multy-purpose (IMV) yang sudah jadi sakaguru Hilux sejak generasi VII yang hadir pada 2004 silam.
Untuk versi listrik ini menggunakan kode model XPN225 dan dipasarkan sebagai Hilux BEV di pasar Eropa dan Hilux Travo-e di Thailand. Unit ini menggunakan dua motor listrik yang menjadikannya sebagai sebuah pikap all wheel drive (AWD).
Mengutip data dari Toyota Thailand, motor listrik di depan menghasilkan 111,8 PS (82 kW) dan 205,5 Nm sedang di belakang 175,8 dk (129,3 kW) dan 268,6 Nm.
Sedangkan untuk performa gabungan diklaim di angka 196 PS (144kW). Untuk baterai mobil ini menggunakan tipe lithium ion berkapasitas 59,2 kWh. Tergolong kecil untuk mobil berukuran bongsor dengan dimensi (p x l x t) 5.320mm x 1.855mm x 1.800mm. Sehingga jarak tempuhnya pun tergolong pendek hanya sekitar 240 km (WLTP) atau 315 (NEDC).
Belum ada informasi resmi dari Toyota Indonesia akan rencana kehadiran ataupun pemasaran mobil ini. Namun seorang narasumber Otodriver mengatakan bahwa kemungkinan mobil ini hadir untuk keperluan eksibisi.
“Kemungkinan akan didisplay di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mendatang. Dan besar kemungkinan hanya untuk dipamerkan saja,” ungkap narasumber yang enggan diungkap identitasnya ini. (SS)
