Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Honda Bikin Pikap Tanpa Sopir

Bisa jadi alternatif kendaraan kerja yang multifungsi
Pikap
Sabtu, 29 Oktober 2022 12:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Pabrikan Honda telah menetapkan bahwa tahun 2040 tidak ada lagi mobil baru Honda yang memakai bahan bakar konvensional sekaligus mengadopsi teknologi tercanggih yang ada. Sejurus kemudian di tahun 2018, dilansirlah Honda AWV (Autonomous Work Vehicle), kendaraan kerja yang mumpuni yang dapat digunakan di berbagai lingkungan kerja. Setahun silam, kendaraan masa depan ini menjalani tes penuhnya di Amerika Serikat.

Honda AWV menggunakan serangkaian sensor untuk beroperasi secara mandiri, menggunakan GPS untuk lokasi, radar dan sonar untuk deteksi rintangan dan kamera stereoskopik (3D) untuk pemantauan jarak jauh. Kendaraan juga dapat dioperasikan dengan remote control.

Untuk saat ini pihak Honda mengklaim jangkauannya hanya 28 mil atau sekitar 44,8 kilometer. Waktu isi ulang juga masih terbilang lama yaitu sekitar enam jam dengan menggunakan koneksi rumah tangga biasa. Namun daya angkutnya termasuk lumayan, sekitar 360 kilogram.

Dalam merancang AWV Honda berklaborasi dengan Black & Veatch yang merupakan perusahaan rekayasa teknologi asal Kansas Amerika Serikat. Secara singkat pihak Honda memberikan beragam protokol operasional dan keselamatan dari sebuah kendaraan hasil pengembangan Honda sendiri.

BACA JUGA

Sementara itu pihak Black & Veatch memberikan dukungan rekayasa teknologi mutakhir yang tepat guna dalam beragbai kegiatan kerja yang nantinya akan membantu meningkatkan kemampuan Honda AWV.

Honda AWV ini memang robot namun dimensinya serupa pikap kecil tanpa kabin pengemudi. Panjangnya sekitar 2,9 meter, tinggi 1,4 meter, dan lebarnya 1,2 meter. Bobot kosongnya 721 kilogram. Radius putarnya 3,9 meter.  Meski belum ada rencana rilisnya di pasaran, namun banyak diperkirakan kalau AWV tidak sampai 5 tahun lagi sudah meluncur ke pembeli umum.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #pikap
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

3 jam yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

3 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

6 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu