Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Hilux, Sang Pelopor Pikap Kecil Berpenggerak 4x4

Hilux dapat dikatakan sebagai pikap kecil yang overdosis dalam hal ketangguhan
Pikap
Sabtu, 4 April 2020 14:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Pikap 4x4 sudah ditawarkan sejak oleh Willys sejak tahun 40-an dengan kehadiran Willys Jeep Pick Up. Kemudian kehadiran pikap 4x4 semakin semarak tak hanya pada industri otomotif Amerika Serikat, namun salah satunya Jepang, yang hadir dengan Land Cruiser pikap FJ45 pada awal 60-an dan diikuti oleh Nissan Patrol. Sedangkan di Eropa, muncul Land Rover yang menawarkan versi pikap dalam line upnya dalam dekade yang sama.

Kesemua kendaaan pikap tersebut tergolong memiliki ukuran masiv dan masuk pada kategori kendaraan kelas menengah atau malah fullsize.

Namun pada pada 1979, Toyota memperkenalkan Toyota Hilux generasi III dengan pilihan 4x4. Ternyata langkah ini menjadikannya sebagai pikap kecil pertama yang menggunakan pengerak 4x4.Toyota meracik pikap kecilnya ini dengan membekalinya dengan gardan solid pada bagian depan dan belakang yang dipadu dengan suspensi per daun pada keempat rodanya. 

BACA JUGA

Khusus varian 4x4 hanya ditawarkan dengan mesin berkapasitas di atas 2.000 cc, yakni mesin 2.200 cc sebagai mesin yang digunakan pada masa edar awal. Kemudian diupgrade menjadi 2.400 cc pada 1981.Di beberapa pasar , seperti Jepang dan Australia muncul pilihan mesin diesel 4 silinder berkapasitas 2.200 cc yang tak lain mesin yang sama dengan Toyota Hiace yang dijual di Indonesia pada era itu.

Kehadiran pikap ini ternyata mendapatkan sambutan yang cukup baik terlebih di pasar Australia dan Amerika Serikat. Namun  sangat disayangkan generasi III Hilux tidak pernah mendarat secara resmi di pasar domestik Indonesia.

Kehadiran pikap kecil 4x4 ini kemudian diikuti oleh Chevrolet Luv atau Isuzu Faster  pada 1980 yang sempat dijajakan juga di Indonesia. Selain itu Nissan mengekor setelahnya.


Tags Terkait :
Toyota Hilux 4x4 Minitruck
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
Harga Baru Toyota Hilux Rangga Di Awal 2025, Ternyata Ada Varian Baru!

Ada yang naik, ada juga yang turun harga dibandingkan harga 2024

1 tahun yang lalu


Berita
Hilux Generasi IX Terdaftar Masuk Indonesia. Akankah Diluncurkan Di IIMS 2026?

Hilux Gen IX akan mengusung mesin diesel 2800 cc

3 bulan yang lalu

Berita
Toyota Hilux Terbaru Resmi Meluncur, Spek Mirip Fortuner Tapi Punya Opsi EV

Sama seperti model sebelumnya, pikap legendaris ini masih berdiri di atas platform ladder frame International Multi-purpose Vehicle (IMV).

5 bulan yang lalu


Pikap
Inilah Toyota All-New Hilux Rangga ‘Varian’ RAMO

Dibangun dengan standar kenyamanan sebuah camper van

6 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

5 jam yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

1 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

3 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

3 hari yang lalu