Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Krisis Pengemudi Bus Kompeten, TransJakarta Bikin Sekolah Mengemudi

Lulusannya akan diberi sertifikasi khusus kecakapan mengemudi.
Bus
Jumat, 16 Mei 2025 13:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Mengemudikan kendaraan angkutan penumpang seharusnya berbasis kompetensi. (Foto: Erie W. Adji)


BUS-TRUCK - Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Welfizon Yuza, mengatakan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan sekolah khusus sopir atau pramudi melalui Transjakarta Academy untuk meningkatkan kualitas layanan.

"Pelayanan transportasi ini, kuncinya ada pada sopir. Sekarang seberapa banyak kita memberikan perhatian kepada mereka," kata Welfizon dalam keterangannya di Jakarta pekan ini (15/5). 

Menurut Welfizon, seperti dikutip dari Antara, perusahaan milik Pemprov DKI itu saat ini memiliki lebih dari 12 ribu sopir yang terdiri dari Mikrotrans, Transjakarta, dan bus Non-BRT.

BACA JUGA

Selama ini menurut Welfizon lagi, sekolah untuk menjadi pramudi di Indonesia belum ada, berbeda dengan pilot, masinis, dan nahkoda yang ada lembaga pendidikan khususnya.

Untuk itu, TransJakarta mencoba memberikan pendidikan kepada para pramudi dengan membuka Transjakarta Academy yang pada tahap awal dikhususkan bagi sopir Transjakarta.

Transjakarta Academy akan mulai dalam waktu dekat, karena telah memiliki sertifikat dari Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta.

"Ini jadi rintisan sekolah untuk jadi profesi pramudi. Jadi, orang kalau mau menjadi pramudi itu harus ada jenjangnya," ujarnya.

Diharapkan, para pramudi lulusan lembaga pendidikan bisa meningkatkan kualitasnya sehingga pelayanan kepada para pengguna jasa semakin baik lagi.

Bagi TransJakarta, selama ini mengelola para sopir dilakukan dengan pengawasan, pengenaan sanksi, pelatihan, serta melalui sertifikasi.

"Ke depannya yang kita pikirkan yaitu standar pramudi kita lebih baik. Kita menyediakan sekolahnya," katanya memungkaskan. 

Servis soal keamanan dan kenyaman penumpang seharusnya jadi prioritas di semua moda tarnsprtasi umum (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Kelangkaan pengemudi bus sudah mengkhawatirkan

Soal pelatihan kecakapan khusus untuk mengemudikan kendaraan umum juga pernah disuarakan oleh operator bus AKAP. 

“Hari ini pengemudi (bus, Red) dibentuk oleh ‘alam’, lahir dari pengalaman,” ungkap Kurnia Lesani Adnan, petinggi SAN Transport (18/7).

Ditemui disela-sela perhelatan GIIAS 2024, pria yang akrab dipanggil Sani itu menjelaskan, meskipun pada dasarnya meski sama-sama kendaraan niaga namun untuk mengemudikan bus dengan ‘baik dan benar’ ternyata butuh treatment yang berbeda. 

Dilanjutkan lagi olehnya, bahwa jika melihat dari sisi fisik dan juga keterampilan, saat ini lebih banyak jumlah sopir dibandingkan pengemudi atau pramudi. Lebih ditekankannya di lapangan lebih banyak yang hanya bisa mengemudi.

Salah satu indikasinya, tanpa bermaksud merendahkan, pemahaman seorang sopir menurutnya kerap mudah mengabaikan hal-hal yang penting, misalnya soal kelelahan.

“Nah itu ada kaitannya dengan profesionalisme bagi seorang pengemudi, misalnya, jika kondisi tidak fit maka dirinya tidak akan memaksakan diri atau jika kendaraan tidak siap maka tidak diberangkatkan juga,” jabar Sani.

Baca juga: Transjakarta: Sanksi Tegas Bagi Pramudi Tabrak Kendaraan Lain

Baca juga: Transjakarta Resmi Buka Sekolah Khusus Pramudi Bus

Sani yang juga penggagas terbentuknya IPOMI (Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia) itu kemudian memberikan gambaran bagaimana ‘kelangkaan’ pengemudi dapat diupayakan pemenuhannya. Karena menurutnya, banyak fleet-fleet, perusahaan transportasi yang besar yang bersedia untuk membuat program semacam sertifikasi bagi pengemudi bus yang kurikulum serta metoda pelatihannya memang dibuat serta diajarkan oleh pengajar yang profesional juga.

“Bukan dengan pola sertifikasi yang banyak berjalan selama ini, sertifikasi dilakukan hanya dalam waktu satu hari, itu seperti hanya untuk memenuhi mandatory saja,” keluh  pria yang juga Ketua Bidang Angkutan Orang DPP Organda itu.

Pihak pemerintah juga disebutkan Sani sudah waktunya berperan lebih aktif dalam membantu mencetak tenaga pramudi bus yang profesional seperti yang sudah dilakukan pada pilot ataupun masinis.

“Pengemudi bus yang profesional, contoh sederhana, bisa mengambil keputusan untuk beristirahat jika kondisi tubuhnya sudah kelelahan, menghindari kondisi fatigue,” pungkasnya sembari menyebut bahwa pramudi yang berawal dari mengemudikan truk akan bisa lebih sabar dalam mengemudi. (EW)

Mengemudikan bus listrik butuh kecakapan khusus, terutama soal safety dan emergency (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
Transjakarta Mengemudi
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Bus
Penumpang Transjakarta Jumlahnya Naik Terus

Meskipun di bulan Februari yag lalu kondisinya sempat ada penurunan, kini trennya kembali meningkat.

3 minggu yang lalu


Bus
Transjakarta Menambah 10 Ribu Bus Sampai 2029

Seluruhnya merupakan bus bertenaga listrik.

2 bulan yang lalu

Bus
Daerah Satelit Jakarta Kesulitan Anggaran Untuk Bus Transjabodetabek

Pemerintah daerah penyangga Jakarta diharap lebih kreatif dalam menangani moda transportasi komuter.

3 bulan yang lalu


Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

3 bulan yang lalu


Bus
Anggaran DKI Dipangkas, Tarif Transjakarta Akan Naik?

Pendapatan tahun 2024 naik signifikan

6 bulan yang lalu


Bus
Catat, Tanggal 17 Dan 19 September Tarif Rp1 Transjakarta

Proses pembayaran tarif tidak berubah dibandingkan hari lainya

7 bulan yang lalu


Bus
Kondisi Makin Kondusif, Transjakarta Sudah Beroperasi Normal

Fasilitas umum yang rusak dijanjikan akan selesai diperbaiki dalam seminggu ke depan.

7 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Mitsubishi Fuso Akhirnya Rambah Wilayah Kolaka

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors resmikan Fuso Service Center Kolaka pertama di Sulawesi Tenggara, dukung zero downtime armada pertambangan nikel dan perkebunan sawit.

1 hari yang lalu

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu