Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Kelangkaan Pengemudi Bus Sudah Di Tahap ‘Meresahkan’

Baik untuk segmen bus kota, AKDP, maupun AKAP
Bus
Selasa, 30 Juli 2024 17:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


BACA JUGA

Beberapa waktu yang lalu, Yustinus Soeroso yang juga pendiri Rosalia Indah mengemukakan bahwa saat ini mencari tenaga pramudi bus yang cakap sudah dalam kondisi sulit.

Sebab, untuk pada dasarnya meski sama-sama kendaraan niaga namun untuk mengemudikan bus dengan ‘baik dan benar’ ternyata butuh treatment yang berbeda. “Hari ini pengemudi (bus, Red) dibentuk oleh ‘alam’, lahir dari pengalaman,” ungkap Kurnia Lesani Adnan, petinggi SAN Transport (18/7).

Dilanjutkan lagi olehnya, bahwa jika melihat dari sisi fisik dan juga keterampilan, saat ini lebih banyak jumlah sopir dibandingkan pengemudi atau pramudi.

Lebih spesifik lagi, tanpa bermaksud merendahkan, pemahaman seorang sopir acap disebut mudah mengabaikan hal-hal yang penting, misalnya soal kelelahan.

“Nah itu ada kaitannya dengan profesionalisme bagi seorang pengemudi, misalnya, jika kondisi tidak fit maka dirinya tidak akan memaksakan diri atau jika kendaraan tidak siap maka tidak diberangkatkan juga,” jabar Sani di sela-sela perhelatan GIIAS 2024 beberapa waktu lalu.

Pemerintah perlu ambil peran lebih besar dalam mencetak pengemudi bus yang profesional

Sani kemudian memberikan gambaran bagaimana ‘kelangkaan’ pengemudi dapat diupayakan pemenuhannya. Karena menurutnya, banyak fleet-fleet, perusahaan transportasi yang besar yang bersedia untuk membuat program semacam sertifikasi bagi pengemudi bus yang kurikulum serta metoda pelatihannya memang dibuat serta diajarkan oleh pengajar yang profesional juga.

“Bukan dengan pola sertifikasi yang banyak berjalan selama ini, sertifikasi dilakukan hanya dalam waktu satu hari, itu seperti hanya untuk memenuhi mandatory saja,” keluh  pria yang juga Ketua Bidang Angkutan Orang DPP Organda itu.

Pihak pemerintah juga disebutkan Sani sudah waktunya berperan lebih aktif dalam membantu mencetak tenaga pramudi bus yang profesional seperti yang sudah dilakukan pada pilot ataupun masinis.

“Pengemudi bus yang profesional, contoh sederhana, bisa mengambil keputusan untuk beristirahat jika kondisi tubuhnya sudah kelelahan, menghindari kondisi fatigue,” pungkasnya sembari menyebut bahwa pramudi yang berawal dari mengemudikan truk akan bisa lebih sabar dalam mengemudi.

Baca juga: GIIAS 2024: Hino Rilis Sekolah Mengemudi

Baca juga: GIIAS 2024: UD Trucks Peduli Safety Konstruksi Karoseri

Kecelakaan bus Pariwisata di Subang beberapa waktu lalu salah satu penyebabnya karena pramudi tetap menjalankan bus yang tidak lain jalan


Tags Terkait :
Bus Truk Buskota Akdp Akap Profesional Safety Dishub Kemenhub Langka
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

3 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu


Truk
Iveco Kini Dimiliki Oleh Tata Motors

Pabrikan Italia itu perlu sokongan investasi baru untuk bertahan dan berkembang dan pabrikan India itu butuh penguasaan teknologi yang lebih mutakhir

1 hari yang lalu


Bus
Hyundai Sediakan Bus Listrik Untuk Kelas Berjalan Buat Siswa SMP

Merupakan bagian dari kegiatan global dalam hal pembelajaran soal teknologi termutakhir.

1 hari yang lalu