Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

GIIAS 2024: Adu Cantik “Queen of The Roads”

“Bintang” yang sebenarnya dari tiga kampiun karoseri
Bus
Senin, 15 Juli 2024 17:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Jika di dunia aviasi ada Boeing 747 yang punya julukan “Queen of The Skies” maka untuk jagad bus di Indonesia tidaklah berlebihan jika disebut bahwa bus dengan bodi model Double Decker merupakan “Queen of The Roads”.

Karena model bodi bus yang satu ini akhirnya bisa membuktikan mampu menyediakan daya angkut penumpang paling maksimal saat ini. Jika diposisikan dengan layanan kabin eksekutif saja bisa mengangkut sampai 40-60 penumpang. Dua kali lipat dibandingkan bodi ‘single deck’.

Belum lagi dengan impresi bepergian yang sarat unsur prestis dari penumpangnya sendiri.   

BACA JUGA

Tak heran kalau semakin banyak operator bus yang meminang model bodi Double Decker di jajaran armada mereka.

Berdasarkan regulasi yang berlaku di Indonesia, sebuah bus double decker ketinggiannya tidak boleh lebih dari 4,2 meter, kemudian panjangnya juga tidak bisa lebih dari angka 13,5 meter, dan angka 2,5 meter harus dipatuhi.

Double Decker Jetbus 5 ada ubahan 'sedikit' di bagian depan dan belakang

Versi Double Decker dari Laksana lebih banyak ubahannya?

Pada dekade ’80-an sebenarnya bus double decker atau bus tingkat sudah masuk Indonesia. Waktu itu masih dipakai untuk rute bus kota saja, seperti yang pernah ada di kota Jakarta maupun Surabaya. Bus dengan spesifikasi CBU bermerek Volvo dan Leyland merupakan dua nama yang produknya jadi pilihan untuk bus tingkat.

Secara teknis, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa jadi nilai pemikat dari bus tingkat ini. Sebut saja; saat dioperasionalkan akan menghemat pemakaian jalan karena daya tampungnya yang maksimal serta bagi penumpang pada dek atas bisa mendapatkan pemandangan yang lebih leluasa.  

Memang dalam operasionalnya ada beberapa ‘protokol’ yang perlu jadi perhatian pengemudi. Karena laju maupun manuver bus tidak sefleksibel bud dek tunggal. Sehingga medan jalan berliku jadi kurang tepat buat dilintasi bus tingkat ini.

Selain itu, tentu saja kecepatan yang terkendali menjadi perhatian para pengemudi agar penumpang di dek atas tidak terganggu kenyamanannya.

Mengingat bus double decker merupakan “top of the line” dari sebuah perusahaan karoseri maka komponen yang diadopsi juga ikut menyesuaikan. Misalnya untuk pembiayaan pembelian sasis, harga yang harus ditebus mulai Rp1,6 miliar sampai Rp2 miliar tergantung merek dan variannya. Sementara untuk bodi sendiri, menurut Indraningsih selaku GM Sales Laksana yang ditemui di sela ajang GIIAS 2023 menyebut ada di kisaran harga Rp 900 jutaan.

Nah, saat GIIAS 2024 (18-28/7) ini masih tiga kampiun karoseri seperti Laksana, Adiputro, dan Tentrem yang memajang desain Double Decker. Secara umum memang unit yang akan dipajang itu merupakan versi ‘facelift’.

Namun tetap saja para ‘Ratu Jalanan’ itu tetap akan menjadi daya tarik kuat menyambangi Hall 1 di arena GIIAS 2024.

Baca juga: Ternyata Ini Maunya Penumpang Bus Double Decker…

Baca juga: Begini Cara Desain Bus Double Decker

Sebagian dari detail facelift pada model Double Decker dari Adiputro


Tags Terkait :
Doubledecker Giias 2024 Juli Akap Karoseri Adiputro Tentrem Laksana Indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
GIIAS 2024: Adu Cantik “Queen of The Roads”

“Bintang” yang sebenarnya dari tiga kampiun karoseri

2 tahun yang lalu


Bus
Inilah Jumlah Bus Bulan Juli 2024

Segmentasi calon penumpang juga semakin bervariasi

2 tahun yang lalu


Bus
Trio Raksasa Karoseri ‘Siap Tempur’ Di GIIAS 2024

Mayoritas versi ‘facelift’ dari GIIAS 2023

2 tahun yang lalu


Bus
Karoseri Laksana Boyong Empat ‘Bintang’ Full Detail Terbaru, Ini Bocorannya

Sekilas tampilannya mirip dari model saat GIIAS 2024 tapi tampil beda jika didekati. Tapi ada beberapa perbedaan.

1 tahun yang lalu

Bus
Nah, Inilah Bodi Baru Laksana Di GIIAS 2023

Hanya ‘Minor Change’?

3 tahun yang lalu


Bus
Karoseri Tentrem Siap Pamerkan Bus Mewah Double Decker Pertama Buatannya di GIIAS 2019

Di pameran ini Tentrem akan memamerkan secara perdana alias premier bus double decker pertama buatannya.

7 tahun yang lalu


Bus
GIIAS 2024: Adiputro Boyong Jetbus 5 ‘Facelift”

Ada sembilan ‘bintang panggung’

2 tahun yang lalu


Bus
Kisi-Kisi Disebar, Laksana Tutup Rapat Info Bus Barunya di GIIAS 2023

Ubahan revolusioner bodi bus baru Laksana

3 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

47 menit yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

1 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

4 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu