Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Bus Mesin Depan VS Mesin Belakang

Harus disesuaikan peruntukannya
Bus
Senin, 27 Maret 2023 11:40 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Melihat bus-bus ukuran besar yang banyak beredar di jalanan Indonesia sebenarnya sudah jarang melihat yang punya spesifikasi mesin di kompartemen depan. Umumnya pemilik bus sudah memilih yang spesifikasi posisi mesinnya di belakang.

Lalu bagaimana menelaah secara mudah, sekaligus memilih posisi mesin bus, berdasarkan kondisi teknisnya. Berikut tutorial dari National Bus Sales, situs penyedia jasa bus di Amerika Serikat. Namun sebelumya peru dicatat bahwa mesin bus sesungguhnya punya bobot yang berat, posisinya akan sangat berpengaruh pada cara mengemudikannya serta kemudahan atas aksesbilitas penumpang.

Bus Mesin Depan

BACA JUGA

Bagi pengemudi mereka dapat mendengarkan masalah pada mesin lebih cepat. Namun posisi roda depan akan berbagi dengan lokasi mesin, sangat berpotensi memperbesar radius putar. Hanya saja, kelemahan latennya, terkadang panas dari mesin memancar dari mesin ke dalam kabin. Selain itu, posisi setir akan lebih horisontal, bisa menyulitkan gerak tangan pengemudi dalam mengendalikan arah laju bus.

Mesin depan lebih cocok buat jarak pendek dan menengah?

Bus Mesin Belakang,

Aksebilitas bagi penumpang lebih baik, kabin akan lebih jauh lebih senyap dibandingkan mesin depan, secara dimensi akan lebih panjang, mesin yang lebih bertenaga, kaca depan akab lebih lebar membuat visibiltas pengemudi lebih baik. Sementara itu, karena posisi mesin di belakang maka akses saat melakukan perawatan maupun perbaikan akan lebih mudah.

Karena jarak sumbu roda yang lebih panjang akan membuat pengemudi bisa bermanuver ebih baik. Namun karena itu pula jarak sumbu roda jadi lebih panjang, punya potensi kurang lincah bermanuver.

Bus mesin belakang lebih nyaman buat penumpang tapi mudah oleng?


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #jumat #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu


Truk
Auto2000 Ubah Toyota Dyna Jadi Klinik Berjalan

Auto2000 ubah Toyota Dyna jadi klinik berjalan MOKES2000 untuk layanan kesehatan dasar dan edukasi medis di wilayah terpencil. Program CSR target 14 kegiatan 2026.

6 hari yang lalu