Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Ini Tarif Pasca Lebaran Rute Bengkulu Ke Jawa Dari PO SAN

PO SAN yang menghadirkan berbagai rute di Jawa dan Sumatra. Ada tiga kelas berbeda yang ditawarkan, yakni Bisnis AC, VIP dan AC Eksekutif.
Bus
Kamis, 20 Mei 2021 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Perusahaan otobus (PO) Siliwangi Antar Nusa (SAN) asal Bengkulu mengumumkan harga tiket pasca libur Lebaran 2021. Ongkos tersebut berlaku mulai 18-31 Mei, atau selepas pelarangan arus mudik dan balik.

PO SAN yang menghadirkan berbagai rute di Jawa dan Sumatra. Ada tiga kelas berbeda yang ditawarkan, yakni Bisnis AC, VIP dan AC Eksekutif. Perbedaan keduanya ada di jumlah penumpang dan fasilitasnya.

Seperti jumlah penumpang kelas Bisnis AC yang lebih banyak dengan seat rapat dan tanpa leg rest. Sehingga harga tiketnya pun lebih murah.

Untuk rute dari Bengkulu tersedia kelas eksekutif jurusan Pekanbaru, Riau seharga Rp 320 ribu. Serta Muaro Bungo, Dharmasraya, Padang dan Bukittinggi seharga Rp 300 ribu.

BACA JUGA

Tujuan Pulau Jawa, terdapat rute Bengkulu ke Bandung via Lubuk Linggau atau Krui (lintas barat) yang ongkosnya Rp 625 ribu. Tarif yang sama berlaku untuk trayek Bengkulu-Solo kelas Bisnis AC. Sedangkan kelas eksekutif tarifnya Rp 770 ribu.

Kemudian untuk jurusan dari Solo, Jawa Tengah ke Sumatra ada beberapa rute. Seperti Solo-Pekanbaru via Selatan tiketnya Rp 790 ribu di kelas eksekutif. Lalu kelas VIP via Pantura dengan bus tronton ongkosnya Rp 690 ribu. Untuk bus AC Bisnis ada trayek Siak-Solo dengan tarif Rp 590 ribu.

Di luar rute tersebut, masih ada jurusan Jakarta dan Jogjakarta dan Tasikmalaya dari Lampung, Sumsel, Riau dan Bengkulu. Ongkosnya bervariasi mulai Rp 420-740 ribu selama high season ini. Tiket bisa dibeli dan informasi detail tarif melalui agen resmi SAN dengan mengecek via www.po-san.co.id.


Tags Terkait :
PO SAN Bus Bengkulu Bus Tronton Mercedes-Benz OC500RF 2542 Tarif Lebaran PO SAN
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Ini Tarif Pasca Lebaran Rute Bengkulu Ke Jawa Dari PO SAN

PO SAN yang menghadirkan berbagai rute di Jawa dan Sumatra. Ada tiga kelas berbeda yang ditawarkan, yakni Bisnis AC, VIP dan AC Eksekutif.

5 tahun yang lalu


Bus
Bus Tronton SAN Sambangi 25 PO Di Sumatra, Ada Yang Dari Zaman Belanda

Menariknya di Sumatera Barat, bus ini akan menyambangi perusahaan otobus yang sudah sangat tua, yakni NPM. Di mana surat izinnya diterbitkan oleh Belanda sekitar tahun 1930-an.

5 tahun yang lalu


Bus
Bus Tronton PO SAN Ini Siap Keliling Sumatra, Ada Misi Apa?

Bukan trayek Jakarta-Bengkulu seperti biasanya. Namun bus ini akan berkeliling Sumatra.

5 tahun yang lalu


Bus
Persaingan Bodi Bus Baru Di GIICOMVEC 2020 Makin Seru

Karoseri Tentrem dan Adi Putro asal Malang serta Laksana dari Ungaran bersiap mengikuti ajang GIICOMVEC 2020 pekan ini. Masing-masing menyiapkan senjata andalannya.

6 tahun yang lalu


Terkini

Van
Peugeot Partner Sudah Berusia Edar 30 Tahun, Sempat Mengaspal di Indonesia

Model yang kini dipasarkan adalah generasi ketiga.

8 jam yang lalu

Bus
Transjakarta Akan Operasikan 10.000 Bus Listrik Sampai 2030

Penghematan anggaran untuk pembelian BBM juga bisa dikurangi secara signifikan.

1 hari yang lalu

Truk
IEE Series 2026: Hadir Lagi Barisan Kendaraan Berat Berteknologi Mutakhir

Sebuah pengalaman unik menyimak dari dekat kendaraan yang tak lazim ditemui di area Mining Indonesia.

1 hari yang lalu


Truk
Hino 500 FM 280 JD 6x4 Fire Truck, Sasis Tangguh untuk Kendaraan Pemadam Kebakaran

Bukti sasis truk Hino bisa fleksibel untuk dibangunkan bodi yang beragam sesuai kebutuhan

1 hari yang lalu


Van
Meski Tanpa Insentif, Farizon Bertekad Konsisten Rakit Produknya di Indonesia

Segmen kendaraan niaga tenaga listrik di Indonesia punya potensi pasar yang besar

1 hari yang lalu