Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Sekilas Sejarah Air Suspension, Jaminan Kenyamanan Bus Saat Ini

Mulanya, air suspension hanya dipakai untuk mengatur ketinggian kendaraan, belakangan suspensi udara ini mampu memberkan kenyamanan lebih baik.
Bus
Sabtu, 18 Januari 2020 09:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Suspensi Udara atau air suspension semakin dikenal luas di tanah air terutama oleh pengusaha otobus di Indonesia.  Apalagi setelah kemunculan sasis premium seperti Mercedes-Benz OH 1626, OH 1830 hingga Hino RN, semakin banyak yang mengenal suspensi udara ini.

Hal signifikan yang disodorkan oleh air suspension adalah kenyamanan yang lebih prima dibanding dengan suspensi per daun yang lebih dulu dikenal. Hasilnya, bus dengan air suspension kenyamanan yang didapatkan memang jempolan.

Sesuai dengan namanya, sistem ini menggunakan tekanan udara yang ditampung pada sebuah balon karet untuk meredam getaran. Balon karet inilah yang menggantikan per daun atau per keong untuk menopang kendaraan konvensional.

BACA JUGA

Bahkan selain itu suspensi udara  punya sisi positif lainnya. Seperti dilansir drivingtest.co.nz, disebutkan beberapa keunggulan lain, yakni lebih senyap, bahkan nyaris tidak ada suara karena gesekan material saat suspensi berkerja, menyuguhkan efesiensi bahan bakar yang baik salah satunya karena perangkat suspensinya lebih ringan. Namun ada juga kekurangannya seperti biaya perawatan yang lebih tinggi karena tidak seawet sistem konvensional.

Sebenarnya teknologi suspensi udara sudah dikenal sejak lama. Pertama kali dipatenkan oleh Willian W Humphreys pada 1901. Inventor asal Amerika Serikat ini memegang hak paten pertama berkenaan dengan suspensi udara pada kendaraan. Sistem ini kemudian disempurnakan oleh George Messier asal Prancis pada 1920.

Pihak militer Amerika Serikat dikenal sebagai pengguna pertamanya, tepatnya pada Perang Dunia II. Saat itu digunakan pada truk besar ataupun pesawat terbang. Dahulu, tujuan utamanya supaya bisa melakukan penyetelan tinggi rendah suspensi yang berguna bongkar muat dalam pemindahan logistik dan pasukan. Air suspension lebih ringkas, ringan dan mampu disetel sesuai dengan kebutuhan kapasitas muat saat itu.

Cadillac Eldorado Brougham, pelopor suspensi udara untuk kenyamanan

Pengunaan untuk kenyamanan baru dikembangkan setelah perang berakhir.  Salah satunya adalah Cadillac yang mulai memperkenalkannya pada tipe Eldorado Brougham tahun 1957, yang dikenal sebagai kendaraan pertama non-militer yang murni menggunakan suspensi udara.

Dari sedan yang dibandrol lebih mahal dari Rolls Royce saat itu, suspensi udara berevolusi sebagai salah satu perangkat kenyamanan salah satunya untuk bus.


Tags Terkait :
Suspensi Udara Bus Kenyamanan
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Cititrans Tampil ‘Kalem’ Sambil Terus Tambah Armada

Termasuk operator yang konsisten dengan standar pelayanan tinggi untuk bus AKAP dalam hal kondisi armada dan hospitality

4 bulan yang lalu


Bus
Negara Di Afrika Sudah Dipadati Bus Asal Tiongkok, Yutong Salah Satu Yang Terkuat

Yutong memiliki banyak keunggulan untuk bersaing di benua afrika.

1 tahun yang lalu


Bus
MTrans Rilis 26 Unit Baru Mercedes-Benz

Andalkan OH 1626 L bertransmisi manual

1 tahun yang lalu


Truk
Karena Regulasi, Volvo FM Electric Batal Pakai Dua Fitur Ini...

Volvo FM Electric hadir di Indonesia dengan sejumlah fitur yang terbilang canggih. Bahkan dapat disejajarkan dengan fitur-fitur yang tertanam pada kendaraan penumpang kelas mewah.

1 tahun yang lalu


Berita
Bus Hino Merambah Kalimantan Selatan

Jagokan seri RM 280 ABS

1 tahun yang lalu


Berita
Damri: Rilis Armada Premium Tujuan Lampung

Pemberangkatan dari Jakarta dan Bandung

2 tahun yang lalu


Pikap
Begini Seharusnya Single Cab Didandani

Siap turun SEMA 2023

2 tahun yang lalu


Bus
Grand Captain, Model Baru Tentrem Untuk GIIAS 2023 Ternyata Ada Dua

Grand Captain Tentrem siap mempesona

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu


Truk
Auto2000 Ubah Toyota Dyna Jadi Klinik Berjalan

Auto2000 ubah Toyota Dyna jadi klinik berjalan MOKES2000 untuk layanan kesehatan dasar dan edukasi medis di wilayah terpencil. Program CSR target 14 kegiatan 2026.

6 hari yang lalu