Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

PO Bus AKAP Ganti Mesin Besar, Karena Mesin Kecil Kerap Jebol Di Tol

"Bus digeber terus di jalan yang panjang, akhirnya di tengah jalan jebol," ujar ketua umum IPOMI, Kurnia Lesani Adnan. Dengan sasis bus berkapasitas besar, diharapkan tak terulang kejadian tersebut.
Bus
Jumat, 10 Januari 2020 15:50 WIB
Penulis : ZCH1708


Membaiknya infrastruktur jalan tol di Jawa dan sebagian Sumatra, dinilai sebagai nilai plus untuk mendongkrak daya saing layanan perusahaan otobus kepada konsumen. Banyak Perusahaan Otobus (PO) berlomba mempersingkat waktu tempuh perjalanan dengan pilihan armada yang lebih bertenaga dengan beralih menggunakan sasis bus bermesin besar dengan kapasitas di atas 7.000 cc.

Sasis bus bermesin 11.000 cc dengan tenaga mesin 360 daya kuda (dk) ke atas, yang belakangan diminati pengusaha adalah Scania K360 IB (4x2), Scania K410IB (6x2), Mercedes-Benz OC 500 RF 2542 (6x2), serta Volvo B11R bertenaga 430 dk (6x2). Bus-bus semacam ini dianggap memenuhi kebutuhan operasi armada dengan endurance panjang dan melintasi jalan tol terus menerus.

"Maaf, tidak bisa saya sebut nama PO-nya. Ada beberapa PO yang telah mengalaminya. Bus digeber terus menerus dalam perjalanan panjang. Akhirnya di tengah jalan jebol (karena menggunakan mesin bus berkapasitas lebih kecil)," ungkap Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan, saat dihubungi Rabu (8/1/2020).

Menurut pria yang juga direktur utama PO Siliwilangi Antar Nusa (SAN) ini, memangkas waktu tempuh perjalanan merupakan keharusan. Hal itu, lanjut dia, merupakan tuntutan konsumen dan kondisi persaingan. "Dengan tersambungnya jalan tol di Jawa, banyak orang berminat untuk melakukan perjalanan untuk berbagai keperluan. Mobilitas masyarakat semakin tinggi, oleh karena itu bus-bus juga harus menangkap tren ini," ungkapnya.

BACA JUGA

"Layanan harus diperbaiki, selain bus yang nyaman juga waktu tempuh harus lebih cepat. Ini tuntutan keadaan. Kalau tidak, bus akan ditinggalkan masyarakat," terang pria yang akrab disapa Sani itu.

Pernyataan senada diungkapkan Direktur Utama PO Gunung Harta, I Gede Yoyok Santoso. Dia menyebut, dibanding moda transportasi lain, seperti kereta api dan pesawat terbang, bus sejatinya sudah memiliki daya saing yang sifatnya fleksibel dalam hal pengantaran penumpang ke tempat tujuan.

"Bus itu fleksibel. Sifat layanannya point to point, yaitu dari satu tempat ke tempat lain, yang merupakan tempat atau kota tujuan penumpang. Atau minimal mendekati kota tujuan akhir penumpang. Kalau moda lain kan enggak (pesawat hanya sampai di Bandara, dan kereta berhenti di stasiun). Sehingga butuh lagi waktu perjalanan dan ongkos yang lumayan," ungkap Yoyok, saat dihubungi, Rabu (8/1/2020).

Namun, keunggulan ini saja belum cukup. Sebab, kesibukan masyarakat saat ini juga meningkat. Bukan hanya soal gaya hidup, namun juga tuntutan ekonomi atau pekerjaan. Waktu sangat diperhitungkan. Karena itu, waktu perjalanan dalam berpergian sangat menentukan. "Di sinilah, pentingnya bagi PO memilih sasis bus dengan mesin-mesin yang sanggup menopang perjalanan terus menerus di rute panjang, tanpa berhenti dan sekaligus cepat," terang Yoyok.


Tags Terkait :
Bus Malam AKAP Scania Volvo Mercedes-Benz
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
PO Bus AKAP Ganti Mesin Besar, Karena Mesin Kecil Kerap Jebol Di Tol

"Bus digeber terus di jalan yang panjang, akhirnya di tengah jalan jebol," ujar ketua umum IPOMI, Kurnia Lesani Adnan. Dengan sasis bus berkapasitas besar, diharapkan tak terulang kejadian tersebut.

6 tahun yang lalu


Bus
Alasan Adi Putro Membuat Kargo Besar Di Bawah Dek

Karoseri Adi Putro kerap menjadi trend setter karoseri bus. Seperti pada Jetbus yang memanfaatkan ruang di bawah dek menjadi kargo yang besar.

6 tahun yang lalu

Bus
Adiputro Rilis Bodi ‘Hybrid’ Bernama S-UHD

Pesanan SGN Holiday asal Sragen, Jawa Tengah

1 tahun yang lalu


Bus
Jenis Bodi Bus Di Indonesia Versi Adi Putro

Secara prinsip perbedaan antar varian berdasarkan ketinggian bodi

2 tahun yang lalu


Terkini


Bus
Akan Dibangun Dua Terminal Baru Bus AKAP Di Jakarta Selatan

Untuk lebih memudahkan calon penumpang mengakses transportasi massal antar daerah.

1 hari yang lalu

Bus
Tarif Rp1 Transjakarta Untuk Memperingati Ulang Tahun Jakarta

Pemprov DKI Jakarta terapkan tarif Rp1 Transjakarta ulang tahun Jakarta ke-499 pada 22 Juni untuk layanan Transjakarta, MRT, dan LRT guna mendorong kunjungan wisata.

1 hari yang lalu


Pikap
Ladder Frame EREV, Konsep Hybrid Yang Mulai Banyak Dilirik

Ladder frame EREV untuk pikap mulai dilirik pabrikan otomotif. Konsep ini dipilih karena ketahanan struktural dan kemampuan off-road yang lebih baik, seperti pada BYD Shark, Ram 1500, dan Ford F-150.

1 hari yang lalu

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

1 hari yang lalu

Bus
Tarif Transjabodetabek Akan Naik Signifikan

Akan diawali tarif baru untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

1 hari yang lalu