Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Layanan Bus Sinar Jaya Rute Slawi-Jakarta, Ternyata Kini Berbeda

Ada sederet perbedaan dari bus dengan rute sama yang sempat kami jajal di bulan Januari lalu. Apa saja bedanya?
Bus
Kamis, 26 November 2020 12:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


BACA JUGA

Peremajaan armada kerap dilakukan perusahaan otobus untuk menarik pelanggannya. Termasuk PO Sinar Jaya rute Slawi-Kampung Rambutan yang sempat kami jajal pekan lalu.

Ternyata ada sederet perbedaan dari bus dengan rute sama yang sempat kami jajal di bulan Januari lalu. Apa saja bedanya?

Perrtama jelas dari sisi armada, bus yang kami gunakan merupakan Sinar Jaya berkode 50S dengan balutan bodi Legacy SR-2 HD Prime versi terbaru garapan karoseri Laksana. Desainnya terlihat gagah dan modern berkat penggunaan double glass di depan.

Bus tersebut menggantikan armada yang di bulan Januari sempat kami coba, Sinar Jaya berkode 73RA. Bus sebelumnya memakai bodi Legacy SR-1 generasi pertama.

Meski begitu sasisnya sama-sama Hino RK260 dengan suspensi per daun. Sehingga secara kenyamanan, sebetulnya tetap sama. Apalagi saat masuk ke dalam, seat buatan Toyota Boshoku Indonesia (TBIna) dengan bahan fabric berkelir coklat tetap dipertahankan.

Ini seolah jadi ciri khas Sinar Jaya. Baik bus AKAP, pariwisata hingga antarmoda bandara juga memakai jok ini. Meski dari karoseri mana pun, seperti Laksana, Tentrem atau Adi Putro.

Untungnya pendaran lampu Lega Light di dalam kabin terasa lebih terang, membuat pandangan lebih nyaman ketimbang lampu 'remang-remang' seperti pendahulunya.

Perbedaan selanjutnya terdapat di tarifnya. Jika sebelumnya untuk bus kelas Bisnis AC (Eksekutif non-toilet) ini dikenakan biaya Rp 80 ribu, maka kini tiketnya Rp 100 ribu. Naik Rp 20 ribu dari sebelum pandemi corona.

Pun demikian dengan kebijakannya. Di mana sebelum perjalanan, pihak Sinar Jaya mengumumkan untuk mewajibkan semua penumpang memakai masker selama perjalanan.

Selain itu, diumumkan juga rute yang ditempuh dan titik pemberhentiannya. Karena penumpang tidak diperkenankan untuk berhenti di tengah perjalanan. Kabarnya ini untuk mencegah maraknya aksi copet di bus tersebut. Hal ini tak ada di perjalanan sebelumnya.

Hal lain yang jadi pembeda dari perjalanan Sinar Jaya ini adalah rutenya. Ini karena bus 50S memiliki titik transit di pool Cibitung untuk menurunkan penumpang.

Sehingga titik pemberhentian dari Slawi ke Terminal Kampung Rambutan bertambah. Dari sebelumnya hanya di pool Klampok dan RM Taman Selera, kini juga mampir ke Cibitung. Penambahan titik transit ini menambah waktu perjalanan sekitar 30 menit.


Tags Terkait :
PO Sinar Jaya Bus Sinar Jaya Layanan Bus Sinar Jaya
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Serba Beda Di Bus Baru PO Sinar Jaya, Seperti Apa?

Ada yang berbeda di bus terbaru ini. Paling jelas bodi bus mengandalkan tipe Jetbus 3+ Dream Coach dari karoseri Adi Putro. Bukan lagi Suites Class dari karoseri Laksana.

5 tahun yang lalu


Berita
Sleeper Bus, Diakui Kenyamanannya Tapi Diragukan Keamanannya

Menjadi alternatif perjalanan satu malam yang mengutamakan kenyamanan bagi penumpang, ternyata tak serta merta membuat sleeper bus 100 persen aman. Banyak juga kisah pilu dari 'hotel berjalan' ini.

6 tahun yang lalu


Bus
Organda: Transportasi Umum Indonesia Darurat BBM

Terkendala soal barcode sampai tersendatnya pasokan solar menjadi masalah yang tak terpecahkan hingga sekarang.

4 bulan yang lalu


Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

4 bulan yang lalu


Bus
Punya Ekosistem Sendiri, Tiket Bus Sinar Jaya Jadi Murah

Tiket bus Sinar Jaya murah karena ekosistem sendiri yang mencakup pasokan suku cadang dan sasis dari anak usaha.

4 bulan yang lalu


Bus
Kata Pakar, Masih Banyak Pengemudi Bus Di Indonesia Yang Tidak Punya Skill Memadai

Bercampur dengan kemacetan lalu lintas serta kondisi armada yang tak selalu prima menjadi faktor banyaknya kecelakaan bus.

10 bulan yang lalu


Bus
Wah, Sinar Jaya Makin Kuasai Rute Utama Wilayah Jawa Timur

Rute Yogyakarta, Madura, Bandung, dan Bali juga segera didominasi

1 tahun yang lalu


Bus
Ini Daftar Operator Bus Dan Truk “Teraman” 2024 Versi Kemenhub

Termasuk pramudi terbaik tingkat nasional

1 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

4 jam yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

4 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

7 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu