Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Bodi Bus PO SAN, Ternyata Bukan Jetbus 3+ Biasa

Adanya penyesuaian pada titik-titik rangka bodi tersebut. Ini terkait jalur Sumatra yang dilalui bus SAN di mana belum semuanya tol. Sehingga ada perbedaan dengan bodi bus di Jawa.
Bus
Rabu, 25 Maret 2020 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Sepintas, tak ada yang berbeda dengan bus milik PO SAN (Siliwangi Antar Nusa) berbodi Jetbus 3+ SHD dari karoseri Adi Putro ini. Tapi secara detail ternyata ada perubahan yang dilakukan untuk bus Scania K410IB ini.

Yaitu adanya penyesuaian pada titik-titik rangka bodi tersebut. Ini terkait jalur Sumatra yang dilalui bus SAN di mana belum semuanya tol. Sehingga ada perbedaan dengan bodi bus Adi Putro sebelumnya.

"Trek kami hilly (berbukit) dan sempit. Sehingga twisting di bodi sangat berpengaruh. Dengan itu, kami melakukan penyesuaian titik di rangka. Dengan harapan, semuanya bisa menambah daya tahan bodi lebih lama," urai Kurnia Lesani Adnan, Direktur Utama PT SAN Putra Sejahtera, selaku pemilik PO SAN.

Twisting pada bodi menurutnya membuat efek pada bus bisa merembet kemana-mana. Seperti kebocoran, plat sobek hingga retak. "Itu membutuhkan maintenace cost dan waktu perawatan yang lama," katanya.

BACA JUGA

Dengan pengalaman memiliki berbagai tipe bodi, maka di versi Jetbus 3+ SHD ini ada beberapa titik yang dianggap krusial turut diubah oleh SAN dan Adi Putro. Menariknya, tak hanya awet di jalur Sumatra, karena pihak SAN yang melayani jalur di Jawa juga mengatakan jika bodi ini juga didesain untuk awet saat melaju di tol.

"Memang lewat tol lebih nyaman dan cepat tapi ada satu hal jahat di tol yang nggak disadari, vibrasi yang konstan. Karena rambatan vibrasi berpengaruh di kenyamanan, itu yang kita redam. Handling lebih nyaman, beban distribusi getaran lebih rata. Kita evaluasi titik krusial. Disitu kita lakukan diskusi dengan Adi Putro," jelas Kurnia.

Untuk perubahan struktur bodi ini, pihak Adi Putro menyatakan tak ada ubahan harga dan waktu pengerjaan. "Perubahan pasti ada, tapi dari waktu pengerjaan dan bahan baku tidak ada yang berbeda. Berat dan harga jualnya sama semua," timpal David Jethrokusumo, Direktur Utama PT Adiputro Wirasejati (Karoseri Adi Putro).

Ini karena dalam pengerjaannya, bus ini tidak menambah material, hanya koreksi konstruksi yang dimodifikasi. "Tidak menambah bahan, atau ekstra effort," pungkas David.


Tags Terkait :
Adi Putro Jetbus 3 PO SAN
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Genesia, Salah Satu Pelopor Desain Bodi High Deck

Terobosan revolusioner yang menambah daya angkut bus

2 tahun yang lalu

Berita
Penasaran Dengan Bus Langka Mercedes-Benz OH 1725 L? Bisa Naik Rute Ini

Ditengarai, sasis tersebut hanya hadir dua unit saja di Indonesia. Salah satu pemiliknya saat ini adalah PO Kalisari dari Jawa Timur.

5 tahun yang lalu


Berita
Kangen Naik Bus Antarkota? Ketahui Syaratnya

PO bus juga hanya bisa mengangkut 50 persen dari kapasitas maksimalnya. Sehingga harga tiket bus melambung tinggi. Hal ini berdampak pada sepinya penumpang. Namun kini kondisi mulai berubah.

5 tahun yang lalu


Bus
Bodi Bus PO SAN, Ternyata Bukan Jetbus 3+ Biasa

Adanya penyesuaian pada titik-titik rangka bodi tersebut. Ini terkait jalur Sumatra yang dilalui bus SAN di mana belum semuanya tol. Sehingga ada perbedaan dengan bodi bus di Jawa.

6 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

23 jam yang lalu


Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

1 hari yang lalu

Bus
Antisipasi Musim Liburan, Lokasi Ramp Check Bus Tidak Hanya di Terminal

Instansi terkait akan melakukan ramp check di berbagai titik termasuk di rest area dan pool bus.

1 hari yang lalu


Truk
Korlantas Polri: Kendaraan ODOL Tidak Ada Untungnya Karena Berbahaya

Kebijakan anti kendaraan ODOL akan diberlakukan dengan regulasi yang mencakup semua pihak.

1 hari yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Jauh Hilux BEV, Pikap Setrum Murni Pertama Dari Toyota

Harga Toyota Hilux BEV Indonesia tercatat Rp 674 juta untuk varian double cabin AWD dengan baterai 59,2 kWh dan jarak tempuh 240 km WLTP.

1 hari yang lalu