Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Volvo Siap Beralih Ke EV Di 2035

Volvo merevisi targat hijrah ke listrk murni pada 2030 menjadi 2035.
Mobil Listrik
Kamis, 11 September 2025 09:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Mobil listrik Volvo. (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Beberapa tahun silam, Volvo mengumumkan akan beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik murni, tepatnya pada akhir dekade ini 2030 nanti. 

Namun pada kenyataannya, kehadiran mobil setrum tak semulus yang telah dicanangkan. Pada perkembangannya pabrikan Swedia saat ini tak hanya fokus pada mobil penggerak listrik murni, namun juga memulai melengkapi produknya dengan mobil plug-in hybrid (PHEV).

Setidaknya ambisi untuk menghadirkan seluruh lini produk dengan mobil listrik murni tidak akan terjadi pada 2030 ini

Setelah satu setengah tahun sebelumnya Volvo telah memangkas produksi mesin dieselnya, produsen ini pun tengah melakukan hitungan mundur pada mesin bensinnya.

BACA JUGA

Mengutip dari Motor1, dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, CEO Volvo, Hakan Samuelsson memberikan proyeksinya.

"Industri (otomotif) ini akan beralih ke listrik tidak ada jalan untuk kembali. Mungkin butuh waktu sedikit lebih lama di beberapa wilayah, tetapi arahnya jelas. Dalam (sekitar) 10 tahun, semua mobil akan beralih ke listrik dan harganya akan lebih murah," ungkap Samuelsson.

Proyeksi Samuelsson ini terdengar kontradiksi dengan kondisi saat ini, di mana penjualan mobil listrik Volvo tengah mengalami penurunan. Selama delapan bulan pertama di 2025 ini, Volvo hanya menjual 90.326 mobil listrik murni di seluruh dunia. Artinya ada penurunan sebesar 24 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Amblesnya penjualan BEV Volvo ini pun diikuti pula dengan turunnya penjualan PHEVnya yang tercatat 107.380 unit atau turun 1 persen.

Model berbahan bakar bensin murni dan hibrida ringan turun tujuh persen menjadi 253.376 unit. Secara keseluruhan, Volvo mengalami penurunan total 10 persen menjadi 498.464 mobil.

Kepada Blooberg, Samuelsson mengatakan bahwa Volvo harus meluncurkan mobil listrik dengan mesin cadangan. Sayang tidak dijelaskan apakah yang dimaksudkan adalah sebuah PHEV atau EREV (Extended Range Electric Vehicle). Akan tetapi untuk memujudkan hal tersebut bukan perkara yang terlalu sulit, lantaran Geely sebagai perusahan induk justru sudah familiar dengan teknologi tersebut.

Model PHEV akan menjadi salah satu jembatan terakhir sebelum benar-benar terjun ke listrik murni (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Walau demikian, Samuelsson membeberkan bahwa kehadiran mobil listrik murni sebagai masa depan dalam industri otomotif tetap tidak bisa dibendung.  Ia yakin industri ini sedang menuju restrukturisasi besar-besaran, dan beberapa perusahaan akan beradaptasi dengan keadaan baru serta bertahan, yang lain tidak. Semuanya akan dimulai pada 2035.

Selain itu ia memprediksi dua atau tiga merek Tiongkok akan menjadi kekuatan dominan dan merek-merek lama atau yang tersisa akan dipaksa menghadapi kenyataan baru.

Walau demikian, tak semua brand besar punya pandangan sama. Sebagai contoh BWM tidak akan meninggalkan mesin pembakaran internal pada 2035. Ini kembali menjadi kontradiksi lantaran Uni Eropa punya rencana melarang penjualan mobil dengan mesin bakar model apapun pada 2035.

Mengenai pencanangan pelarangan penjualan mobil dengan mesin bakar pada 2035 itu, Mercedes-Benz pun memberikan peringatan bahwa industri otomotif akan runtuh di Eropa jika larangan tersebut dilaksanakan.

Pabrikan Jerman lainnya yakni Audi dan Porsche juga percaya bahwa berinvestasi penuh pada EV kurang dari satu dekade dari sekarang akan terlalu dini.

Menurut laporan Autocar Volvo dan saudaranya Polestar justru mengambil posisi lain dengan mendorong Uni Eropa tetap teguh pada mandat nol emisi 2035. (SS)


Tags Terkait :
Volvo Haka Samuelsson BEV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Volvo Siap Beralih Ke EV Di 2035

Volvo merevisi targat hijrah ke listrk murni pada 2030 menjadi 2035.

10 bulan yang lalu


Bus
Juragan 99 Sepakat Boyong Puluhan Unit Bus Di GIIAS 2026

Juragan99 Trans pesan 31 unit Volvo B11R GIIAS 2026 melalui PT Indotruck Utama. Perusahaan juga sepakat bangun dua unit double decker berbasis sasis Scania K450CB untuk layanan AKAP premium.

5 hari yang lalu

Berita
Volvo EX90 Meluncur Di Indonesia, Harga Rp 2 Miliar

Volvo Car Indonesia menjadikan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai panggung bagi SUV listrik flagship mereka, Volvo EX90.

1 minggu yang lalu


Truk
Biosolar B50 Resmi Diluncurkan, Sudah Tersedia di SPBU

Selain untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar juga untuk mengurangi efek emisi rumah kaca.

1 bulan yang lalu

Berita
Headrest, Perangkat Sederhana Yang Mampu Memperkecil Cidera Leher

Headrest mobil mencegah cedera leher akibat whiplash saat kecelakaan. Perangkat ini menjadi standar keselamatan kendaraan sejak Volvo tahun 1968 dan diwajibkan NHTSA.

1 bulan yang lalu

Berita
Polestar Tak Lagi Dijual Di AS Tahun Depan, Ini Alasannya

Polestar mengumumkan bahwa mereka tidak lagi akan menjual kendaraan di Amerika Serikat mulai tahun model 2027.

1 bulan yang lalu


Berita
Volvo Perkenalkan Gagang Pintu Shark Fin, Tetap Keren dan Bikin Mobil Jadi Lebih Efisien

Volvo memperkenalkan gagang pintu shark fin pada EX60 untuk mendukung efisiensi aerodinamika. Desain minimalis ini diklaim lebih simpel, aman, dan intuitif digunakan.

2 bulan yang lalu


Bus
Soal Penyimpanan Solar B50 Di SPBU Masih Perlu Diwaspadai

Potensi kondensasi di kondisi cuaca pancaroba sangat dikhawatirkan.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Sejarah Berulang, Mesin Bensin Kembali Jadi Opsi di Land Cruiser

Land Cruiser 300 HEV menyuguhkan potongan sejarah masa silam dengan sodorkan pilihan mesin bensin

31 menit yang lalu


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

2 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Sigra Ujung Tombak Perolehan SPK Di GIIAS 2026

Sacara umum penjualan di GIIAS hampir berbagi rata ditopang oleh kendaraan penumpang dan komersial

5 jam yang lalu


Komparasi
Selisih Rp19 Juta, Mazda 6e dan BYD Seal Performance Punya Karakter Berbeda

Mazda 6e resmi meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia.

7 jam yang lalu


Berita
PHEV Kurang Diminati DIbandingkan EV?

Tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia menunjukkan bahwa mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) masih lebih diminati konsumen dibandingkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

8 jam yang lalu