Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaFirst Drive

FIRST DRIVE: Nissan Magnite

Nissan Magnite menjadi SUV mini terbaru yang ada di tanah air saat ini.
First Drive
Kamis, 14 Januari 2021 08:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Nissan Magnite menjadi SUV mini terbaru yang ada di tanah air saat ini. Model ini mengikuti jejak langkah para pesaingnya seperti KIA Sonet dan MG ZS.

Kami pun berkesempatan untuk mengendarai mobil ini. Walau dengan jarak dan durasi yang terbatas, tetapi kami sudah bisa merasakan impresi rasa berkendara Nissan Magnite.

Secara desain, kami sudah menjelaskan kepada Anda semua pada artikel sebelumnya. Kami pun langsung menyandarkan badan di Nissan Magnite. Hal yang pertama ;angsung terasa adalah nuansa kabin yang cukup futuristic berkat penggunaan instrument cluster digital, headunit dengan desain floating, serta fitur-fitur yang cukup lengkap seperti Engine Start Stop Button dan pengaturan AC yang dilengkapi dengan info.

Tetapi hal yang sedikit mengganggu di mobil ini adalah posisi duduk. Untuk postur tubuh tester yang tingginya 177 cm, posisi kaki agak menekuk. Mobil ini dilengkapi dengan pengaturan setir secara tilt. Andai saja mobil ini dilengkapi dengan pengaturan setir teleskopik, pastinya posisi duduk akan lebih baik. Tidak hanya itu, material plastik yang ada di kabin mobil ini terkesan cukup tipis.

Langsung saja kita jalankan mobil ini. Hal yang langsung terasa adalah peredaman suspensinya yang cukup baik. Tidak limbung, tetapi ketika melahap jalan dengan kontur yang tidak baik terasa bantingannya cukup empuk.

Peredaman kabinnya pun terasa cukup baik. Lantas, bagaimana dengan mesin 1.000 cc turbo 3 silindernya?

Kami rasa, mesin ini terkesan baik. Untuk sebuah mesin 3 silinder, getaran mesinnya cukup minim dan deruan mesin tergolong halus. Untuk tenaganya sendiri dirasa masih cukup mumpuni berkat penggunaan turbo pada mesin mungil tersebut. Terlebih saat mobil ini stop and go, terasa turbonya mampu menningkatkan tenaganya dengan cukup baik.

Sayangnya, ketika menekan pedal gas penuh dan memasukkannya ke mode Sport, terasa figur tenaganya cenderung flat di RPM atas. Mungkin hal ini juga dipengaruhi dari transmisi CVT-nya.

Berbicara transmisi CVT, kami rasa Nissan cukup piawai dalam mendesain transmisi ini. Terbukti transmisi CVT X-Tronic milik Magnite ini terasa halus ketika dibawa berkendara secara moderat dan cukup responsif ketika mobil ini diajak ‘berlari’.

Kesimpulan

Nissan Magnite menjadi penantang baru di kelas mini SUV. Dengan harganya yang cukup terjangkau, fitur pada mobil ini kami nilai sangat melimpah. Mesin 1.000 cc 3 silinder turbonya juga terasa menyenangkan, bantingan suspensinya baik, serta transmisi CVT-nya terasa kooperatif sesuai dengan kaki pengemudi.

Kendati demikian, ada beberapa kelemahan pada mobil ini, seperti material dasbor dan door trim yang terkesan tipis, dan posisi duduk yang terasa kurang ergonomis.

Kelebihan

1. Fitur melimpah

2. Tenaga mesin mumpuni

3. Bantingan suspensi baik

Kekurangan

1. Posisi duduk kurang ergonomis

2. Material kabin kurang baik

Spesifikasi

Nissan Magnite Premium CVT

Harga: Rp 238,8 juta

Kapasitas mesin: 1.000 cc 3 silinder turbo

Tenaga maksimum: 100 PS

Torsi maksimum: 160 Nm

Penggerak: Roda depan

Foto tambahan

Adit

Adit

Adit


Tags Terkait :
Nissan Magnite
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Beberapa Fitur Suzuki Fronx Yang Tidak Dimiliki Kompetitor

Fronx menjadi produk terbaru Suzuki di Indonesia. Ia bersaing ketat di kelas SUV dengan para rivalnya.

9 bulan yang lalu


Komparasi
Komparasi Harga Suzuki Fronx Dengan Para Rivalnya

Suzuki Fronx resmi dijual di Indonesia. Mengingat ia mengisi segmen yang ramah di pasar, berikut perbandingan harganya dengan para rival.

1 tahun yang lalu


Berita
Target Penjualan Suzuki Fronx Lebih Tinggi Dari Toyota Raize, Ini Detailnya

Suzuki Fronx resmi hadir di Indonesia. Ia langsung bersaing dengan Raize yang merupakan pemegang di kelas tersebut.

1 tahun yang lalu


Komparasi
Komparasi Tenaga dan Torsi Mesin Suzuki Fronx vs Honda WR-V vs Toyota Raize vs Nissan Magnite

Suzuki Fronx resmi melantai di Indonesia. Simak perbandingan mesinnya dibandingkan para kompetitor.

1 tahun yang lalu


Terkini

Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

7 jam yang lalu


Berita
Chery Resmikan Dealer Besar dan Terlengkap di Bandung

Chery resmikan dealer 3S Pasteur Bandung bersama Andalan Motors untuk memperkuat jaringan di Jawa Barat dengan fasilitas lengkap bagi kendaraan ICE, hybrid, dan EV.

8 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Ayla Tetap Jadi Andalan di Segmen Mobil Murah Indonesia

Harga Daihatsu Ayla 2025 berkisar Rp140 juta hingga mendekati Rp200 juta. Model ini tetap menjadi andalan Daihatsu di segmen LCGC berkat efisiensi bahan bakar dan platform DNGA.

9 jam yang lalu


Berita
BYD Minta Warganet Kasih Masukan Nama Untuk Sedan Mewah Terbaru Mereka

BYD minta nama sedan mewah terbaru kepada warganet melalui pemungutan suara di Weibo, dengan Great Han sebagai kandidat teratas untuk model BEV flagship.

10 jam yang lalu


Berita
Auto2000 Gaspol di Kejurnas Mandalika Festival of Speed 2026, Bidik Pertahankan Gelar Juara

Auto2000 pertahankan gelar Kejurnas Mandalika 2026 melalui GR Garage Racing Team di Kejurnas ITCR 1200 dan Agya OMR. Tim menargetkan hasil lebih baik setelah meraih 21 podium pada musim 2025.

12 jam yang lalu