Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaFirst Drive

FIRST DRIVE: Renault Kwid M/T 2017

Bagaimana rasanya mengendarai Renault Kwid yang akan mengacak-acak segmen LCGC? Apa kelebihan dan kekurangannya? Simak dalam impresi mengemudi berikut ini.
First Drive
Senin, 16 Januari 2017 12:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Renault Kwid yang resmi meluncur di Indonesia beberapa bulan lalu memang bukan ber-skema Low Cost Green Car atau yang tenar dengan singkatan LCGC. Tapi karena spesifikasi dan harganya yang tergolong ekonomis maka mau tak mau Kwid bergesekan dengan LCGC.

Berbagai menu unggulan pun disuguhkan Kwid untuk memalingkan konsumen LCGC. Belum lagi konsep desain mobil mungil ini yang beda dari lainnya. Mobil yang dibuat secara utuh di India ini menerapkan gaya crossover pada bahasa desainnya.

Aura crossover bisa langsung terbaca dari penggunaan fender yang pakai aksen hitam doff. Menariknya, pada fender depan terdapat lampu sein. Detail kecil yang membuatnya terlihat keren.

Walau disebut mini crossover, tapi dengan ground clearance 180 mm tak diimbangi dengan ban yang proporsional. Setidaknya, keempat bannya kurang kekar secara visual alias pandangan mata. Ukurannya juga mini, 155/80 R13.

Desainnya secara keseluruhan memang bisa dibilang menarik. Tapi karena memang di negara asalnya, India, Kwid merupakan sebuah mobil yang dibuat supaya murah, maka tak jarang ditemui detail yang kurang "klik". 

Belum masuk ke dalam kabin, reduksi fitur sudah terlihat. Kaca depan hanya dilengkapi satu bilah wiper, sedangkan kaca belakang tak ada wiper maupun elemen anti embun.

Tapi begitu masuk kabin, kesan mobil murah seketika hilang setelah mata disapa indikator full digital. Apalagi layar sentuh 7 inci juga siap memanjakan pengemudi dan penumpang. Mulai dari radio, iPod, USB, AUX, navigasi yang bisa update via USB, hingga Bluetooth mantap diemban oleh monitor tersebut. Ini istimewa untuk ukuran mobil seharga LCGC.

Untuk desain jok tak ada masalah, lumayan empuk. Tapi untuk bangku pengemudi, OtoDriver agak kesulitan menyetel posisi maju - mundur. Mungkin mekanisme relnya perlu diberi tambahan gemuk agar lancar.

Kwid juga memberikan beraneka tempat penyimpanan, wadah botol, koin dan laci di dasbor lengkap tersedia. Satu hal yang unik adalah tombol power windownya. Renault tidak memposisikannya di daun pintu. Ini membuat pemakaiannya memang agak canggung, namun pengemudi lebih mudah mengatur jendela kiri bila tak ada penumpang.

Mencoba duduk di bangku belakang juga memberikan sensasi tersendiri. Tapi sekali lagi jangan kaget, karena untuk buka tutup kaca, penumpang belakang harus memutar engkol. Meski begitu penumpang juga masih merasakan dengan baik hembusan kesejukan AC yang ditiup dari depan.

Bangku belakang juga bisa dilipat untuk memberi tambahan ruang bagasi. Sayangnya proses pelipatan terbilang agak keras jika tak mau disebut susah. Tiap ujung "bahu" jok belakang harus ditarik kemudian dilipat bersamaan agar bisa menekuk sempurna.

Untuk urusan angkut barang di bagasi juga terbilang oke. Tersedia juga penutup bagasi agar barang bawaan tak terlihat. Lantas kapasitasnya yang 300 liter tergolong sangat besar. Sebuah koper ukuran besar yang bisa membawa perlengkapan berlibur seminggu saja muat dengan mudah.

Puas menelisik kabinnya, OtoDriver pun mencoba berada di balik kemudi. Suara khas mesin tiga silinder yang diusungnya masih dalam batas kewajaran saat masuk ke dalam kabin. Oh ya, Kwid juga dilengkapi penyetel sorot lampu depan. Mau arah sorot ke atas atau bawah, pengemudi tinggal mengaturnya dari kenop. Yang agak merepotkan, penyetelan spion masih manual dan harus dari luar.

Kopling cukup ringan diinjak, tapi saat pertama melaju getaran mesin 3 silinder membuatnya sulit untuk halus ketika setengah kopling. Melaju di gigi pertama tarikannya memang oke. Di putaran atas tenaganya sangat galak dan mesin terdengar seakan siap melaju kencang. Kami belum melakukan pengetesan 0-100 km/jam di first drive ini, namun seharusnya menorehkan hasil baik.

Kemudi mobil bertransmisi manual 5 percepatan ini sangat enteng, getaran jalan pun tak terasa. Electronic Power Steering ini juga sangat memudahkan saat parkir di tempat sempit, manuver maju - mundur maupun belok patah-patah sangat mantap diemban, apalagi ditunjang dimensinya mobil ini yang ringkas.

Menjajalnya di trek lurus, respon akselarasi Kwid bermesin 1.000 cc ini memang terasa oke. Tapi kami masih berpikir dua kali saat akan membawa mobil yang pakai ban ukuran 155/80 dengan pelek 13 inci menikung kencang. Apalagi Kwid yang punya berat sekitar 700 kg ini belum dilengkapi ABS.

Secara singkat mobil ini memang layak untuk harganya yang Rp 117,7 juta. Meski begitu kami tetap akan melihat bagaimana rasa dan performanya ketika diajak berjalan dalam jarak jauh. 

Untuk ulasan lebih detail dan komprehensif, nantikan video review Renault Kwid yang sedang kami produksi. Nanti akan kami tayangkan setelah beres, pastikan Anda sudah Subscribe ke channel YouTube "Oto Driver".

Kesimpulan

Renault Kwid yang dijual dalam harga sekitar Rp 117 jutaan memang jadi pendobrak segmen LCGC. Tapi karena ia CBU dari India, dan di sana memang diciptakan sebagai mobil ekonomis maka jangan kaget melihat finishing touch dari bagian produksinya. Tapi dengan fitur-fitur yang diusung tentunya mampu mengejutkan penggunanya. Tak sampai keluar uang Rp 120 juta sudah bisa punya mobil Eropa. Ehmm, bermerek Eropa maksud kami. Layak untuk Anda tunggu video review kami nanti.

Kelebihan:

- Harganya ekonomis

- Fitur hiburannya bagus

- AC dilengkapi berbagai penyetelan

- Instrumen digital

- Bagasi lega


Kelemahan:

- Beberapa material dan finishing tak rapih
- Getaran mesin 3 silinder 
- Tanpa penyetelan spion elektrik

Spesifikasi:

Renault Kwid 2017 M/T

Harga:  Rp  117,7 juta

Kapasitas Mesin: 999 cc cc 3 silinder

Tenaga maksimum: 67 dk/5.500 rpm

Torsi maksimum: 91 Nm/4.250 rpm

Transmisi: Manual 5 percepatan

Penggerak: Front Wheel Drive

Foto tambahan: 


Tags Terkait :
Renault Kwid LCGC
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Renault KWID Varian Baru Meluncur dengan Banderol Mulai Rp 80 Jutaan

Dua varian baru membuat Renault Kwid memiliki total 10 varian untuk pasar global.

6 tahun yang lalu


Berita
Renault Climber Resmi Meluncur, Jauh Lebih Murah Dari Suzuki Ignis

Renault memperkenalkan sebuah SUV kompak yang disebut Climber. Seperti apa spesifikasinya?

6 tahun yang lalu


Berita
Brio RS Masih Terlaris, Sirion Tekuk Ignis

Brio RS masih jadi primadona di kelas City car atau small hatchback.

6 tahun yang lalu


Berita
Renault Triber Termurah Rp 165 Juta?

Tak kunjung ada kepastian pengumuman harga resmi, harga calon MPV baru asal India ini mulai bocor.

6 tahun yang lalu


Berita
Mobil Termurah Suzuki di India Tipe Termahalnya RP 90 Jutaan

Maruti S-Presso resmi diluncurkan di India.

6 tahun yang lalu


Daftar Harga
5 Mobil Paling Murah yang Dijual di Indonesia Saat Ini

Sejak pertama kali dijual di Indonesia, kelima mobil ini langsung menempati posisi sebagai mobil yang paling terjangkau di tanah air.

6 tahun yang lalu


Berita
5 Fakta MPV Ekonomis Renault Triber

MPV ekonomis terbaru memiliki gaya eksterior yang cukup segar dan fitur yang menarik untuk disimak.

7 tahun yang lalu


Berita
MPV Baru Renault Bakal Meluncur Pada Smester Kedua 2019 di India

Renault RBC MPV bakal diluncurkan di India pada waktu dekat.

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Sumber Berkat Salurkan Komponen untuk 150 Ambulans di Jabodetabek

150 ambulans mendapatkan kucuran CSR untuk maintenance dan upgrade

40 menit yang lalu


Berita
Lamborghini Temerario Resmi Diperkenalkan di Indonesia, Bawa Teknologi Hybrid

Lamborghini Temerario resmi diperkenalkan di Indonesia dengan teknologi hybrid. Harga Lamborghini Temerario Indonesia belum diumumkan secara resmi.

10 jam yang lalu


Mobil Listrik
Kenalan Sama M8, MPV Listrik Yang Dipilih Jadi Produk Pembuka BAW di Indonesia

BAW M8 EV peluncuran Indonesia direncanakan sebagai produk pembuka Beijing Automobile Works di GIIAS 2026 dengan jarak tempuh 505 km.

15 jam yang lalu


Berita
CATL - BYD Saling Susul, Perlombaan Baterai Solid-State di China Makin Panas

Perlombaan baterai solid-state CATL BYD 2027 makin panas, CATL targetkan produksi pilot 2027 menyusul langkah agresif BYD di China.

16 jam yang lalu


Komparasi
Sama-Sama Toyota, Ini Beda Karakter Land Cruiser FJ vs Fortuner GR Sport 4x4

Land Cruiser FJ vs Fortuner GR Sport 4x4 menampilkan dua karakter berbeda dari Toyota pada SUV 4x4 berbasis platform IMV, mulai dari pilihan mesin hingga geometri off-road.

18 jam yang lalu