OTODRIVER - Kasus recall yang menimpa Xpeng X9 terkait sistem suspensi udara (air suspension) juga menjadi perhatian Xpeng Indonesia.
Namun hingga kini, belum dipastikan apakah unit X9 yang beredar di tanah air turut terdampak masalah tersebut.
Hari Arifianto selaku VP Marketing Director Xpeng Indonesia mengatakan, pihaknya masih melakukan pengecekan bersama Xpeng Global untuk mengetahui apakah unit yang dipasarkan di Indonesia masuk dalam batch produksi yang terdampak recall.
“Air suspensiopm kita masih kita dalami bareng-bareng sama teman-teman Xpeng Global. Apakah terimbas recall air suspensi atau tidak,” ujar Hari saat ditemui Otodriver.
Menurutnya, pengecekan tersebut dilakukan berdasarkan batch produksi kendaraan. Jika nantinya ditemukan unit yang terdampak, Xpeng Indonesia memastikan komponen yang bermasalah akan langsung diganti.
“Kalau terdampak, ya langsung diganti part-nya sebelum diproduksi. Ini yang masih terus kita cek, ini batch production yang mana sebenarnya,” lanjutnya.
Sebelumnya, masalah pada Xpeng X9 berkaitan dengan sistem suspensi udara yang berpotensi mengalami gangguan akibat paparan panas ekstrem. Kondisi tersebut dapat membuat suspensi tidak mampu mempertahankan ketinggian kendaraan seperti seharusnya.
“Penyebabnya itu karena panas yang ekstrem. Gejalanya kalau air suspension itu dia enggak bisa ngangkat lagi, jadi cenderung ambles,” jelas Hari.
Meski proses investigasi masih berlangsung, Xpeng Indonesia meminta konsumen yang merasakan adanya gangguan pada sistem suspensi untuk segera melaporkannya. Hal tersebut dilakukan agar pemeriksaan dan penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
“Kalau ada pelanggan merasa ada gangguan dari komponen suspensi, dengan cepat kita koordinasi. Bisa lewat call center, lewat dilernya,” tutup Hari.
Dengan demikian, status unit Xpeng X9 di Indonesia yang berpotensi terdampak recall masih menunggu hasil pengecekan lebih lanjut dari Xpeng Indonesia bersama Xpeng Global.
Sebelumnya, kampanye recall air suspension ini terjadi di Negara asalnya yakni Tiongkok. Bahkan baru-baru ini, Xpeng Malaysia juga melakukan hal yang sama terkait masalah komponen suspense pada MPV EV flagship-nya ini. (AW)
