Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Shell Ungkap Alasan Grease Tetap Dibutuhkan di Era Mobil Listrik

Mobil listrik tidak membutuhkan oli mesin konvensional, tetapi tetap menggunakan grease untuk bearing dan komponen bergerak. Shell ungkap prospeknya.
Berita
Rabu, 16 September 2026 11:10 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar
Shell resmi meresmikan pabrik manufaktur gemuk pertama di Indonesia (Foto : Otodriver/Gemilang Isromi Nuar)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Meningkatnya adopsi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) membawa perubahan terhadap kebutuhan industri pelumas. Meski kendaraan listrik murni tidak membutuhkan oli mesin konvensional, bukan berarti seluruh kebutuhan pelumas ikut hilang.

Kendaraan listrik tetap membutuhkan pelumas berbentuk gemuk atau grease untuk mengurangi gesekan dan melindungi sejumlah komponen bergerak. Penggunaannya antara lain terdapat pada bantalan atau bearing motor listrik hingga bagian suspensi.

Bisnis Grease Tetap Punya Prospek

Perkembangan kendaraan listrik dinilai tidak serta-merta menggerus prospek bisnis grease. Shell melihat kebutuhan terhadap pelumas gemuk masih akan bertahan seiring jumlah kendaraan bermesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) yang masih sangat besar.

Executive Vice President Global Lubricants Shell, Jason Wong mengatakan, kendaraan konvensional masih menjadi bagian penting dari pasar pelumas global.

BACA JUGA

“Jumlah total mobil penumpang dengan sistem ICE masih sangat besar, dan masih berkembang di beberapa pasar. Shell tetap akan melayani kebutuhan gemuk dan pelumas (lubricant) untuk kendaraan konvensional sekaligus memperluas penawaran produk yang mendukung kendaraan elektrik atau electric vehicle (EV),” ujar Wong di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, perkembangan elektrifikasi menjadi bagian dari perubahan industri otomotif yang perlu diikuti dengan pengembangan produk pelumas sesuai kebutuhan kendaraan.

Kendaraan Hybrid Masih Membutuhkan Pelumas

Selain kendaraan listrik murni, Shell juga melihat peluang dari kendaraan hybrid. Jenis kendaraan ini masih menggunakan mesin pembakaran internal sehingga kebutuhan terhadap pelumas tetap ada.

Wong mengatakan, penggunaan pelumas pada kendaraan hybrid masih cukup besar karena sebagian komponen penggeraknya tetap membutuhkan pelumasan.

“Dalam mobil hybrid, Anda masih perlu menggunakan 70%–80% pelumas,” kata Wong.

Hal tersebut membuat kendaraan hybrid menjadi salah satu segmen yang tetap membutuhkan produk pelumas di tengah meningkatnya penggunaan kendaraan listrik murni.

Shell resmi meresmikan pabrik manufaktur gemuk pertama di Indonesia (Foto : Otodriver/Gemilang Isromi Nuar)

Grease Tidak Hanya untuk Mesin Pembakaran

Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, Andri Pratiwa menjelaskan, kebutuhan grease memiliki karakteristik yang berbeda dengan oli mesin.

Menurutnya, grease tidak secara langsung berkaitan dengan proses pembakaran pada mesin. Pelumas jenis ini lebih banyak digunakan untuk komponen yang membutuhkan perlindungan dari gesekan.

“Kalau yang untuk gemuk itu tidak terlalu terkait terhadap EV, karena ini bukan buat combustion, bukan buat mesin. Tapi adalah buat bearing,” ujar Andri.

Ia menambahkan, penggunaan grease akan tetap mengikuti kebutuhan dan aplikasi masing-masing komponen kendaraan.

“Jadi apa pun itu nanti kalau menurut kita penggunaan grease tetap berbeda aplikasi dan itu tetap remain resilient,” katanya.

Elektrifikasi Ubah Kebutuhan Pelumas

Meningkatnya jumlah kendaraan listrik memang berpotensi mengubah komposisi kebutuhan pelumas di industri otomotif. Oli mesin konvensional tidak lagi menjadi kebutuhan utama pada kendaraan listrik murni.

Namun, kebutuhan terhadap grease tetap muncul karena kendaraan listrik masih memiliki berbagai komponen mekanis yang bergerak.

Dengan kondisi tersebut, industri pelumas tidak hanya dituntut mempertahankan produk untuk kendaraan ICE, tetapi juga mengembangkan produk yang sesuai dengan teknologi kendaraan listrik dan hybrid.

Shell pun melihat perubahan tersebut sebagai peluang untuk memperluas penawaran produk pelumas, sembari tetap memenuhi kebutuhan kendaraan konvensional yang populasinya masih besar. (GIN)


Tags Terkait :
G
Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Artikel Terkait





Terkini

Terkini