OTODRIVER - Hyundai Motor Company mengumumkan kinerja bisnis kuartal pertama 2026 yang menggembirakan seiring kuatnya momentum penjualan kendaraan hybrid.
Dari rilis yang Otodriver terima, pendapatan perusahaan naik 3,4% dibanding tahun sebelumnya dan mencatat rekor KRW 45,94 triliun.
Di tengah kondisi permintaan global yang penuh tantangan, Hyundai Motor tetap bisa memperluas pangsa pasar di sejumlah wilayah utama.
Penjualan wholesale global pada periode Januari hingga Maret tercatat sebesar 976.219 unit, turun 2,5% dibanding periode yang sama tahun lalu akibat perlambatan permintaan global di tengah ketidakpastian geopolitik.
Meski demikian, pangsa pasar global Hyundai Motor meningkat dari 4,6% menjadi 4,9%, sementara pangsa pasar di Amerika Serikat naik dari 5,6% menjadi 6%, menunjukkan kuatnya posisi kompetitif Hyundai Motor di pasar-pasar strategis.
Ada beberapa model yang kini mendorong peningkatan penjualan. Seperti halnya, Hyundai Tucson Hybrid. Salah satu model hybrid Hyundai paling populer global.
Kemudian ada Hyundai Santa Fe Hybrid, termasuk naik daun setelah generasi baru dengan desain boxy.
Lalu Hyundai Sonata Hybrid, yang merupakan sedan hybrid dengan fokus efisiensi dan kenyamanan.
Tidak lupa Palisade yang diminati karena tampilan serta kenyamanannya.
Tucson, Palisade, Santa Fe juga termasuk model yang paling banyak dijumpai di Indonesia.
Untuk kembali meningkatkan performanya, tahun ini Hyundai mematok target yang lebih baik. Ditunjang dengan beberapa line up terbaru yang akan keluar sepanjang tahun. (AB)
